“Dishub Provinsi Lampung: Gagal Mengelola Terminal Gading Rejo”

- Editorial Team

Selasa, 15 Juli 2025 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Dishub Provinsi Lampung: Gagal Mengelola Terminal Gading Rejo”

Globalpewartasakti.com | Pringsewu(GPS).
Pengelolaan rezim Terminal Gading Rejo Pringsewu oleh Dinas Perhubungan Provinsi Lampung telah menjadi sorotan publik karena kegagalan dalam mengelola terminal tersebut.
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing sumber:

PJ Kadis Perhubungan Pringsewu menjelaskan bahwa pengelolaan Terminal Gading Rejo telah diambil alih oleh Dinas Perhubungan Provinsi Lampung pada tahun 2024. Hal ini disebabkan oleh perubahan kebijakan pengelolaan terminal tipe C yang dikelola oleh provinsi. PJ Kadis Perhubungan Pringsewu juga menyatakan bahwa pengelolaan terminal Gading Rejo saat ini memang sudah menjadi kewenangan dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Lampung menjelaskan bahwa surat yang masuk ke Provinsi Lampung berlogokan kop Pekon Gading Rejo Utara yang bertemakan Hiburan Rakyat dan Pasar Murah UMKM. Mereka juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut bukanlah pasar malam, melainkan UMKM yang bertujuan untuk memajukan perekonomian kerakyatan.

Baca juga:  LSM TRINUSA DPC Lampung Tengah Soroti Dampak Lingkungan Pembangunan Pabrik PT.PAS, AMDAL Diduga Cacat Hukum

“Yang harus diketahui itu bukan pasar malam karena izin ke kita itu UMKM dan nyatanya itu memang UMKM datanya lengkap,” jelas pegawai tersebut.

Mereka juga menyatakan bahwa kegiatan tersebut tidak mengganggu fungsi terminal itu sendiri. “Kegiatan itu tidak mengganggu dari fungsi terminal itu sendiri,” tambah pegawai tersebut.

Pegawai tersebut juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari inovasi untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) provinsi Lampung. “Ini bagian dari inovasi kita dari unsur untuk meningkatkan PAD karena mereka yang mengadakan itu tidak hanya mengadakan tok, karena harus kita ukur dan mereka harus setor PAD juga,” jelas pegawai tersebut.

Namun, ketika ditanya tentang PAD yang diperoleh dari kegiatan tersebut, pegawai tersebut menyatakan bahwa itu bukan bagian mereka, melainkan bagian perhitungan aset yang ada bagian sendiri. “tepisnya.

Baca juga:  Kajati Lampung Berharap bisa Berkolaborasi Bukan Hanya Sinergitas saat Audensi bersama DPD PWRI Provinsi Lampung.

Pegawai tersebut juga menyebutkan bahwa ada beberapa tokoh dari Pringsewu yang datang ke Dinas Perhubungan Provinsi Lampung untuk meminta izin kegiatan tersebut. “Kedatangan beberapa tokoh dari Pringsewu kedinas Perhubungan Provinsi Lampung yang mengatas namakan mewakili masyarakat yaitu atas nama Ridwan didampingi oleh kepala Pekon setempat beserta Agus itu mereka yang meminta menginginkan,” jelas pegawai tersebut.

Mereka juga menyarankan agar tim investigasi menghubungi Agus selaku tokoh yang mengkoordinir kegiatan tersebut untuk memperoleh informasi lebih lanjut. “Untuk pelaksanaan sendiri coba silahkan comfirmasi kepada Agus selaku tokoh disana yang mengkordinir disana,” papar pegawai tersebut

Berdasarkan informasi dan wawancara dengan beberapa sumber, pedagang 70% adalah pedagang dari luar daerah yang lebih jelasnya sudah satu kesatuan dari pengelola pasar malam Arista Jaya.

Baca juga:  Pembinaan Fisik Yonif 7 Marinir Tingkatkan Kebugaran dan Imunitas Prajurit.

Pedagang UMKM yang disebutkan hanya 30% warga Pringsewu. Selain itu, pedagang setempat yang akan ikut berjualan di titik tersebut dikenakan biaya sewa tempat yang fantastis, yaitu sebesar Rp 250.000.

*Dampak Buruk pada Pasar Gading Rejo*

Kegiatan pasar malam di terminal Gading Rejo juga berdampak buruk pada Pasar Gading Rejo yang terletak di sebelah terminal. Pasar tersebut mengeluhkan dampak buruk dari imbas sampah yang diduga ditumpuk di pasar.

Pengelolaan Terminal Gading Rejo Pringsewu oleh Dinas Perhubungan Provinsi Lampung perlu dipertanyakan. Kegiatan pasar malam di terminal tersebut telah menyebabkan kemacetan, keresahan, dan kekhawatiran akan keselamatan masyarakat.

Dinas Perhubungan Provinsi Lampung perlu melakukan perbaikan dalam pengelolaan terminal tersebut untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan sekitar.(Tim)

Berita Terkait

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 
Bupati Pringsewu Buka City to City Grounded dan Seminar Kepemimpinan Daerah
Kanit Reskrim Tegineneng berulah lagi !!! DPO Pemerasan Di jalinsun Berhasil Di bekuk
Bupati Parosil Tinjau Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Sumber Jaya dan Air Hitam
Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi
Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan
Pria di Pringsewu Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Keponakan Usia 5 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics

Senin, 26 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:16 WIB

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Senin, 26 Januari 2026 - 11:38 WIB

Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terbaru