Kementerian PU Percepat Perbaikan SPAM Karang Baru untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih RSUD Aceh Tamiang

- Editorial Team

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah percepatan penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karang Baru yang menjadi infrastruktur terdampak bencana guna memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat serta mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang di Kuala Simpang.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa setelah penanganan konektivitas jalan dan jembatan menunjukkan perbaikan, fokus berikutnya adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih. SPAM ini menjadi tulang punggung suplai air bersih bagi wilayah Karang Baru, Kuala Simpang, dan Rantau, termasuk untuk kebutuhan operasional RSUD Aceh Tamiang.

“Jadi kita selain urusan jalan dan jembatan yang mulai membaik, fokus kita berikutnya adalah soal air. Air harus segera, air bersih ya, harus segera tersedia di seluruh masyarakat,”kata  Menteri Dody saat meninjau langsung kondisi di Aceh Tamiang.

Kementerian PU mempercepat penanganan  SPAM Karang Baru melalui metode Design and Build. Pembangunan tersebut meliputi instalasi pengolahan air (IPA) dan reservoir yang dirancang untuk meningkatkan keandalan suplai air minum di wilayah terdampak.

Sambil menunggu proses pembangunan  yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam bulan, Kementerian PU telah melakukan perbaikan sementara pada sarana penyediaan air minum serta mengoptimalkan pemanfaatan IPA mobile agar pasokan air bersih, khususnya ke RSUD Aceh Tamiang dikelola oleh PDAM Tirta Tamiang tetap terjaga.

“Kita kombinasi antara memperbaiki sistem penyediaan air minum yang ada dengan langkah-langkah sementara agar air bersih bisa segera dimanfaatkan,” kata Menteri Dody.

Baca juga:  Sigit Purnomo: Penggunaan Dana Zakat Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody juga menyoroti perubahan kondisi Sungai Kuala Simpang akibat bencana yang berdampak pada sistem pengambilan air baku. Menurutnya, perbaikan harus dilakukan agar reservoir dan instalasi tetap dapat menerima suplai air dari sungai.

“Karena sungainya sudah berubah, reservoir ini tidak menerima air. Jadi harus kita perbaiki, mungkin dengan pengerukan dan penambahan filter, supaya tetap terairi oleh air sungai,” jelas Menteri Dody.

Selain memastikan ketersediaan air bersih, Kementerian PU juga menekankan pentingnya penyediaan sarana sanitasi pendukung. Menteri Dody meminta agar begitu aliran air kembali normal, fasilitas MCK segera disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.“Kalau air bersih sudah tersedia, masyarakat akan membutuhkan MCK. Itu harus kita siapkan bersamaan,” tegas Menteri Dody.

Baca juga:  Masyarakat Mulai Manfaatkan Pengurusan Layanan Pertanahan di Hari Pertama Libur Nataru

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana Kawasan Aceh Tommy Permadi menjelaskan bahwa pembangunan SPAM Karang Baru akan segera dilelangkan. Infrastruktur yang dibangun meliputi SPAM, IPA, dan reservoir untuk melayani wilayah Karang Baru, Kuala Simpang, dan Rantau

“Proses pembangunan membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Oleh karena itu, selama masa transisi, mobilisasi IPA mobile akan dilaksanakan secara optimal untuk menjaga suplai air bersih, termasuk ke RSUD Aceh Tamiang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil identifikasi Kementerian PU, kerusakan infrastruktur air minum akibat bencana tercatat pada 52 SPAM yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Aceh dengan total kapasitas terdampak mencapai 2.151 liter per detik. Penanganan dilakukan secara bertahap dan terintegrasi dengan melibatkan pemerintah daerah serta pengelola SPAM.

Berita Terkait

GRIB Jaya Audiensi dengan BPJS Kesehatan Pringsewu, Soroti Isu Kepesertaan JKN yang Dibiayai APBD.
Presiden Prabowo Tekankan Peran Teknologi dalam Percepatan Penyelesaian Persoalan Nasional
Buka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, Presiden Prabowo Ajak Kampus Jadi Motor Kemandirian Ekonomi
Ribuan Buruh Terancam PHK, DPR ‘Gercep’ Koordinasi Mitigasi Bersama Pemerintah
DPR RI Buka Ruang Publik Beri Masukan terkait UU Keadaan Bahaya
Di PENAS XVII, Presiden Prabowo Tinjau Teknologi Pertanian Modern untuk Perkuat Swasembada Pangan
Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi
Irma Suryani: Aturan Pesangon dan Kepailitan Harus Dipertegas dalam RUU Ketenagakerjaan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:56 WIB

GRIB Jaya Audiensi dengan BPJS Kesehatan Pringsewu, Soroti Isu Kepesertaan JKN yang Dibiayai APBD.

Senin, 29 Juni 2026 - 12:10 WIB

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Berhasil Diamankan Bersama Barang Bukti

Senin, 29 Juni 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga Dengan Adat Sai Batin

Senin, 29 Juni 2026 - 12:02 WIB

Ketum AFI: Insentif Fiskal 2027 Harus Fokus Dorong 8 Program Prioritas Nasional

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:23 WIB

Mengaku Terdesak Kebutuhan Ekonomi, ART di Pringsewu Gasak Emas Antam, Perhiasan dan ATM Majikan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:18 WIB

Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Wabup Azwar Hadi Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:23 WIB

Sinergi Masyarakat dan Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Sapi di Terusan Nunyai

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:18 WIB

Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data

Berita Terbaru