Sambut Dubes Albania, BKSAP Bahas Kerja Sama dan Peluang 40 Ribu Tenaga Kerja

- Editorial Team

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima kunjungan Duta Besar Albania untuk Indonesia dalam rangka penguatan hubungan bilateral, seiring dengan terbentuknya Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia-Albania. Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama konkret yang diharapkan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, mengatakan bahwa hubungan Indonesia dan Albania memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan, terutama mengingat hingga saat ini Indonesia belum memiliki perwakilan diplomatik tetap di Albania dan masih diampu oleh negara lain.

 

 

“Hari ini kami menyambut kedatangan Duta Besar Albania untuk Indonesia. Dalam pertemuan tersebut disampaikan perlunya peningkatan kerja sama bilateral, mengingat Indonesia belum memiliki Duta Besar yang berkedudukan langsung di Albania,” ujar Syahrul usai pertemuan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu, (14/1/2026).

Baca juga:  Rugi Triliunan Rupiah, Krakatau Steel Perlu Disokong Kebijakan dan Bantuan Himbara

 

 

Ia menambahkan, pemerintah Albania juga menyampaikan rencana kunjungan Presiden Albania ke Indonesia dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

 

 

“Mudah-mudahan kunjungan Presiden Albania ke Indonesia nanti dapat menjadi momen strategis untuk mendorong peningkatan kerja sama yang lebih konkret,” jelasnya.

 

 

Dalam pertemuan tersebut, Albania juga menyampaikan kebutuhan tenaga kerja asal Indonesia dalam jumlah besar. Syahrul mengungkapkan bahwa Albania membutuhkan sekitar 40.000 tenaga kerja migran Indonesia yang akan ditempatkan di sektor perusahaan.

 

 

Baca juga:  Polisi Ungkap Korupsi Bantuan Sapi di Lampung Selatan, Kerugian Negara Capai Rp277 Juta

“Sebelumnya sempat dibahas melalui letter of intent dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk sekitar 20.000 tenaga kerja. Namun, hari ini disampaikan bahwa kebutuhannya mencapai 40.000 tenaga kerja,” ungkapnya.

 

 

Selain kerja sama ketenagakerjaan, kedua negara juga membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata, termasuk rencana penyusunan perjanjian terkait kunjungan wisatawan.

 

 

Lebih lanjut, Syahrul menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dan Albania selama ini terjalin secara bersahabat dan terus berkembang positif. BKSAP memandang Albania sebagai mitra penting Indonesia di kawasan Balkan, khususnya dalam konteks hubungan Albania dengan Uni Eropa, sementara Indonesia memiliki peran strategis di kawasan ASEAN dan Indo-Pasifik.

 

 

Menurutnya, posisi strategis tersebut menjadi dasar kuat bagi penguatan kerja sama bilateral yang lebih luas, termasuk melalui peningkatan hubungan antarparlemen kedua negara secara intensif.

Baca juga:  Indonesia dan Australia Tegaskan Posisi Sebagai Mitra Strategis

 

 

BKSAP juga melihat peluang penguatan kerja sama people to people, khususnya di bidang pendidikan tinggi dan akademik melalui pertukaran pelajar, riset, dan budaya. Kesamaan latar belakang masyarakat Muslim di kedua negara dinilai dapat menjadi landasan bagi penguatan dialog antaragama, toleransi, dan diplomasi budaya.

 

 

Syahrul menegaskan, BKSAP DPR RI menyambut baik seluruh peluang kerja sama tersebut dan berharap hubungan bilateral Indonesia–Albania dapat terus ditingkatkan secara konkret dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.

 

 

“Kami menyambut baik peluang ini. Setiap hubungan diplomasi harus memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegas Politisi Fraksi PKS tersebut.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Mendag Kunjungi Ritel Modern Baji Pamai Supermarket Makassar
Searah dengan Langkah Menpora Erick, Waketum 1 PBSI Tegaskan Pelecehan Seksual Merusak Nilai dan Integritas Olahraga
Fikri Faqih Minta Pemerintah Evaluasi Skema Pengabdian Penerima LPDP
Wamenkeu Juda: APBN Indonesia Tangguh Hadapi Gejolak Global
DPR Sebut Pasal 292 UU Kepailitan Tak Bertentangan UUD 1945
Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026
PWRI Pesawaran Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMP Negeri 18 Pesawaran ke Aparat Penegak Hukum.
Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Idulfitri 1447 H Tahun 2026
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:54 WIB

Mendag Kunjungi Ritel Modern Baji Pamai Supermarket Makassar

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:50 WIB

Searah dengan Langkah Menpora Erick, Waketum 1 PBSI Tegaskan Pelecehan Seksual Merusak Nilai dan Integritas Olahraga

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:48 WIB

Wamenkeu Juda: APBN Indonesia Tangguh Hadapi Gejolak Global

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:41 WIB

DPR Sebut Pasal 292 UU Kepailitan Tak Bertentangan UUD 1945

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:36 WIB

Pemerintah Umumkan Pemberian THR dan BHR Idulfitri 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:20 WIB

PWRI Pesawaran Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana BOS SMP Negeri 18 Pesawaran ke Aparat Penegak Hukum.

Senin, 2 Maret 2026 - 13:17 WIB

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Menghadapi Idulfitri 1447 H Tahun 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:10 WIB

Soedeson Tandra: Kasus Kekerasan Anak Tidak Boleh Ada Keadilan Restoratif

Berita Terbaru

Kab Lampung Utara

Lagi, Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Prostitusi

Rabu, 4 Mar 2026 - 13:11 WIB