Dana Desa 2024 Pekon Bandung Baru Dinilai Profesional, Program Berjalan dan Tuai Apresiasi Warga.
Globalpewartasakti.com | PRINGSEWU(GPS).
Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 di Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, menjadi perhatian publik menyusul beredarnya sejumlah informasi di tengah masyarakat. Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, tim media Globalpewartasakti.com melakukan penelusuran langsung ke lapangan.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil penelusuran, realisasi Dana Desa 2024 di Pekon Bandung Baru terpantau berjalan dan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Program-program yang dibiayai Dana Desa juga telah melalui proses pemeriksaan serta dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Pekon Bandung Baru, Selamet Riyadi, saat ditemui tim media pada Rabu (14/1/2026), menjelaskan bahwa pengelolaan Dana Desa dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban administratif yang akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pengelolaan Dana Desa Tahun 2024 di Pekon Bandung Baru sudah diperiksa dan pelaksanaannya sesuai aturan. Kami berupaya agar setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Selamet.

Salah satu kegiatan yang direalisasikan melalui Dana Desa 2024 adalah rehabilitasi kantor pekon. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan status Pekon Bandung Baru sebagai Desa Mandiri, dengan alokasi anggaran yang tidak melampaui ketentuan yang diperbolehkan serta mengacu pada regulasi yang berlaku.

Selain itu, pembangunan sumur bor dengan anggaran sebesar Rp46 juta juga direalisasikan untuk mendukung kebutuhan air bersih warga. Berdasarkan pengecekan di lapangan, sumur bor tersebut dibangun dengan kedalaman sekitar 40 meter guna memastikan ketersediaan air yang stabil dan berkelanjutan.
Pada sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat, Dana Desa 2024 dialokasikan sebesar Rp120 juta untuk program pengembangan peternakan kambing yang melibatkan empat Kelompok Wanita Tani (KWT) dan satu kelompok ternak. Program ini menunjukkan perkembangan positif, dengan jumlah ternak yang awalnya sekitar 80 ekor kini bertambah menjadi lebih dari 100 ekor.
Sementara itu, pengerasan jalan lingkungan sepanjang kurang lebih 800 meter juga telah direalisasikan dan saat ini dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aksesibilitas serta mendukung aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pertanian.
Sejumlah warga Pekon Bandung Baru yang ditemui tim media menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Pekon. Mereka menilai program Dana Desa yang direalisasikan tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selamet menegaskan bahwa profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam pengelolaan Dana Desa. Ia juga menyatakan bahwa kritik dan masukan tetap dibutuhkan sebagai bahan evaluasi, selama didasarkan pada data dan fakta di lapangan.
“Dana Desa adalah amanah. Kami kelola secara profesional, transparan, dan sesuai aturan. Evaluasi selalu kami jadikan bagian dari perbaikan ke depan,” pungkasnya.
Dengan hasil penelusuran tersebut, pengelolaan Dana Desa 2024 di Pekon Bandung Baru dinilai berjalan sesuai ketentuan dan mampu menjawab isu yang berkembang melalui pelaksanaan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Red GPS)







