Jalan Berlubang dan Drainase Mandul: Pemerintah Pringsewu, Anda Tidur?

- Editorial Team

Rabu, 9 April 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Berlubang dan Drainase Mandul: Pemerintah Pringsewu, Anda Tidur?

Oleh: Eddie Rembo GPS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Globalpewartasakti.com | Pringsewu(GPS). Kabupaten Pringsewu kini tengah berdiri di atas jurang ketidakpedulian.
Jalan-jalan berlubang bak perangkap maut dibiarkan menganga, menanti korban berikutnya.

Dan benar saja, angka kecelakaan terus meningkat, dan siapa yang peduli? Tentu bukan para penguasa daerah yang duduk nyaman di balik meja empuk kantor pemerintahan,atau wakil rakyat yang kita titipkan suara.

Dari Kecamatan Gadingrejo hingga pusat kota Pringsewu, pemandangan yang tersaji adalah potret kegagalan: Drainase yang tak berfungsi, tersumbat, dangkal, bahkan ada yang terhalang bangunan.

Baca juga:  Hari Pahlawan 2025 Bupati Pesawaran Ajak Teladani Nilai Perjuangan dan Pengabdian Pahlawan Bangsa

Apakah ini bentuk pembangunan? Tidak. Ini adalah bukti nyata dari abainya sistem. Ketika air hujan turun, bukan hanya banjir yang datang, tapi juga amarah warga yang bosan dijadikan korban ketidakbecusan.

Lihatlah di sekitar Universitas Aisyiyah Pringsewu, tepatnya di Dusun Wonokriyo yang berbatasan dengan Tambahrejo.

Tidak ada hujan air sudah biasa meluap dan menggenang. Apalagi Setiap hujan turun, genangan air berubah menjadi kubangan banjir. Mahasiswa dan warga terjebak dalam lumpur ketidakpedulian. Seakan hidup di negeri tak bertuan, ini tanggung jawab siapa?

Masalah ini bukan muncul kemarin sore. Ini sudah lama terjadi. Tapi mengapa tak kunjung ada perbaikan? Jawabannya sederhana: karena tak ada yang benar-benar peduli. Pemerintah daerah memilih untuk menutup mata. Seakan jalan berlubang itu bukan urusan mereka. Seakan banjir itu hanya masalah alam, bukan karena tata kelola buruk dan pembangunan yang sembrono.

Baca juga:  Patroli Malam, Polisi Adiluwih Ajak Warga Adiluiwh Jaga Kamtibmas

Dan ketika awak media menyoroti, yang terjadi bukan evaluasi, tapi saling lempar tanggung jawab. Dinas PU menunjuk camat. Camat menyalahkan desa. Desa menyalahkan warga. Lalu siapa yang benar-benar bekerja? Siapa yang benar-benar turun tangan?

Beginilah wajah birokrasi yang hanya pintar beretorika tapi tumpul dalam eksekusi. Apakah kita harus menunggu lebih banyak korban untuk sekadar menambal jalan? Apakah kita harus tenggelam dulu untuk sekadar memperbaiki saluran air?

Baca juga:  21 Tahun Yonif 9 Marinir: Beruang Hitam Kokohkan Taring Pengabdian untuk NKRI.

Cukuplah! Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh aksi. Jalan berlubang bukan lukisan abstrak untuk dikagumi, dan banjir bukan atraksi musiman yang layak ditonton. Ini soal keselamatan. Ini soal nyawa. Dan jika pemerintah daerah masih memilih diam, maka mereka sesungguhnya telah mengkhianati amanah rakyat.

Wake up, Pringsewu! Bangunlah dari tidur panjangmu. Karena jika rakyat terus dibiarkan menderita, maka percayalah kemarahan mereka suatu saat akan membanjiri jalanan, jauh lebih deras dari air hujan yang kau abaikan.(Eddie Rambo GPS).

Berita Terkait

Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima di PN Kota Agung, Anipudin dan Sriati Sampaikan Terima Kasih kepada LBH Ansor Pringsewu dan Tim Kuasa Hukum.
MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.
Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Rp350 Juta Modus Join Modal Proyek Irigasi, Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Bogor
Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur
Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung
Warga Menuding Ada Udang di Balik Batu Terkait Dugaan Limbah Pabrik PT BPK Desa Nadung

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 01:12 WIB

Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima di PN Kota Agung, Anipudin dan Sriati Sampaikan Terima Kasih kepada LBH Ansor Pringsewu dan Tim Kuasa Hukum.

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Senin, 14 September 2026 - 12:15 WIB

Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Rp350 Juta Modus Join Modal Proyek Irigasi, Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Bogor

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur

Senin, 14 September 2026 - 11:26 WIB

Presiden Prabowo: Peran BRICS Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia

Rabu, 9 September 2026 - 11:59 WIB

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan

Rabu, 9 September 2026 - 11:48 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 September 2026 - 11:14 WIB

Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat

Berita Terbaru