Pengelolaan Dana BOS 2025 di SMPN 18 Pesawaran Jadi Sorotan, Publik Minta Transparansi.

- Editorial Team

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelolaan Dana BOS 2025 di SMPN 18 Pesawaran Jadi Sorotan, Publik Minta Transparansi.

Globalpewartasakti.com ¦ Pesawaran(GPS). Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMP Negeri 18 Pesawaran, Desa Karang Rejo, Kecamatan Negeri Katon, menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak mempertanyakan kesesuaian antara penggunaan anggaran dengan kondisi fisik sekolah yang terpantau di lapangan.Sorotan tersebut muncul setelah awak media melakukan penelusuran langsung ke lokasi sekolah pada Rabu (24/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian Anggaran Jadi Perhatian
Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2025 terdapat beberapa pos anggaran Dana BOS yang cukup signifikan, antara lain:

Pengembangan perpustakaan tahap I sebesar Rp60.024.800 dan tahap II Rp60.729.200.
Administrasi kegiatan sekolah tahap I Rp92.966.800 dan tahap II Rp90.635.900.
Pemeliharaan sarana dan prasarana tahap I Rp76.405.000 dan tahap II Rp75.585.400.
Sejumlah pihak menilai, dengan besaran anggaran tersebut, kondisi fasilitas sekolah seharusnya dalam keadaan terawat dan layak.

Baca juga:  HUT ke-19 Kabupaten Pesawaran Momentum Memperkuat Kolaborasi Menuju Pesawaran CAKEP

Namun berdasarkan pantauan di lapangan, ditemukan beberapa bagian bangunan yang dinilai memerlukan perhatian, seperti plafon rusak, cat dinding terkelupas, pintu yang tampak rapuh, serta keramik kantor yang terlepas. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas penggunaan anggaran pemeliharaan.

Pihak Sekolah Beri Penjelasan
Saat dikonfirmasi di lokasi, Kepala SMPN 18 Pesawaran, Sri Astuti, tidak berada di tempat karena sedang melaksanakan dinas luar. Penjelasan sementara disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Sri Haryati.
“Iya pak, masalah anggaran penggunaan dana BOS saya kurang mengetahui karena itu bidangnya Wakil Kepala Sekolah bidang Sarpras, dan yang bersangkutan saat ini sudah dimutasi menjadi kepala sekolah di tempat lain,” ujarnya.

Baca juga:  HUT Ke-7 KOWAPI Pesawaran, Dahron Sungkai Ajak Wartawan Junjung Profesionalisme dan Kode Etik Jurnalistik.

Untuk memenuhi asas keberimbangan, tim media juga telah menghubungi Kepala Sekolah melalui pesan singkat guna meminta klarifikasi. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat jawaban atau tanggapan resmi.

Pentingnya Pengawasan dan Akuntabilitas
Sebagaimana diketahui, Dana BOS merupakan anggaran pemerintah yang diperuntukkan untuk mendukung operasional sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. Pengelolaannya mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan pemerintah, serta wajib dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Baca juga:  Polsek Umpu Semenguk Bekuk Pelaku Curi Sepeda Motor di Halaman Masjid

Apabila terdapat dugaan ketidaksesuaian, mekanisme klarifikasi, audit, dan pengawasan menjadi kewenangan instansi terkait sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum maupun hasil audit yang menyatakan adanya pelanggaran.

Masyarakat berharap pihak sekolah maupun instansi pembina dapat memberikan penjelasan terbuka guna menghindari kesalahpahaman serta menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.

Team Media Globalpewartasakti.com akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna menghadirkan informasi yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.(TIM)

Berita Terkait

Bobol Warung Warga Lewat Atap, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lamteng dan Polsek Seputih Banyak
Bupati Novriwan Jaya Sampaikan Raperda APBD-P 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Tubaba
GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!
Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap
Asistensi Penguatan Kelembagaan Pembinaan Posyandu Dorong Layanan Dasar Terintegrasi hingga Tingkat Desa
Peduli Warga Tertimpa Musibah, Bantuan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli Disalurkan kepada Korban Rumah Roboh
Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri
Perkuat Ekonomi Desa dan Kelola Zakat Akuntabel, Bupati Tubaba Buka Bimtek UPZ Tiyuh dan Penyaluran KUR Super Mikro

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Bobol Warung Warga Lewat Atap, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lamteng dan Polsek Seputih Banyak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Motor Di Parkir Depan Rumah Lenyap, Pelaku Curanmor Di Labuhan Maringgai Di Bekuk Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:17 WIB

Isu 2 Anggota DPRD Bandar Lampung Digerebek di Hotel, Pernyataan Ketua BK Yuhadi Dinilai Terlalu Dini.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seminar Nasional “Menata Pesisir: Wujudkan Waterfront City Untuk Lampung Maju”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Misteri Pria Tewas di Samping SPBU Labuhan Ratu Bandar Lampung Terungkap, Polisi Tangkap Sopir Truk

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Di Tinggal Mengambil Rumput, Motor di Bawah Pohon Nangka Di Gasak, Polsek Tegineneng Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Kab Tulang Bawang Barat

Bupati Novriwan Jaya Sampaikan Raperda APBD-P 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Tubaba

Jumat, 28 Agu 2026 - 12:07 WIB