Tinjau CYESC, Motivasi Menpora Erick untuk Atlet: Kalian Harus Punya Mimpi Juara Olimpiade!

- Editorial Team

Sabtu, 20 September 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir melakukan peninjauan ke Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) di Jakarta, Jumat (19/9).

Dalam kesempatan tersebut, Menpora Erick memberikan motivasi langsung kepada para atlet junior yang tengah menjalani pemusatan latihan disana. Mereka antusias dan berkomitmen meraih kejayaan internasional.

Mulanya, Menpora Erick memberikan semangat juang kepada atlet taekwondo yang akan menatap kejuaraan Asian Youth Games 2025 di Bahrain. Lalu berlanjut ke cabang olahraga basket 3×3 yang bersiap menuju SEA Games tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus berjuang, jangan mau kalah. Jadi harus optimis, tunjukkan kalau kita bisa,” ujar Menpora Erick.

Baca juga:  LPDUK Kemenpora Hadirkan Legenda Sepak Bola di Pembukaan Durava Liga Anak Indonesia 2025

Menpora Erick menekankan pentingnya mental juara dan sikap pantang menyerah. Menurutnya, perjuangan di arena pertandingan bagian dari pembentukan karakter.

“Kita harus beri 110 persen. Sekali lagi jangan mau kalah, harus berani dan optimis. Yang penting harus berjuang. Targetnya jelas, medali. Presiden selalu sampaikan kita harus punya fighting spirit. Kalian punya kemampuan, tinggal mental yang harus dijaga,” kata Menpora Erick.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke pemusatan latihan renang. Menpora Erick menyapa atlet yang lagi bersiap menghadapi Malaysia Long Course Swimming Championship pada Oktober 2025.

“Persiapan harus maksimal. Kalian harus punya mimpi untuk jadi juara. Kalian ini dipersiapkan untuk jangka panjang, Olimpiade 2032-2036. Jadi harus benar-benar siap,” terang Menpora Erick.

Baca juga:  Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir TNI Angkatan Laut Jemput Pengungsi Di Distrik Aifat Timur Jauh Disertai pemeriksaan Kesehatan.

Sementara, di pemusatan latihan panahan, Menpora Erick menyampaikan pentingnya memahami sejarah olahraga sebagai dasar motivasi. Hal ini berguna untuk menggapai prestasi.

“Panahan masuk dalam salah satu cabang olahraga prioritas, punya potensi. Panahan punya sejarah bagus karena ada tiga srikandi yang berhasil meraih medali di Olimpiade. Bangsa yang besar harus kenal sejarah,” sebut Menpora Erick.

Lalu, di pemusatan latihan panjat tebing, Menpora Erick mengapresiasi pengorbanan para atlet muda yang terus berusaha keras dan disiplin selama menjalani latihan. Sebab, mereka telah berkorban untuk menghabiskan banyak waktu dalam berlatih.

“Kita pernah dapat emas Olimpiade, itu harus jadi tradisi. Kalian disiapkan untuk Olimpiade 2032. Pengorbanan ini jangan disia-siakan,” jelas Menpora Erick.

Baca juga:  Keadilan Humanis: Dua Kasus di Pringsewu Diselesaikan Melalui Restorative Justice.

Kemudian, peninjauan beralih ke cabang olahraga karate dan pencak silat. Motivasi yang sama juga disampaikan Menpora Erick kepada atlet-atlet muda yang sedang latihan.

“Masih semangat ya, ini adalah bagian dari persiapan jangka panjang kita,” bilang Menpora Erick.

Tim Indonesia lagi bersiap menuju Asian Junior Pencak Silat Championship pada September 2025 di India. “Harapan kita adalah bisa meraih juara. Perjalanan masih panjang. Harus berjuang, tunjukkan fighting spirit dan berikan yang terbaik. Kita komitmen memberikan yang terbaik,” tambah Menpora Erick.

Turut hadir mendampingi Menpora Erick yaitu Wamenpora Taufik Hidayat, Sesmenpora Gunawan Suswantoro, Deputi Peningkagan Prestasi Olahraga Surono dan sejumlah pejabat lainnya.(*)

 

 

Sumber : Kemenpora RI

Berita Terkait

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional
Menkeu Purbaya Usulkan Pagu Indikatif Kemenkeu untuk Tahun Anggaran 2027
SAATNYA INDONESIA BERDIKARI; RAKYAT HARUS DUKUNG KEBIJAKAN PRESIDEN PRABOWO DEMI MASA DEPAN Bangsa.
Dari Kemitraan Strategis hingga IEU-CEPA, Presiden Steinmeier Optimistis Masa Depan Hubungan Indonesia–Jerman
KAI dan Kemenhub Harus Evaluasi Menyeluruh Perlintasan Sebidang Kereta Api
LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.
Menpora Erick Imbau Para Kepala Daerah Adakan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Untuk Hibur Masyarakat dan Gerakkan Roda Perekonomian
Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Kekhawatiran Isu Keamanan, Sejumlah Ormas Serukan Kondusivitas.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:54 WIB

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:34 WIB

SAATNYA INDONESIA BERDIKARI; RAKYAT HARUS DUKUNG KEBIJAKAN PRESIDEN PRABOWO DEMI MASA DEPAN Bangsa.

Senin, 15 Juni 2026 - 11:37 WIB

Dari Kemitraan Strategis hingga IEU-CEPA, Presiden Steinmeier Optimistis Masa Depan Hubungan Indonesia–Jerman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:32 WIB

KAI dan Kemenhub Harus Evaluasi Menyeluruh Perlintasan Sebidang Kereta Api

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:10 WIB

Menpora Erick Imbau Para Kepala Daerah Adakan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Untuk Hibur Masyarakat dan Gerakkan Roda Perekonomian

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:55 WIB

Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Kekhawatiran Isu Keamanan, Sejumlah Ormas Serukan Kondusivitas.

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:18 WIB

Purbaya, Anak Negeri yang Berusaha Memperbaiki Negeri

Berita Terbaru