Presiden Prabowo: Pengalaman Demokrasi India Menjadi Inspirasi Penting bagi Indonesia

- Editorial Team

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang mudah dijalankan. Meski demikian, Presiden meyakini bahwa demokrasi tetap menjadi sistem terbaik untuk mewujudkan kehidupan bernegara yang adil dan inklusif.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya saat menghadiri acara Indian Community Reception yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Selasa (07/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas,” ucap Presiden.

Baca juga:  Tiba di Paris, Presiden Prabowo Dijadwalkan Bertemu Presiden Macron di Istana Élysée

 

Menurut Presiden, demokrasi tidak terlepas dari berbagai tantangan, mulai dari ancaman hingga upaya sejumlah pihak yang ingin melemahkan sistem tersebut. Namun, Presiden menegaskan bahwa tantangan tersebut tidak mengurangi komitmen untuk terus menjaga dan mempertahankan demokrasi.

 

“Ada bahaya-bahaya dalam demokrasi. Ada jebakan. Ada rintangan. Ada orang yang ingin membajak demokrasi. Tapi kita tidak bisa menyerah. Kita harus percaya pada demokrasi dan kita harus berusaha untuk mempertahankan demokrasi. Ini adalah cara terbaik dari semua sistem yang telah kami coba, yang telah dicoba oleh peradaban manusia,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengapresiasi keberhasilan India sebagai negara demokrasi dengan jumlah penduduk terbesar di dunia yang mampu menjaga stabilitas pemerintahan di tengah keberagaman. Menurut Presiden, keberhasilan India mewujudkan transisi pemerintahan yang berlangsung damai selama bertahun-tahun merupakan pencapaian yang dapat dipelajari oleh Indonesia.

Baca juga:  Kemendag Kunjungi PT Asuransi ASEI Indonesia (ASEI)

 

“Kami melihat India, sebuah negara berpenduduk 1,4 miliar orang, banyak, banyak kelompok etnis seperti kami, banyak bahasa regional yang berbeda. Tetapi mengelola begitu banyak tahun transisi pemerintahan yang damai di banyak negara bagian. Dan di Uni India itu sendiri, ini adalah pencapaian yang luar biasa,” tuturnya.

 

“Dan Indonesia, saya sendiri juga mempelajari ini dan mengikuti pencapaian luar biasa dari India,” sambungnya.

Baca juga:  Petani di Pesawaran Mengaku Dapat Tekanan Usai Keluhkan Dampak Penimbunan Lahan, FMPB Siap Dampingi Hukum.

 

Lebih lanjut, Kepala Negara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus belajar dari pengalaman India dalam memperkuat demokrasi. Menurutnya, pembelajaran tersebut merupakan hal penting bagi Indonesia sebagai negara yang juga memiliki banyak keberagaman.

 

“Yang penting adalah, masyarakat Indonesia harus belajar dari pengalaman India,” pungkasnya.

 

Pesan Presiden Prabowo tersebut menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan India tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi, perdagangan, dan politik, tetapi juga melalui saling berbagi pengalaman dalam memperkuat demokrasi, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta membangun pemerintahan yang stabil demi kemajuan kedua bangsa.(*)

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Sabtu, 12 September 2026 - 00:24 WIB

Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB