Menapaki Jejak Transmigrasi, Gubernur Jawa Tengah Silaturahmi Bersama Keluarga Transmigran di Desa Bagelen

- Editorial Team

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Pesawaran (GPS) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, dengan menyapa langsung keluarga besar transmigran di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (7/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkuat ikatan sejarah transmigrasi antara Jawa Tengah dan Lampung yang telah terjalin sejak masa kolonial.

 

Kehadiran Gubernur Jawa Tengah ke desa ini menjadi simbol penghormatan atas sejarah panjang para transmigran asal Jawa Tengah yang memutuskan menetap, membangun, dan hidup di Lampung dengan nilai kerja keras dan gotong royong.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kedatangan Gubernur Ahmad Luthfi disambut langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H. Turut hadir Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, jajaran Forkopimda, Kapolres Pesawaran, Dandim 0421/LS, Kepala Kejari Pesawaran, Wakil Ketua DPRD Pesawaran, jajaran perangkat daerah, serta keluarga besar transmigran Desa Bagelen.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi mengungkapkan rasa bangga atas peran besar masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah, dalam membangun Provinsi Lampung.

Baca juga:  Refleksi Akhir Tahun 2024, Bupati Dendi Ramadhona Paparkan Capaian Pembangunan Kabupaten Pesawaran

 

“Mayoritas masyarakat Lampung bersuku Jawa. Saya ingin melihat langsung bagaimana sejarah mereka di sini, dan ternyata sangat makmur. Keputusan para leluhur untuk menetap dan membangun Lampung adalah sebuah kebanggaan,” ujarnya.

 

Ia juga berpesan kepada masyarakat perantau agar senantiasa menjaga nilai kearifan lokal dan tetap berbaur sebagai satu kesatuan yang utuh sebagai warga negara Indonesia.

 

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya yakin masyarakat Jawa di sini mampu menjaga keharmonisan dan kekeluargaan dengan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya dan sejarah transmigrasi, Gubernur Ahmad Luthfi akan menginstruksikan Bank Jateng untuk menyalurkan bantuan hibah berupa seperangkat alat musik tradisional gamelan yang diharapkan dapat mendukung pelestarian seni budaya dan nilai sejarah di Desa Bagelen.

 

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan.

 

Pemkab Pesawaran merasa bangga dan berbahagia karena Desa Bagelen menjadi salah satu lokasi kunjungan kerja Gubernur Jateng. Bupati Nanda juga mengapresiasi peran masyarakat Desa Bagelen yang dinilai mampu merawat sejarah transmigrasi dengan baik serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Baca juga:  Cegah Penyalahgunaan Senpi, 185 Anggota Polresta Bandar Lampung Ikuti Tes Psikologi

 

“Mari kita jaga Desa Bagelen sebagai warisan budaya dan sejarah, tanpa melupakan akar historis yang menjadi identitas kita bersama,” ajaknya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pesawaran juga mengulas singkat sejarah Desa Bagelen yang bermula pada tahun 1905, ketika pemerintah kolonial Belanda memindahkan penduduk dari Bagelen, Jawa Tengah, ke wilayah Lampung melalui program kolonisasi. Para transmigran membuka hutan, membangun permukiman, dan menata kehidupan baru dengan semangat gotong royong yang hingga kini masih melekat kuat dalam budaya masyarakat setempat.

 

Bupati berharap, kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dengan Kabupaten Pesawaran.

 

“Kami berharap terjalin kerja sama yang sinergis di berbagai sektor, mulai dari pertanian, seni budaya, pemerintahan, hingga perdagangan, demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjelaskan bahwa kunjungan Gubernur Jawa Tengah ke Lampung bukan sekadar silaturahmi, melainkan bagian dari misi strategis kerja sama antarprovinsi.

Baca juga:  Munaslub PB PSTI Menuai Polemik, Menpora Erick: Selesaikan dengan Sportif melalui Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia

 

Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Lampung menurutnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama, termasuk di sektor pariwisata dan sektor lainnya, dengan nilai transaksi yang disepakati mencapai sekitar Rp830 miliar.

 

Menurut Wagub Jihan, kerja sama tersebut diharapkan menjadi stimulus pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Lampung.

 

“Sekitar 60 persen masyarakat Lampung bersuku Jawa. Artinya, masyarakat Jawa, khususnya dari Jawa Tengah, bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga motor penggerak pembangunan dan peradaban di Lampung,” tambahnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi juga menggelar sesi dialog bersama warga Desa Bagelen untuk mendengarkan aspirasi serta berbagi pandangan terkait pembangunan dan pelestarian nilai sejarah transmigrasi.

Usai bersilaturahmi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Transmigrasi Provinsi Lampung yang berada di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan. Di museum tersebut, Gubernur dan rombongan menyaksikan langsung berbagai koleksi, arsip, foto, dan diorama yang merekam perjalanan panjang sejarah transmigrasi di Indonesia.(*)

Berita Terkait

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
Danbrigif 4 Marinir/BS Resmi Buka Latgabma SGS Marfor 2026 di Yonif 7 Marinir.
Asistensi Penguatan Kelembagaan Pembinaan Posyandu Dorong Layanan Dasar Terintegrasi hingga Tingkat Desa
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung
Polres Pesawaran Gelar Upacara Hari Juang Polri 2026, Kobarkan Semangat Pengabdian dan Profesionalisme
Di Tinggal Mengambil Rumput, Motor di Bawah Pohon Nangka Di Gasak, Polsek Tegineneng Tangkap Pelaku
Merah Putih Berkibar di Puncak Menara 74 Meter, Prajurit Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kobarkan Semangat Kemerdekaan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB