Indonesia Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi, Tarik Investor Global

- Editorial Team

Senin, 17 November 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Kementerian Keuangan menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan melanjutkan reformasi pro-investasi di hadapan para pelaku usaha dan investor anggota Kamar Dagang Amerika Serikat (AmCham) dalam The 13th US-Indonesia Investment Summit 2025, Senin (17/5) di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa pemerintah bertekad menjadikan Indonesia sebagai mitra utama dan tepercaya bagi para investor global.

Stabilitas makro Indonesia tercermin dari pertumbuhan PDB yang mencapai 5,04 persen pada triwulan ketiga dengan target jangka menengah menuju 8 persen, didukung surplus perdagangan berkelanjutan dan penguatan kepercayaan pasar yang terlihat dari rekor tertinggi indeks saham dan penurunan yield Surat Berharga Negara. Di sisi fiskal, pemerintah tetap disiplin menjaga defisit dalam batas maksimal 3 persen PDB, sekaligus mengarahkan belanja negara pada sektor prioritas seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Baca juga:  Gerak Cepat, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Ringkus Pelaku Persetubuhan dan Pencabulan Anak di Sumatra Selatan

Wamenkeu Thomas menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah berpijak pada keseimbangan antara pertumbuhan dan perlindungan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Arah kebijakan kami jelas: kami berupaya mengeksekusi prioritas strategis Pemerintahan sekaligus menjaga program-program sosial dan ketahanan ekonomi,” terang Wamenkeu Thomas.

Baca juga:  Gubernur Lampung Lantik Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali, Dilanjutkan Ramah Tamah di Rumah Dinas Bupati

Wamenkeu Thomas melanjutkan bahwa pemerintah menyadari kolaborasi dengan sektor swasta, baik domestik maupun internasional, adalah kunci utama. Oleh karenanya, Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang transparan dan kompetitif.

Pemerintah juga menekankan agenda transformasi ekonomi yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan penguatan daya saing. Hilirisasi mineral, pengembangan energi terbarukan dan bioenergi, perluasan ekonomi digital termasuk infrastruktur pusat data dan pemanfaatan kecerdasan artifisial, serta pengembangan manufaktur bernilai tambah tinggi menjadi area prioritas yang membuka ruang kolaborasi strategis dengan investor global.

Baca juga:  Dorong Penyelesaian Polis Jiwasraya, Dana Pensiun adalah Hak Pekerja!

Untuk mendukung kelancaran investasi, pemerintah Indonesia memperkuat tata kelola dan ekosistem kebijakan melalui harmonisasi regulasi, reformasi perpajakan, penguatan kepatuhan, serta digitalisasi proses anggaran dan layanan. Pemerintah juga mendorong pemanfaatan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU/PPP), pengembangan pembiayaan inovatif, dan pembentukan Satgas Debottlenecking guna mengurai berbagai hambatan struktural.

Dengan kombinasi disiplin makro, reformasi struktural, dan perbaikan iklim usaha, Indonesia menegaskan kesiapan menjadi mitra investasi yang transparan, kompetitif, dan berorientasi jangka panjang bagi para investor global.(*)

 

 

Sumber : Kemenkeu

Berita Terkait

Menkeu Pimpin Sidang Debottlenecking ke-5, Bahas Hambatan Impor dan Investasi
RUU PPRT Didukung Lintas Fraksi DPR: Atur Status Kerja, Jam Kerja, hingga Jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga
Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Transisi Energi dan Diversifikasi Sumber Minyak Nasional
Hotel Urban Style Pringsewu Lampung Salurkan CSR ke Panti Asuhan Tunas Harapan Aisyiyah Pringsewu di Bulan Ramadhan.
Penerimaan Pajak Hingga Akhir Februari Tumbuh 30,4 Persen, Sektor Konsumsi Jadi Motor Utama
Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional
Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Global bersama DEN
JPU Ungkap Kaitan SPT Nadiem Makarim dengan Investasi Google di PT AKAB

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:36 WIB

Menkeu Pimpin Sidang Debottlenecking ke-5, Bahas Hambatan Impor dan Investasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:34 WIB

RUU PPRT Didukung Lintas Fraksi DPR: Atur Status Kerja, Jam Kerja, hingga Jaminan Sosial Pekerja Rumah Tangga

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:39 WIB

Hotel Urban Style Pringsewu Lampung Salurkan CSR ke Panti Asuhan Tunas Harapan Aisyiyah Pringsewu di Bulan Ramadhan.

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:22 WIB

Penerimaan Pajak Hingga Akhir Februari Tumbuh 30,4 Persen, Sektor Konsumsi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:39 WIB

Perayaan HUT ke-74 KOI, Menpora Erick Ajak Stakeholder Bersatu Demi Kemajuan Olahraga Nasional

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:29 WIB

Presiden Prabowo Bahas Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi Global bersama DEN

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

JPU Ungkap Kaitan SPT Nadiem Makarim dengan Investasi Google di PT AKAB

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:46 WIB

Komisi XII DPR Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik Walau Harga Minyak Dunia Fluktuatif

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Berikan Tali Asih Kepada Atlet SEAa Games

Jumat, 13 Mar 2026 - 13:50 WIB