Pentingnya Keterlibatan Lembaga Pendidikan Tinggi Dalam Mendukung Agenda Pemberantasan Korupsi

- Editorial Team

Rabu, 9 Juli 2025 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pentingnya Keterlibatan Lembaga Pendidikan Tinggi Dalam Mendukung Agenda Pemberantasan Korupsi

Globalpewartasakti.com |Bandar Lampung(GPS).
Dalam upaya memperkuat komitmen nasional terhadap pemberantasan korupsi, Pemred RadarCyberNusantara.Id, Pinnur Selalau, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi dan memperkuat reformasi birokrasi.

Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara khusus melalui sambungan telepon kepada awak media, di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap agenda antikorupsi pemerintah, Rabu (09/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pinnur Selalau, korupsi adalah musuh utama bangsa yang selama ini menjadi penghambat utama kemajuan pembangunan nasional. Ia menyebut bahwa dampak korupsi bukan hanya pada kerugian negara secara materiil, tetapi juga pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan, serta makin lebarnya ketimpangan sosial dan ekonomi.

“Sebagai seorang Jurnalis dan Pemerhati Program Pemerintah, saya melihat bahwa akar persoalan bangsa ini sebagian besar bersumber dari praktik-praktik korupsi yang sistemik. Oleh sebab itu, saya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah konkret Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, reformasi birokrasi, serta transparansi dalam pengelolaan anggaran negara,” ujar Pinnur Selalau.

Baca juga:  Presiden Prabowo dan Presiden Trump Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Bersejarah Indonesia-AS

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keterlibatan lembaga pendidikan tinggi dalam mendukung agenda pemberantasan korupsi. Ia menyebutkan bahwa kampus harus menjadi tempat yang subur bagi tumbuhnya nilai-nilai integritas, etika publik, dan tanggung jawab sosial.

“Saya percaya bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai moral compass bagi bangsa. Di sinilah peran kita, baik sebagai pendidik maupun pelajar, untuk membudayakan semangat antikorupsi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Pinnur Selalau, menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa hanya menjadi beban pemerintah, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia mengajak masyarakat sipil, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan serta mendorong terciptanya sistem yang bersih dan akuntabel.

Presiden Prabowo Subianto sendiri sejak awal masa jabatannya telah menegaskan komitmennya dalam memerangi korupsi. Sejumlah kebijakan strategis pun telah diterapkan, mulai dari penguatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), digitalisasi pengelolaan keuangan negara, hingga penerapan sistem meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan. Menurut Pinnur Selalau, berbagai langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Baca juga:  Jelang HUT ke-80 Brimob, Eks Pasukan Brimob Nusantara Polres Pringsewu Gelar Anjangsana ke Sesepuh Brimob

“Sikap tegas Presiden Prabowo merupakan sinyal positif yang harus kita sambut dengan kerja nyata. Tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum; kita semua harus bergerak bersama,” tambahnya.

Pinnur Selalau, juga menekankan pentingnya pembangunan karakter antikorupsi sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter adalah pondasi penting dalam membangun generasi yang jujur dan berintegritas. Untuk itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menyusun kurikulum yang memasukkan nilai-nilai antikorupsi dan etika publik.

“Investasi terbaik dalam pemberantasan korupsi adalah pendidikan karakter. Kita harus mulai dari bangku sekolah dan kampus, mengajarkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta keberanian untuk berkata benar. Tanpa itu, upaya hukum saja tidak akan cukup,” jelasnya.

Dukungan Pinnur Selalau terhadap kebijakan antikorupsi Presiden Prabowo juga dilandasi oleh sejumlah indikator positif yang mulai terlihat dalam enam bulan pertama pemerintahan. Ia menyebutkan, antara lain, peningkatan skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK), transparansi dalam pengelolaan anggaran kementerian dan lembaga, serta penguatan sistem audit internal di berbagai instansi.

Baca juga:  Pemerintah Desa Kota Jawa Way Khilau Pesawaran Salurkan 9,6 Ton Beras Bantuan kepada 481 KPM. 

Namun demikian, ia tetap mengingatkan bahwa tantangan pemberantasan korupsi masih besar, terutama di daerah daerah yang pengawasannya masih lemah. Ia juga menyoroti praktik kolusi dan nepotisme yang masih kerap terjadi dalam proses perizinan dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

“Dukungan saya kepada Presiden Prabowo bukan berarti tanpa kritik. Justru dukungan itu saya berikan dalam semangat kolaboratif untuk mengawal pemerintahan ini agar tetap berada pada jalur reformasi. Kita butuh pengawasan, tapi juga semangat membangun,” tuturnya.

Pinnur Selalau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung agenda pemberantasan korupsi, bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa perubahan besar dimulai dari hal kecil dan dari individu-individu yang berani menolak budaya korupsi.

“Kita semua harus menjadi bagian dari perubahan. Jangan sampai bangsa ini terus-menerus terjebak dalam lingkaran korupsi yang menggerogoti masa depan generasi mendatang. Mari kita dukung upaya Presiden Prabowo dan terus kawal bersama agenda reformasi yang menyeluruh,” tutup Pinnur Selalau. (**)

Berita Terkait

LMPP Kabupaten Pesawaran Buka Bersama di Cafe Manohara, Kekompakan dan Soliditas Selalu Terjaga.
Urban Style Lampung Gelar Sahur On The Road, Bagikan Makanan kepada Warga dan Pengguna Jalan di Pringsewu.
Baju Lebaran Tak Terpakai di Hari Raya, Duka Abizar dan Luka Layanan Kesehatan di Kota Bandar Lampung
Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir Angkatan Laut Berikan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Pelatihan PBB kepada Pelajar di Maybrat
Bupati Lampung Barat Percantik Taman di Hamtebiu
Pemudik Alami Kendaraan Mogok di Pintu Keluar Pelabuhan Bakauheni, Polisi Sigap Beri Bantuan dari panggilan 110
Pemkab Tubaba Susun Proyeksi Kebutuhan PNS Lulusan IPDN Periode 2026-2030
Menpora Erick Optimistis Men’s Volleyball Champions League 2026 Dorong Perkembangan Sport Industry Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:00 WIB

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Rumah di Palas, Dua Ponsel dan Uang Tunai Sempat Digondol

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:14 WIB

KSOP Bakauheni Gelar Rakor Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Bahas Antisipasi Kepadatan Kendaraan Menuju Pelabuhan

Senin, 9 Maret 2026 - 13:07 WIB

Amankan Jalur Arus Mudik, Polisi Buru Pelaku dan Gerebek Rumah Pelaku Pencurian

Senin, 2 Maret 2026 - 13:31 WIB

Pelaku Pencurian Warung di Natar Ditangkap Polisi, Kerugian Capai Rp5,7 Juta

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor di Pantai Onar, Satu Rekan Masih DPO

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:47 WIB

Rahmawati Herdian Anggota DPR-RI dari Komisi IX, Lakukan Kunjungan Kerja ke SPPG Tanjungan Katibung 002

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:58 WIB

Banggakan Satuan, Prajurit Yonif 7 Marinir Raih Juara 3 Dalam Lomba Menembak Perbakin Lampung Selatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:20 WIB

Polres Lampung Selatan Ungkap 3 Kasus Narkotika, Sita 118,59 Kg Sabu dan Selamatkan 479.857 Jiwa

Berita Terbaru

Kab Lampung Barat

Bupati Lampung Barat Percantik Taman di Hamtebiu

Senin, 16 Mar 2026 - 12:08 WIB