Puan: Indonesia-Vietnam Harus Solid Hadapi Dinamika Global

- Editorial Team

Selasa, 11 Maret 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pentingnya soliditas antara Indonesia dan Vietnam dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Hal ini disampaikannya usai menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

 

Puan menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik dan perang yang terjadi di berbagai belahan dunia, negara-negara ASEAN harus memperkuat kerja sama dan solidaritas demi menjaga stabilitas kawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dibutuhkan soliditas negara-negara ASEAN untuk lebih kuat, lebih solid dalam bergotong royong membangun negaranya masing-masing dan menjaga Asia Tenggara secara khusus,” ujar Puan dalam konferensi pers usai pertemuan.

Baca juga:  Capaian Kinerja Badiklat Kejaksaan RI dalam 100 Hari Kabinet Merah Putih

 

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Vietnam telah memiliki fondasi yang kuat, terutama karena didasarkan pada prinsip saling menghormati, saling pengertian, dan saling menguntungkan. Ia menilai kerja sama bilateral harus terus diperkuat agar dapat mengatasi berbagai dampak negatif dari situasi global saat ini.

 

“Di saat dunia sedang mengalami berbagai krisis, maka kerja sama bilateral kedua negara perlu terus diperkuat untuk dapat mengkompensasi dampak negatif situasi global,” tegasnya.

 

Dalam pertemuan tersebut, Puan dan To Lam juga membahas berbagai aspek kerja sama, termasuk di bidang ekonomi, perdagangan, dan hubungan antar masyarakat. Puan menegaskan bahwa DPR RI siap bekerja sama dengan parlemen Vietnam guna mempererat hubungan kedua negara.

Baca juga:  Enam Dubes LBBP RI Resmi Dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara

 

“DPR RI telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia-Vietnam untuk periode 2024-2029 sebagai bagian dari 102 GKSB yang dimiliki DPR. Ini sebagai komitmen kita dalam mendukung kerja sama bilateral yang lebih erat,” ungkapnya.

 

Puan juga mendorong agar parlemen kedua negara berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan internasional, termasuk dalam konteks kawasan ASEAN.

 

“Berbagai permasalahan dunia yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Parlemen kedua negara perlu berkontribusi menyelesaikan masalah internasional termasuk bilateral,” katanya.

 

Sementara itu, Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam mengapresiasi hubungan baik yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Vietnam, sejak era Presiden pertama Indonesia, Sukarno, dan Presiden Vietnam terdahulu, Ho Chi Minh. Ia juga menyampaikan kesiapan Vietnam untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

Baca juga:  Perwakilan Mahasiswa Apresiasi Kesempatan Dialog dengan Pemerintah di Istana Negara

 

Dalam kesempatan tersebut, To Lam turut menitipkan salam untuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang merupakan putri Sukarno. Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Presiden Sukarno dan Megawati yang memiliki sumbangsih besar dalam hubungan Indonesia-Vietnam.

 

Puan menegaskan bahwa pertemuan ini semakin memperkuat hubungan antara kedua negara dan diharapkan dapat menghasilkan kerja sama konkret yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia dan Vietnam.

 

“Hal ini tentu dapat berkontribusi memperkuat hubungan kedua negara, termasuk hubungan antar parlemen,” tutup Puan.(*)

 

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Peran BRICS Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia
Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi dan Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Senin, 7 September 2026 - 11:47 WIB

Pembagian Masker Untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Sabtu, 5 September 2026 - 12:00 WIB

Istri Cium Bau Hangus, Rumah di Sukarame Bandar Lampung Ludes Terbakar

Jumat, 4 September 2026 - 12:16 WIB

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WIB

Ops Sikat Krakatau, Polresta Bandar Lampung Ungkap 33 Kasus dan Tangkap 34 Tersangka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Isu 2 Anggota DPRD Bandar Lampung Digerebek di Hotel, Pernyataan Ketua BK Yuhadi Dinilai Terlalu Dini.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seminar Nasional “Menata Pesisir: Wujudkan Waterfront City Untuk Lampung Maju”

Berita Terbaru