Antisipasi Rem Blong, Jalur Penyelamatan Akan Dibangun di Pelabuhan Bakauheni

- Editorial Team

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Selatan (GPS)  –  Mengantisipasi kecelakaan akibat rem blong yang kerap terjadi di Pelabuhan Bakauheni, Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin bersama stakeholder terkait mengadakan rapat koordinasi di ASDP Bakauheni dan pengecekan di Lokasi kejadian kecelakaan truck bermuatan kayu yang menumbur pohon.Selasa, 11 Februari 2025 pukul 10.30 WIB.

Rapat ini membahas rencana pembangunan jalur penyelamatan yang akan menjadi solusi bagi kendaraan yang mengalami kendala rem blong saat memasuki area pelabuhan. Selain itu, dilakukan juga peninjauan lokasi dan pos pantau guna memastikan keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kapolres Lampung Selatan menegaskan bahwa pembangunan jalur penyelamatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah kecelakaan fatal di Pelabuhan Bakauheni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berupaya mempercepat pembangunan jalur penyelamatan agar kendaraan yang mengalami rem blong memiliki jalur khusus untuk menghindari insiden berbahaya,” ujarnya.

Baca juga:  Satpam Yang Seharusnya Menjaga, Di Pringsewu Malah Jadi Predator Anak

Ia juga menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk ASDP, BPJN PUPR Provinsi Lampung, dan BPTD Provinsi Lampung, agar rencana ini dapat segera direalisasikan.

Rapat ini merupakan respons terhadap insiden kecelakaan truk muatan kayu yang mengalami rem blong di area parkir barat Dermaga Eksekutif dan Dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni . Dalam kejadian tersebut, HS, seorang kernet truk asal Lampung Timur, meninggal dunia, sementara sopirnya mengalami luka-luka yang terjadi Selasa (11/2/2025).

Selain itu, insiden lainnya melibatkan truk pengangkut 15 ekor sapi yang terguling di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni pada 9 Januari 2025, menyebabkan 7 ekor sapi mati dan beberapa orang mengalami luka-luka.

Baca juga:  Menpora Dito: Jangan Sampai Potensi Hebat Atlet Kalah dengan Ego Individu

Sebagai langkah pencegahan, rapat menghasilkan beberapa keputusan, antara lain:
✔ Pembangunan jalur penyelamatan kendaraan untuk mengantisipasi kejadian rem blong.
✔ Penataan ulang alur masuk pelabuhan agar lebih aman dan teratur.
✔ Pemasangan rambu-rambu dan petunjuk jalur penyelamatan untuk memudahkan pengendara.
✔ Pembuatan speed bump di area pintu masuk pelabuhan guna mengurangi kecepatan kendaraan.
✔ Penambahan penerangan di akses masuk pelabuhan untuk meningkatkan visibilitas.

Kapolres Lampung Selatan juga melakukan peninjauan langsung ke jalur turunan flyover menuju pelabuhan, lokasi yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan.

Pembangunan jalur penyelamatan ini sangat krusial mengingat Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu jalur transportasi tersibuk di Indonesia. Tanpa adanya jalur khusus bagi kendaraan yang mengalami rem blong, risiko kecelakaan fatal akan terus meningkat.

Baca juga:  Penganiayaan Berat di Jati Agung, Pria Tewas Dianiaya Menggunakan Gancu, Pelaku Diringkus Polisi

Dengan adanya jalur penyelamatan ini, kendaraan yang mengalami gangguan teknis dapat dialihkan ke jalur khusus, mengurangi dampak kecelakaan terhadap pengguna jalan lainnya.

Selain meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpang, langkah ini juga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas di kawasan pelabuhan. Jalur penyelamatan yang dilengkapi dengan rambu petunjuk yang jelas, speed bump, dan pencahayaan yang memadai akan membantu pengendara mengambil tindakan pencegahan dengan lebih cepat.

Keberhasilan proyek ini bergantung pada kerja sama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak ASDP, serta kesiapan infrastruktur yang mendukung. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan jalur penyelamatan ini dapat segera terealisasi dan meminimalkan risiko kecelakaan di masa depan.(*)

 

 

 

 

 

Sumber : Humas Polres Lampung Selatan

Berita Terkait

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung
Warga Menuding Ada Udang di Balik Batu Terkait Dugaan Limbah Pabrik PT BPK Desa Nadung
Peduli Dampak Debu Vulkanik, SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan Bagikan Masker dan Makanan kepada Warga
Dua Kali Mangkir, Pria di Pringsewu Di Jemput Paksa Polisi Terkait Dugaan Penggelapan Truk
PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya
Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Rabu, 9 September 2026 - 11:59 WIB

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan

Rabu, 9 September 2026 - 11:48 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 September 2026 - 10:30 WIB

Warga Menuding Ada Udang di Balik Batu Terkait Dugaan Limbah Pabrik PT BPK Desa Nadung

Selasa, 8 September 2026 - 12:53 WIB

Dua Kali Mangkir, Pria di Pringsewu Di Jemput Paksa Polisi Terkait Dugaan Penggelapan Truk

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Senin, 7 September 2026 - 11:57 WIB

Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Senin, 7 September 2026 - 11:47 WIB

Pembagian Masker Untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:48 WIB