Komisi VI Harap Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Korsel Sentuh Sektor UMKM Melalui Koperasi

- Editorial Team

Senin, 28 Juli 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Komisi VI DPR RI menegaskan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi negara. Hal ini menjadi krusial untuk diyakini lantaran manfaat ekonomi dari hadirnya koperasi tersebut, dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat menengah ke bawah.

 

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini saat memimpin agenda pertemuan bilateral antara Komisi VI DPR RI dan National Policy Committee of the National Assembly of South Korea, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/7/2025). Ia berharap keyakinan ini bisa menjadi semangat untuk menjembatani kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Komitmen kami teguh dalam memperluas peran koperasi dan UMKM sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Anggia.

Baca juga:  Mendag Melakukan Pelepasan Ekspor 75 Ton Rumput Laut ke Tiongkok

 

Menurutnya, kolaborasi ekonomi antarnegara tidak cukup hanya menyasar korporasi besar dan transaksi bernilai tinggi, tetapi juga harus menyentuh sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama saat krisis. “Ekonomi kerakyatan (berupa koperasi) menjadi instrumen penting dalam memastikan bahwa manfaat kerja sama perdagangan juga dirasakan langsung oleh masyarakat bawah,” tegasnya.

 

Sebagai informasi, nilai perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan telah melampaui 20 miliar dolar AS pada 2023. Walaupun begitu, kerja sama kedua negara perlu diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan volume perdagangan, tetapi juga kualitas, keberlanjutan, dan pemerataan manfaat.

 

Sebab itu, Anggia menekankan pentingnya peran strategis Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) sebagai instrumen hukum yang mendukung upaya tersebut. “Melalui IK-CEPA, kita memiliki peluang untuk memperkuat daya saing UMKM, memperluas akses pasar, dan membangun model kerja sama yang lebih adil antara pelaku usaha besar dan kecil,” ujar Politisi Fraksi PKB ini.

Baca juga:  Wamendag Tinjau Harga dan Stok Bapok di Pasar Cisalak Depok

 

Menutup pernyataan, Komisi VI DPR RI mendukung kemitraan antara BUMN Indonesia dan Korea Selatan dalam bidang logistik dan distribusi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran sektor publik dalam mendukung ekonomi nasional yang berbasis kerakyatan. Ia berharap kunjungan delegasi parlemen Korea Selatan ini bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan fondasi untuk membangun kolaborasi yang lebih substansial, termasuk dalam pemberdayaan ekonomi rakyat.

 

“Kerja sama ini bukan hanya antar pemerintah, tetapi antar rakyat. Karena itu, platform kerja sama antarparlemen perlu diperkuat melalui dialog kebijakan, pertukaran kunjungan, dan agenda bersama di bidang perdagangan dan ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.

Baca juga:  Presiden Prabowo Bertemu PM Selandia Baru Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan

 

Turut hadir rombongan delegasi Korea Selatan dalam agenda tersebut di antaranya Chairman of the National Policy Comittee Yoon Han Hong, Member of National Policy Comittee Kang Jun Hyeon, Member of National Policy Comittee Kang Min-Kuk, Member of National Policy Comittee Yoo Yeong-Ha, Member of National Policy Comittee Lee Kang Il, Member of National Policy Comittee Kim Hyun-Jung, Member of National Policy Comittee Shin Chang-Sik, Member of National Policy Comittee Jung Myeong Ho, dan Member of National Policy Comittee Park Min Ho.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN
Fikri Faqih Dorong Kemandirian Pangan Keluarga di Tegal
Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Bertemu Langsung Presiden Prabowo, Ratusan Pelajar Jabar Rasakan Pengalaman Berkesan di Istana
Komisi V DPR Dukung Turunkan Potongan Aplikator Jadi 8 Persen Demi Kesejahteraan Ojol
Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026
Sudjatmiko Dorong DDT Dipercepat, Pisahkan Jalur KRL dan Kereta Jarak Jauh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:38 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:06 WIB

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:57 WIB

Bertemu Langsung Presiden Prabowo, Ratusan Pelajar Jabar Rasakan Pengalaman Berkesan di Istana

Senin, 4 Mei 2026 - 12:17 WIB

Komisi V DPR Dukung Turunkan Potongan Aplikator Jadi 8 Persen Demi Kesejahteraan Ojol

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:35 WIB

Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:16 WIB

Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

Kamis, 30 April 2026 - 11:35 WIB

Sudjatmiko Dorong DDT Dipercepat, Pisahkan Jalur KRL dan Kereta Jarak Jauh

Rabu, 29 April 2026 - 11:36 WIB

Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan

Berita Terbaru

Nasional

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:38 WIB

Kab Lampung Utara

Terlibat Kasus Narkotika, Dua Pelaku Diamankan Polres Lampung Utara

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:50 WIB

Kab Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba lepas 147 Calon Jamaah Haji

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:46 WIB