BKSAP Tegaskan Multilateralisme dan Dukungan Palestina di Sidang ke-16 APA Bahrain

- Editorial Team

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan komitmen Indonesia terhadap multilateralisme, dialog antarperadaban, serta dukungan konsisten bagi perjuangan rakyat Palestina. Hal itu sebagaimana ditegaskan Ketua BKSAP DPR RI Syahul Aidi Maazat pada Sesi General Debate dalam Sidang ke-16 Asian Parliamentary Assembly (APA) yang digelar di Manama, Bahrain, pada 24–28 Januari 2026.

 

Dalam sesi itu, Syahrul menyampaikan apresiasi kepada Kerajaan Bahrain dan Sekretariat APA atas penyelenggaraan sidang yang inklusif. Ia menegaskan bahwa Asia merupakan rumah bagi peradaban besar yang tumbuh melalui dialog, pertukaran budaya, dan kerja sama sosial, sehingga parlemen Asia memiliki tanggung jawab moral menjaga dialog antarbudaya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

 

Politisi Fraksi PKS ini menekankan pentingnya multilateralisme yang konsisten tanpa standar ganda sebagai kunci penyelesaian berbagai tantangan global. Dalam konteks tersebut, BKSAP DPR RI kembali menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dan menentukan nasib sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, sejalan dengan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

 

“Dukungan ini ditegaskan sebagai komitmen kemanusiaan yang berlandaskan hukum internasional dan prinsip antipenjajahan,” ujar Syahrul dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

 

Dalam Standing Committee on Political Affairs, Anggota BKSAP DPR RI Habib Idrus Salim Aljufri juga turut menyampaikan apresiasi atas sembilan draf resolusi yang dihasilkan. Draf resolusi itu mencakup isu governance, demokrasi, multilateralisme, hingga perkembangan situasi Palestina. BKSAP DPR RI juga mengusulkan penyelarasan terminologi dalam resolusi, termasuk penggunaan istilah “Israeli occupying authorities”, agar selaras dengan praktik diplomasi di Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB.

Baca juga:  Tinjau CYESC, Motivasi Menpora Erick untuk Atlet: Kalian Harus Punya Mimpi Juara Olimpiade!

 

Habib Idrus turut menyampaikan sejumlah masukan substantif, antara lain penguatan prinsip transparansi anggaran dalam situasi krisis, penyempurnaan terminologi HAM sesuai standar internasional, serta penegasan bahwa kerja sama internasional di bidang governance tidak boleh menjadi instrumen tekanan politik.

 

“Terkait Palestina, Indonesia mendorong penguatan akses kemanusiaan, gencatan senjata segera, dan penegakan mekanisme akuntabilitas sesuai hukum internasional,” jelas Habib Idrus.

Baca juga:  Perlindungan Anak di Dunia Digital Harus Sejalan dengan Literasi dan Kreativitas

 

Sementara itu, dalam Standing Committee on Budget and Planning, Anggota BKSAP DPR RI Samuel Wattimena juga menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung keberlanjutan keuangan APA. Ia mendorong penguatan transparansi, penggunaan indikator berbasis kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pelaporan keuangan guna meningkatkan kredibilitas dan efektivitas organisasi.

 

Secara keseluruhan, partisipasi BKSAP DPR RI dalam Sidang ke-16 APA menegaskan peran Indonesia sebagai salah satu motor diplomasi parlementer di Asia. Berlandaskan nilai Bhinneka Tunggal Ika, BKSAP DPR RI terus mempromosikan dialog, inklusivitas, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian damai berbagai konflik, sekaligus mendorong APA menjadi wadah yang semakin kuat, relevan, dan responsif terhadap tantangan kawasan.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka
Soroti Anggaran Kemenhub, Komisi V Tekankan Tepat Guna dan Sesuai Kebutuhan
Bambang Patijaya Wanti-Wanti RUU Perubahan Iklim Tak Jadi Regulasi Elitis
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Implementasi Pendidikan Dasar Tanpa Biaya Perlu Peta Jalan yang Jelas
Presiden Prabowo Terima Panglima Jilah di Istana, Perkuat Penanganan Karhutla dan Peran Masyarakat Adat
Presiden Prabowo: Indonesia Akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Wabup Pringsewu Buka Gerakan Penetrasi Pasar Di Gadingrejo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:21 WIB

Sambut HUT RI ke-81, GRIB Jaya Pringsewu Bersama FOR-JIP dan LBH Ansor Gelar Donor Darah, Santunan dan Pentas Seni

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Wabup Pringsewu Panen Raya Di Wonosari, Pemkab Terus Dukung Sektor Pertanian

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Rp14,95 Miliar Disorot! GRIB Jaya Pringsewu Tantang Dinkes Buka Data: “Efisiensi Dimana? Surat Sudah Diterima, Kok Diam?”

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kurang dari 24 Jam, Dua Residivis Curanmor Dibekuk usai Gasak Motor Petani di Pringsewu

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:34 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Soroti Anggaran Dinas Kesehatan 2025–2026, Surat Permohonan Informasi Tak Kunjung Dijawab: “Efisiensi Dimananya?”

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:16 WIB