Dr. Suriyanto Tantang Audit Nasional KDMP: Benarkah Anggaran Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp800 Juta?

- Editorial Team

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Suriyanto Tantang Audit Nasional KDMP: Benarkah Anggaran Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp800 Juta?

Globalpewartasakti.com |JAKARTA(GPS). Ketua Umum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) RI, Dr. Suriyanto, Pd., SH., MH., M.Kn., menyampaikan pandangannya terkait isu yang beredar mengenai pelaksanaan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Ia meminta pemerintah dan aparat pengawas melakukan audit terbuka untuk memastikan penggunaan anggaran negara berjalan sesuai ketentuan.
Menurut Dr. Suriyanto, informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa nilai anggaran pembangunan satu unit Gedung KDMP mencapai sekitar Rp1,6 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, beredar pula dugaan bahwa dana yang diterima kontraktor hanya berkisar Rp800 juta hingga Rp900 juta. Hingga saat ini, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya melalui hasil pemeriksaan resmi dari lembaga yang berwenang.

Baca juga:  Disebut Melakukan Pelanggaran, Advokat Lampung Dilaporkan Keluarga Mantan Klien ke Dewan Pengawas KAI.

“Kami tidak menuduh siapa pun. Kami hanya mengajak semua pihak menguji kebenaran informasi yang berkembang melalui audit dan transparansi,” ujar Dr. Suriyanto dalam pernyataan tertulisnya.
Ia menilai keterbukaan sangat penting mengingat KDMP merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi desa.

Selain itu, Dr. Suriyanto juga menyinggung adanya informasi yang menyebut sebagian lokasi pembangunan diduga berada pada lahan yang berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD) atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Menurutnya, informasi tersebut juga perlu diverifikasi oleh instansi yang berwenang agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
Untuk memperoleh kepastian, ia mengusulkan agar pemerintah, melalui kementerian terkait, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta aparat penegak hukum, melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel proyek KDMP.

Baca juga:  Prajurit Yonif 7 Marinir Laksanakan Renang Laut

Menurutnya, dokumen seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), Surat Perintah Kerja (SPK) atau kontrak, serta bukti pembayaran kepada kontraktor dapat menjadi dasar untuk menjelaskan apakah penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan.

Dr. Suriyanto menegaskan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa nilai kontrak dan pembayaran kepada kontraktor sesuai dengan anggaran yang ditetapkan, maka isu yang berkembang dapat dianggap selesai.

Sebaliknya, apabila nantinya ditemukan adanya penyimpangan berdasarkan hasil audit resmi, ia berharap penanganannya dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:  Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Sumber Agung dan Bandung Baru

Ia juga mengingatkan bahwa transparansi dalam penggunaan anggaran merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari kementerian terkait, pelaksana proyek, maupun pihak kontraktor mengenai isu yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.

Oleh karena itu, seluruh informasi mengenai dugaan selisih anggaran maupun status lahan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.

Globalpewartasakti.com mengedepankan asas praduga tak bersalah, keberimbangan, dan membuka ruang hak jawab maupun hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

(Red GPS)

Berita Terkait

Polsek Simpang Pematang Laksanakan Penanganan Titik Api Hotspot Karhutla di Desa Adi Mulyo
Lima Kepala Desa PAW Resmi Dilantik, Bupati Ela Tekankan Kepemimpinan sebagai Pelayan Masyarakat
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026, Perkuat Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla
Implementasi Pendidikan Dasar Tanpa Biaya Perlu Peta Jalan yang Jelas
Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Perkuat Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
Bobol Warung Warga Lewat Atap, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lamteng dan Polsek Seputih Banyak
Bupati Novriwan Jaya Sampaikan Raperda APBD-P 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Tubaba

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:02 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Perkuat Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Presiden Prabowo: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Senyum Anak-Anak Nagekeo di Tengah Tenda Pengungsian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Dari Jalan hingga Penyediaan Air Bersih, Pemerintah Terus Dorong Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa di NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Presiden Prabowo Pantau Penanganan Karhutla Jambi-Lampung, Apresiasi Kerja Keras Petugas di Lapangan

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:02 WIB

Cucun: Penegakan Hukum Karhutla Harus Beri Efek Jera

Berita Terbaru