Calon Dewas BPJS Harus Miliki Indikator Kinerja yang Jelas Demi Perkuat Sistem JKN

- Editorial Team

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Komisi IX DPR RI menggelar Rapat Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan, berlangsung di Ruang Rapat Komisi IX, Senayan, Jakarta, Selasa, (3/2/2026). Agenda ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk memastikan calon Dewas memiliki kapasitas, integritas, serta visi yang sejalan dengan penguatan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam sesi tanya jawab, Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina Setyawan mengapresiasi pemaparan yang disampaikan dan menilai terdapat sejumlah poin penting yang perlu terus diselaraskan dalam pengelolaan BPJS Kesehatan. Satu di antaranya adalah calon Dewas BPJS Kesehatan dari unsur tokoh masyarakat, Hermawan Saputra, yang membahas tema peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan JKN.

Baca juga:  Bupati Pringsewu Apresiasi Bimtek Vokasional Pembuatan Gula Semut

 

 

 

“Ada poin-poin penting yang harus diselaraskan antara BPJS Kesehatan dan daya hidup masyarakat, karena kuncinya adalah harmonisasi,” ujar Arzeti.

 

 

 

Menurutnya, penyelenggaraan JKN tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya masyarakat, serta peran pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak kesehatan warga negara. Oleh karena itu, jelasnya, Dewan Pengawas memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan BPJS Kesehatan berjalan seimbang, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan peserta.

 

 

 

Ia juga menekankan bahwa ukuran keberhasilan Dewas harus jelas dan berbasis pada kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan selama masa jabatan. “Kami ingin mengetahui bagaimana Bapak mendefinisikan kesuksesan kinerja ke depan sebagai Dewas. Apa capaian yang nantinya akan dipaparkan dan dipertanggungjawabkan ketika amanah itu dijalankan,” tegasnya.

Baca juga:  Kemenpora Harap Progam Harmony in Action Ajak Pemuda dan Pemudi Indonesia Lebih Cinta Tanah Air

 

 

 

Lebih lanjut, Arzetti menilai tantangan BPJS Kesehatan ke depan semakin kompleks, mulai dari aspek pembiayaan, mutu layanan, hingga harmonisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Dalam konteks tersebut, Dewas diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara independen sekaligus memberikan arah strategis bagi keberlanjutan program JKN.

 

 

 

“Kunci untuk menyelamatkan dan memperkuat BPJS Kesehatan ke depan sangat ditentukan oleh peran Dewas itu sendiri,” pungkas Arzeti.

 

 

 

Sebagai informasi, Rapat Uji Kelayakan dan Kepatutan ini merupakan rangkaian tahapan seleksi yang diawali dengan pengambilan nomor urut dan tema paparan calon anggota Dewas BPJS Kesehatan yang telah dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026. Hasil dari proses ini akan menjadi dasar bagi Komisi IX DPR RI dalam memberikan pertimbangan terhadap calon Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.

Baca juga:  Temui Presiden World Bank di Washington D.C., Menkeu Bahas Kolaborasi Strategis Indonesia – World Bank

 

 

 

Tema yang diuji dalam fit and proper test tersebut antara lain tata kelola dan peran pengawasan BPJS Kesehatan, keberlanjutan keuangan dan mutu pelayanan JKN, integritas, independensi, serta pencegahan konflik kepentingan, inovasi pembiayaan, peran pemerintah daerah dalam pelaksanaan JKN, hingga kebijakan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).

 

 

 

Berdasarkan agenda rapat, terdapat 10 calon anggota Dewas BPJS Kesehatan yang mengikuti uji kelayakan. Para calon berasal dari unsur pemberi kerja, pekerja, dan tokoh masyarakat, dengan pembagian tema paparan yang mencakup isu-isu strategis dalam penyelenggaraan JKN.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
Puteri Komarudin Dorong Percepatan Penyusunan Rencana Induk Pelindungan Pantura
DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita
Pertamina dan Polres Lamtim Pantau Antrean Biosolar dan Pertalite di SPBU Metro Kibang
Pertamina Operasikan 6 SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Cek Lokasinya
Polres Metro Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Seorang Pria Diamankan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:28 WIB

Danbrigif 4 Marinir/BS Resmi Buka Latgabma SGS Marfor 2026 di Yonif 7 Marinir.

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:11 WIB

Asistensi Penguatan Kelembagaan Pembinaan Posyandu Dorong Layanan Dasar Terintegrasi hingga Tingkat Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Polres Pesawaran Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Kobarkan Semangat Pengabdian dan Profesionalisme

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Di Tinggal Mengambil Rumput, Motor di Bawah Pohon Nangka Di Gasak, Polsek Tegineneng Tangkap Pelaku

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Merah Putih Berkibar di Puncak Menara 74 Meter, Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kobarkan Semangat Kemerdekaan.

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Bebaskan Perkebunan Dari Aksi Pencurian, Tekab 308 Polres Pesawaran Ringkus Pelaku Curat Sepeda Motor Vega ZR

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Estafet Kepemimpinan Bergulir, M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran

Berita Terbaru