Komisi X Buka Ruang Libatkan BPS dalam Pembahasan RUU Statistik

- Editorial Team

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Komisi X DPR membuka ruang keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Statistik, termasuk kemungkinan menghadirkan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memperkaya substansi regulasi yang tengah dibahas bersama pemerintah. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hardian Irfani mengatakan BPS memiliki posisi strategis sebagai mitra Komisi X DPR RI dalam fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Meski demikian, BPS tidak termasuk unsur perwakilan pemerintah yang ditugaskan secara resmi melalui Surat Presiden untuk membahas RUU tentang Statistik bersama DPR RI. “Dalam konteks pembahasan RUU tentang Statistik, BPS tentunya akan menjadi salah satu institusi yang memiliki peran sangat penting dalam implementasi berbagai ketentuan yang nantinya diatur dalam undang-undang ini,” ujar Lalu Hardian saat memimpin Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU tentang Statistik bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026)

Baca juga:  Setelah 3 Tahun Hilang, Motor Milik Warga Panjang Akhirnya Kembali Berkat Kerja Polres Pringsewu

 

 

 

Meski demikian, ia menegaskan Panja tetap memiliki ruang untuk meminta masukan dari BPS maupun pihak lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak penting agar regulasi yang dihasilkan tidak hanya kuat secara normatif, tetapi juga relevan untuk diterapkan.

 

 

 

Baca juga:  Wamenpora Taufik Dukung Pengembangan Kepemudaan dan Keolahragaan di Lombok Utara

“Oleh karena itu, apabila dipandang perlu dalam proses pembahasan selanjutnya, Panja dapat meminta kehadiran Badan Pusat Statistik maupun pemangku kepentingan lainnya guna memberikan pandangan, penjelasan, dan masukan yang konstruktif,” jelasnya.

 

 

 

Politisi Fraksi PKB ini menambahkan, pembahasan RUU Statistik perlu dilakukan secara terbuka dan partisipatif agar menghasilkan pengaturan yang mampu menjawab kebutuhan sistem statistik nasional di masa depan. “Penyusunan RUU tentang statistik dapat dilakukan secara lebih komprehensif, partisipatif, dan menghasilkan pengaturan yang implementatif,” lanjut Lalu.

 

 

 

Dalam rapat Panja tersebut, Komisi X DPR dan pemerintah juga mulai menyusun mekanisme pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Statistik. Salah satu metode yang diusulkan yakni pembahasan berdasarkan klaster isu, mulai dari kelembagaan statistik, sistem statistik nasional, akuisisi dan akses data, hingga penguatan sumber daya manusia statistik.

Baca juga:  Menag Minta Dai Tidak Terlena Pujian dan Jangan Anti Kritik

 

 

 

Lalu berharap semangat kolaborasi dan dialog produktif dapat terus dijaga selama proses pembahasan berlangsung, sehingga RUU Statistik mampu memberikan manfaat nyata bagi penguatan tata kelola data nasional. “Kami tentu meyakini bahwa semangat kebersamaan, dialog yang produktif, dan komitmen untuk mengutamakan kepentingan nasional akan menjadi modal utama dalam menghasilkan undang-undang yang berkualitas,” pungkasnya.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB