Darmadi Soroti Impor 105 Ribu Kendaraan Saat Industri Otomotif Lesu

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto mempertanyakan kebijakan impor 105 ribu unit kendaraan dari India di tengah kondisi industri otomotif nasional yang sedang melemah. Ia menilai keputusan tersebut perlu dievaluasi karena berpotensi menekan industri dalam negeri.

 

“Di saat industri otomotif kita sedang lesu, kenapa justru ada impor dalam jumlah besar?” ujar Darmadi dalam keterangan yang diterima Parlementaria di Jakarta, Senin (23/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menyebut nilai impor tersebut mencapai Rp24,66 triliun. Pengadaan dilakukan oleh BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih, dengan rincian 35 ribu unit dari Mahindra & Mahindra dan 70 ribu unit dari Tata Motors.

Baca juga:  Wabup Lambar Menyerahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak

 

Menurut Darmadi, kebijakan belanja publik seharusnya menjadi instrumen untuk menggerakkan industri nasional, bukan sebaliknya.

 

“Belanja negara itu harus menjadi pengungkit ekonomi dalam negeri. Kalau kapasitas produksi kita ada, mestinya itu yang diprioritaskan,” tegasnya.

 

Legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu mengungkapkan, penjualan mobil domestik turun sekitar 7 persen, sementara permintaan kendaraan niaga dalam dua tahun terakhir juga mengalami penurunan. Kondisi ini, kata dia, menunjukkan bahwa industri sedang membutuhkan stimulus permintaan.

Baca juga:  Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat

 

“Industri kita sedang butuh order. Kalau ada pesanan besar seperti ini, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menjaga utilisasi pabrik dan lapangan kerja,” ujarnya.

 

Darmadi juga menyoroti dampak lebih luas dari kebijakan impor tersebut. Menurutnya, jika produksi dilakukan di dalam negeri, maka nilai tambah ekonomi akan berputar di sektor manufaktur, industri komponen, logistik, hingga UMKM pendukung.

Baca juga:  Aksi Heroik Anggota Marinir dalam proses Evakuasi Seorang Pria yang Meninggal Dunia tenggelam diembung Bulu Rejo Pringsewu,diduga tenggelam saat menolong Anak. 

 

“Kalau diproduksi di dalam negeri, efek gandanya jelas. Tenaga kerja terserap, rantai pasok bergerak, industri komponen hidup,” katanya.

 

Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa impor dalam jumlah besar berisiko membuat manfaat ekonomi justru mengalir ke luar negeri.

 

“Kita jangan sampai kehilangan momentum untuk memperkuat industri sendiri. Kemandirian ekonomi tidak dibangun dari impor yang sebenarnya bisa kita produksi,” pungkasnya.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Berita Terbaru