Soroti Anggaran Kemenhub, Komisi V Tekankan Tepat Guna dan Sesuai Kebutuhan

- Editorial Team

Jumat, 4 September 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menekankan pentingnya prinsip pemerataan dan transparansi dalam pembahasan anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Menurutnya, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus disusun dengan mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lasarus menilai pemerataan anggaran tidak berarti setiap daerah harus memperoleh alokasi yang sama. Justru, perbedaan karakteristik wilayah harus menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan, termasuk dalam sektor transportasi yang memiliki kebutuhan berbeda di setiap daerah.

 

 

“Anggaran pendapatan dan belanja negara itu adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Dari Sabang sampai Maroke, dari Talaut sampai Pulau Rote. Asas pemerintahan itu harus kelihatan. Rata bukan berarti harus sama,” ujar Lasarus dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Eselon I Kemenhub Di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Baca juga:  Polres Tanggamus Tangkap Dua Pemuda Talang Padang, Diduga Lakukan Persetubuhan Terhadap Pelajar 14 Tahun

 

 

Menurutnya, prinsip tersebut perlu diterapkan dalam pembahasan anggaran hingga pada tingkat program dan lokasi kegiatan. Kejelasan mengenai lokus dan nilai anggaran dinilai penting agar Komisi dapat menjalankan fungsi pembahasan dan pengawasan secara optimal sekaligus memastikan program yang dialokasikan benar-benar sesuai kebutuhan daerah.

 

 

Lasarus mencontohkan sektor perkeretaapian, khususnya penanganan perlintasan sebidang. Ia mempertanyakan kejelasan mengenai lokasi perlintasan yang akan ditangani, termasuk nilai anggaran yang dialokasikan, sehingga anggota DPR dapat mengetahui dan menjelaskan program tersebut kepada masyarakat di daerah pemilihannya.

Baca juga:  Bunda Eva Dwiana Serahkan Rompi dan Insentif Relawan SAPA Kota Bandar Lampung

 

 

Lebih lanjut, Lasarus menegaskan bahwa Komisi tidak bermaksud mencampuri kewenangan pemerintah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Namun, informasi mengenai program dan alokasi anggaran tetap diperlukan sebagai bagian dari proses pembahasan serta pertanggungjawaban penggunaan APBN.

 

 

Ia pun meminta agar pembahasan anggaran Kemenhub kembali dilakukan secara lebih rinci bersama masing-masing Direktorat Jenderal. Menurutnya, pembahasan tersebut perlu melibatkan Ditjen Perhubungan Laut, Ditjen Perkeretaapian, Ditjen Perhubungan Darat, dan Ditjen Perhubungan Udara, serta diikuti Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kemenhub.

Baca juga:  Kebijakan Impor Global Guncang Sektor Perikanan dan Pertanian

 

 

“Kami akan membahas ini dengan masing-masing Direktorat Jenderal, terutama yang sangat teknis, ada empat. Dirjen Perhubungan Laut, Dirjen Perkeretapian, Dirjen Perhubungan Darat, dan Dirjen Perhubungan Udara,” tegasnya.

 

 

Ia pun berharap pembahasan kembali tersebut dapat menghasilkan alokasi anggaran yang lebih tepat sasaran dan mencerminkan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah. Ia juga menyampaikan bahwa Komisi V telah berkoordinasi dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengenai kemungkinan pergeseran anggaran antar-Direktorat Jenderal sesuai kewenangan budgeting yang dimiliki DPR.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka
Bambang Patijaya Wanti-Wanti RUU Perubahan Iklim Tak Jadi Regulasi Elitis
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Implementasi Pendidikan Dasar Tanpa Biaya Perlu Peta Jalan yang Jelas
Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Perkuat Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
Presiden Prabowo: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!
Senyum Anak-Anak Nagekeo di Tengah Tenda Pengungsian
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Wabup Pringsewu Buka Gerakan Penetrasi Pasar Di Gadingrejo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Sambut HUT RI ke-81, GRIB Jaya Pringsewu Bersama FOR-JIP dan LBH Ansor Gelar Donor Darah, Santunan dan Pentas Seni

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Wabup Pringsewu Panen Raya Di Wonosari, Pemkab Terus Dukung Sektor Pertanian

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Rp14,95 Miliar Disorot! GRIB Jaya Pringsewu Tantang Dinkes Buka Data: “Efisiensi Dimana? Surat Sudah Diterima, Kok Diam?”

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kurang dari 24 Jam, Dua Residivis Curanmor Dibekuk usai Gasak Motor Petani di Pringsewu

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:34 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Soroti Anggaran Dinas Kesehatan 2025–2026, Surat Permohonan Informasi Tak Kunjung Dijawab: “Efisiensi Dimananya?”

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:16 WIB