Musrenbang Kelurahan : Walikota Metro Apresiasi Kepatuhan Pajak Margodadi yang Capai 96 Persen

- Editorial Team

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Metro (GPS) – Walikota Metro menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Margodadi Tahun 2026 digelar di Aula Margodadi, Rabu (07/01/2025).

Kegiatan yang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah tersebut mengusung tema “Penguatan Modal Manusia dan Modal Sosial sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi-Sosial Berkelanjutan”.

Musrenbang yang berlangsung di wilayah Kelurahan Margodadi tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, unsur perangkat daerah, aparat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan pembuka, Lurah Margodadi, Mhd Erwan Musaddad S Sos M Si, menyampaikan kondisi demografis wilayahnya berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Metro, dimana jumlah Kartu Keluarga di Kelurahan Margodadi mencapai 1.135 KK dengan jumlah penduduk sebanyak 3.327 jiwa.

Lurah Margodadi juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan kelurahan telah berpedoman pada Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pedoman Penataan Kelurahan dan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan serta Peraturan Wali Kota Metro Nomor 50 Tahun 2020.

“Berdasarkan regulasi tersebut, Kelurahan Margodadi telah melaksanakan pemilihan serentak Ketua RT dan RW untuk periode 2026–2030 pada Minggu, 14 Desember 2025,” ujar Lurah Margodadi dalam laporannya.

Selain itu, Kelurahan Margodadi secara aktif melaksanakan komunikasi dan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sinergi tiga pilar, yakni Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa bersama Ketua RT/RW, FKPM, Linmas, serta warga.

Baca juga:  Satresnarkoba Polres Metro Amankan Warga Tejo Agung

“Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah, Kelurahan Margodadi juga menjalankan program Jemput Bola Pajak Bumi dan Bangunan (Jebol PBB) dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, ” tuturnya.

Lurah Margodadi melaporkan bahwa pokok ketetapan PBB tahun 2025 yang sebesar Rp43.368.685 dengan jumlah SPPT sebanyak 1.291 lembar. “Hingga 31 Desember 2025, realisasi pembayaran PBB mencapai Rp35.459.390 atau sebesar 96 persen, capaian tersebut menjadikan Kelurahan Margodadi sebagai kelurahan dengan realisasi PBB tertinggi kedua se-Kota Metro,” ungkapnya.

Pada sektor pembangunan fisik, realisasi Dana Kelurahan Tahun 2025 telah digunakan untuk pembangunan cor block di Jalan Beringin V RT 025 RW 06 dan Jalan Pingled RT 005 RW 002.Selain itu, pembangunan gorong-gorong plat dilaksanakan di Jalan Suprapto RT 001 RW 001, serta pembangunan drainase di Jalan Jati IV RT 016 RW 004 dan Jalan Kenanga II RT 020 RW 005.

Pada tahun 2026, Kelurahan Margodadi merencanakan pembangunan drainase dan cor block di tujuh lokasi, antara lain Jalan Supratman, Jalan Nusantara, Jalan Kenanga, Jalan Jati, Jalan Mawar, dan Jalan Beringin.

Baca juga:  Sekda Metro apresiasi program SI-KELING, pada Musrenbang Kecamatan Metro Selatan

Sementara itu, Wali Kota Metro, Hi. Bambang Iman Santoso, S.Sos., M.Pd.I. dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang kelurahan tidak hanya merupakan bagian dari siklus perencanaan tahunan, tetapi juga menjadi forum silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Musrenbang kelurahan ini sangat penting karena menjadi ruang resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan. Apa yang dibahas di sini akan menjadi dasar perencanaan hingga tingkat kota dan penganggaran daerah,” ujar Bambang.

Bambang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Margodadi atas dukungan yang telah diberikan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik serta menekankan bahwa pembangunan yang berkualitas harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk mengawal usulan yang benar-benar prioritas dan menyentuh kebutuhan dasar warga, ” tegasnya.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa tema pembangunan Kota Metro Tahun 2027 selaras dengan RPJMD Kota Metro 2025–2029, yakni penguatan modal manusia dan modal sosial guna mendukung visi Metro sebagai kota cerdas berbasis jasa dan budaya yang religius.

