Kementerian PU Terus Lakukan Pembersihan Layanan Kesehatan dan RSUD Terdampak Bencana di Sumatera, Siapkan Pembangunan 2 Puskesmas Relokasi di Aceh

- Editorial Team

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memprioritaskan pemulihan fasilitas kesehatan terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur dan material banjir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas, serta pemulihan layanan air bersih dan sanitasi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

 

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa dukungan Kementerian PU pada sektor kesehatan saat ini difokuskan pada pemulihan fisik bangunan dan penyediaan infrastruktur dasar pendukung layanan kesehatan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Khusus sektor kesehatan, peran kami saat ini terbatas pada pembersihan puskesmas dan rumah sakit yang terdampak, serta memastikan air bersih tersedia dengan kualitas yang baik. Pengelolaan fisik bangunan kita bantu agar fasilitas kesehatan dapat segera difungsikan kembali,” kata Menteri Dody.

Baca juga:  Pemerintah Pekon Gadingrejo Utara Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Kurang Mampu

 

Berdasarkan laporan penanganan bencana per 16 Januari 2026, Kementerian PU telah melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas umum, termasuk fasilitas kesehatan di puluhan lokasi terdampak. Di Provinsi Aceh, pembersihan dilakukan di sejumlah kabupaten seperti Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya dengan progres mulai dari sudah selesai hingga masih dalam tahap pengerjaan.

 

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara tercatat lima lokasi fasilitas umum yang sedang dalam proses pembersihan dan di Provinsi Sumatera Barat terdapat 12 lokasi pembersihan dengan tujuh lokasi telah selesai dan lima lokasi masih on-going.

Baca juga:  Deklarasi FOR-JIP Pringsewu, Berbagi Kasih dengan Anak yatim piatu.

 

Selain pembersihan, Kementerian PU mencatat terdapat dua puskesmas yang mengalami kerusakan berat dan tidak layak digunakan karena tertimbun lumpur sekitar dua meter dan berada sangat dekat dengan alur sungai. Kedua puskesmas adalah Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Laklak di Aceh Tenggara.

 

“Dua puskesmas yang harus kita bangun dengan cepat karena kondisi eksistingnya sudah tidak memungkinkan untuk digunakan lagi. Bangunannya harus direlokasi dan dibangun baru. Tetapi untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan, sementara pembangunan puskesmas direncanakan menggunakan sistem bangunan modular agar dapat selesai dalam waktu singkat dan segera melayani masyarakat,” ujar Menteri Dody.

 

Namun, lanjut Menteri Dody, pembangunan puskesmas baru tersebut akan dilaksanakan setelah adanya arahan resmi dari Menteri Kesehatan. Kementerian PU akan bertanggung jawab pada pembangunan fisik bangunan, sementara pengisian layanan kesehatan seperti tenaga medis, peralatan, dan obat-obatan menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan.

Baca juga:  Kemenpora Gelar Bimtek Festival Olahraga Disabilitas di Bojonegoro

 

Selain itu, Kementerian PU juga mendukung penyediaan air bersih untuk fasilitas kesehatan melalui pembangunan sumur bor. Salah satunya berada di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat yang saat ini masih dalam proses pengerjaan guna menjamin ketersediaan air bersih dengan standar kualitas kesehatan.

 

Kementerian PU akan terus bersinergi dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah dalam memastikan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak bencana Sumatera dapat pulih secara cepat, aman, dan berkelanjutan.(*)

 

 

Sumber : Kementerian PU

Berita Terkait

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB