Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi VII DPR RI, Rycko Menoza, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai sektor lain, seperti infrastruktur dan transportasi. Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi lintas kementerian guna mengoptimalkan potensi daerah.(24/4/2026)
Hal tersebut disampaikan Rycko kepada Parlementaria usai menghadiri pertemuan tim kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI dengan jajaran Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata, Kementerian UMKM, dan Kementerian Ekonomi Kreatif di Bandar Lampung, Lampung, Kamis (23/4/2026). Ia menilai bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga perwakilan kementerian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita bisa langsung mempertemukan stakeholder terkait, baik dari sektor perindustrian, UMKM, pariwisata, maupun ekonomi kreatif. Harapannya, berbagai persoalan dan hambatan yang selama ini ada di daerah dapat tersampaikan secara langsung,” ujar Rycko.
Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus menjadi awal dari komunikasi berkelanjutan antara daerah dan pusat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif kementerian agar setiap kendala yang dihadapi daerah dapat segera ditindaklanjuti.
“Yang lebih penting adalah keberlanjutannya. Kita harapkan para pihak yang hadir, baik dari kementerian maupun daerah, bisa saling terhubung dan berkoordinasi sehingga persoalan di daerah bisa cepat sampai ke pusat dan dicarikan solusi,” katanya.
Menyoroti pengembangan sektor pariwisata di Lampung, ia kembali menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menunjang aksesibilitas dan konektivitas destinasi wisata.
“Kalau bicara pariwisata, tidak bisa hanya fokus pada destinasi saja. Aksesibilitas sangat penting, mulai dari jalan, transportasi, hingga rambu-rambu menuju lokasi wisata. Ini membutuhkan sinergi antar kementerian, bukan hanya satu sektor saja, koordinasi lintas sektor ini harus diperkuat agar potensi pariwisata di Lampung dapat berkembang optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut juga menyinggung kondisi ekonomi global yang tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak konflik geopolitik internasional. Kondisi tersebut, menurutnya, turut memengaruhi pelaku usaha di dalam negeri, khususnya UMKM.
“Kita memahami kondisi ekonomi global sedang tidak mudah. Karena itu, kami berharap ada kebijakan dari pemerintah pusat yang memberikan keringanan atau dispensasi bagi pelaku UMKM, terutama yang bergantung pada energi seperti LPG dan gas,” ujar politisi dapil Lampung I.
Rycko juga mendorong agar pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif tambahan bagi UMKM, di luar program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah berjalan, guna membantu mereka bertahan di tengah tekanan ekonomi. “Kita harapkan ada penyesuaian atau insentif khusus agar UMKM bisa tetap bertahan dan berkembang,” pungkasnya. (*)
Sumber : PARLEMENTARIA







