Globalpewartasakti.com | LAMPUNG SELATAN (GPS) – Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang terdampak debu vulkanik Gunung Anak Krakatau ditunjukkan oleh SPPG Trans Tanjungan dan SPPG 02 Tanjungan yang berada di bawah naungan Yayasan Bhakti Bela Negara.
Pada Rabu, 9 September 2026, kedua SPPG tersebut turun langsung ke masyarakat dengan membagikan masker sekaligus makanan kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di Jalan Lintas Trans Sumatera, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi lingkungan akibat debu vulkanik yang berada di sekitar wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut diikuti unsur Uspika Kecamatan Katibung, di antaranya Kapolsek Katibung,Koramil Katibung,UPTD Puskesmas Tanjung Agung dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Katibung.
Kehadiran unsur lintas sektor tersebut menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap kondisi masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas dan melintas di kawasan yang terdampak debu.
Perwakilan Yayasan Bhakti Bela Negara, Zainal Abidin, yang juga merupakan mitra, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat.
“Kami dari Yayasan Bhakti Bela Negara bersama SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan ingin hadir di tengah masyarakat. Pembagian masker dan makanan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang terdampak kondisi debu vulkanik,” ujar Zainal.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program pelayanan makanan bergizi, tetapi juga dengan kepekaan terhadap kondisi lingkungan dan situasi yang sedang dihadapi masyarakat.
“Kami berharap bantuan sederhana ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Masker dapat digunakan untuk membantu mengurangi paparan debu saat beraktivitas, sementara makanan yang dibagikan diharapkan dapat membantu warga yang berada di lokasi kegiatan,” tambahnya.
Sementara itu, unsur Uspika Kecamatan Katibung mengapresiasi langkah yang dilakukan SPPG dan Yayasan Bhakti Bela Negara. Kolaborasi antara unsur pemerintah, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat dinilai penting dalam menghadapi kondisi lingkungan yang memerlukan perhatian bersama.
Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib. Para petugas juga mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara berdebu.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat di tengah kondisi debu vulkanik Gunung Anak Krakatau.(*)