Tema tersebut kemudian dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan daerah, mulai dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan profesionalitas aparatur, pemerataan infrastruktur dasar, hingga perluasan perlindungan sosial dan peningkatan kualitas keluarga.

Baca juga:  Beraksi di 23 TKP, Pelaku Curanmor di Bandar Lampung Ditangkap

Bambang juga menyampaikan bahwa kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tantangan akibat menurunnya dana transfer pusat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menuntut pemerintah daerah untuk lebih selektif, efisien, dan inovatif dalam merencanakan pembangunan dengan fokus pada program yang langsung dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kota Metro melalui Bambang, telah menetapkan sejumlah strategi, di antaranya penajaman prioritas pembangunan, optimalisasi PAD, efisiensi belanja, serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan pemanfaatan skema pembiayaan alternatif.

“Dalam kondisi fiskal yang terbatas, Musrenbang harus menjadi forum penyaringan usulan yang paling mendesak dan realistis, bukan sekadar mengusulkan sebanyak-banyaknya program, ” paparnya.

Menanggapi laporan Kelurahan Margodadi, Wali Kota Metro mengapresiasi capaian realisasi PBB yang mencapai 96 persen serta keberhasilan pembangunan fisik yang dinilai sangat baik.“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melanjutkan pembangunan yang lebih baik, khususnya di Kelurahan Margodadi dan wilayah Metro Selatan,” ujarnya.

Dia juga berharap terkait rencana pembangunan jalan provinsi di wilayah Pattimura yang saat ini masih dalam proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan lancar. “Sebagai kepala daerah, saya tetap berkewajiban memperjuangkan aspirasi masyarakat, meskipun kewenangan pembangunan berada di provinsi,” tegas Bambang.(*)

Berita Terkait

Tim Tekab 308 Presisi Polres Metro Amankan Pelaku Penganiayaan di Jalan Jenderal Sudirman
Polres Metro Lampung Siaga Bencana, Tanggap Tangani Pohon Tumbang di Metro Barat
Modus Minta Tolong Antar, Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Metro Barat
Wali Kota Metro Buka FKP RKPD 2027, Fokus Penguatan Modal Manusia dan Sosial
Pemkot Metro Geser Pendekatan Pembangunan dari Bantuan Langsung ke Penguatan Kemandirian Masyarakat
Wali Kota Metro, H. Bambang Serahkan SK bagi 1.913 PPPK Paruh Waktu, Tekankan Profesionalitas Kerja
Pemkot Metro Jalin Kerjasama dengan TVRI Lampung Guna Percepatan Informasi Pembangunan Daerah
Resmikan bioskop, Wali Kota Metro ajak masyarakat menonton film yang mengedukasi
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:17 WIB

Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Hambatan PSN Onshore LNG Abadi Masela

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:11 WIB

Soedeson Tandra Minta APH Bedah Kejanggalan Bukti Medis Kasus Kematian di Lombok

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:48 WIB

Pengelolaan Dana BOS 2025 di SMPN 18 Pesawaran Jadi Sorotan, Publik Minta Transparansi.

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:30 WIB

Dari Dana Pensiun Atlet Hingga Youth Camp, Menpora Erick Sosialisasi Program Jagoan Kemenpora Tahun 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:26 WIB

Edy Wuryanto Dorong THR Diberikan H-14 untuk Dongkrak Ekonomi

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:17 WIB

Sukacita Diaspora Sambut Presiden Prabowo di Amman

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:03 WIB

Di Bulan Ramadhan, DPD PWRI Lampung Soroti Kuantitas dan Kualitas MBG.

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:46 WIB

Wamenkeu Juda Sampaikan Update Pembiayaan APBN 2026

Berita Terbaru