Globalpewartasakti.com | PRINGSEWU (GPS) – Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menghadiri hari ketiga Rapat Kerja Nasional XVII APKASI yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/01/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam Rakernas XVII APKASI bertujuan memperkuat kapasitas pemerintah daerah guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik, khususnya melalui pengelolaan sumber daya aparatur yang profesional serta percepatan pembangunan perdesaan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pada hari ini, sebagai Narasumber yakni Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan materi bertema Penguatan Sistem Manajemen Talenta ASN Kabupaten melalui Harmonisasi Kebijakan Kepegawaian, Penataan Formasi, dan Digitalisasi Layanan Kepegawaian untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik. Paparan ini menekankan pentingnya manajemen talenta aparatur sipil negara agar kinerja pemerintah daerah semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Rakernas juga menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dengan topik Memperkuat Peran Kabupaten dalam Optimalisasi Dana Desa, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, dan Percepatan Pembangunan Kawasan Perdesaan dan Daerah Tertinggal. Materi tersebut menegaskan peran strategis pemerintah kabupaten dalam memastikan pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan bahwa hasil Rakernas ini menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam merumuskan kebijakan yang lebih terarah. Menurutnya, penguatan manajemen ASN dan optimalisasi dana desa merupakan kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.
Ia berharap, sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah yang dibahas dalam Rakernas APKASI dapat segera diimplementasikan secara nyata di daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Pringsewu.(*)







