Kementerian Kehutanan Angkat Tema Menjaga Keanekaragaman Sumber Daya Alam Hayati di Karnaval Kemerdekaan RI ke-80

- Editorial Team

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Kementerian Kehutanan bersama Kementerian Lingkungan Hidup berpartisipasi dalam Karnaval Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan menampilkan kendaraan hias bertema besar “Berjuang Atasi Tri Krisis Planet” dan subtema “Menjaga Keanekaragaman Sumber Daya Alam Hayati”.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar berada di atas Kendaraan hias tersebut bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono yang melaju dari Silang Monas hingga Simpang Semanggi, Jakarta, pada 17 Agustus 2025.

Kendaraan hias yang tampil di depan Presiden RI Prabowo Subianto di Silang Monas tersebut, membawa pesan kuat bahwa pengelolaan hutan secara berkelanjutan merupakan kunci untuk menjawab tantangan tiga krisis planet, yaitu: perubahan iklim, pencemaran, dan hilangnya keanekaragaman sumber daya alam hayati.

Di atas kendaraan hias ditampilkan suasana hutan dengan pepohonan rimbun yang melambangkan paru-paru dunia. Satwa-satwa kunci dan flora Indonesia juga ditampilkan, seperti gajah sumatera, harimau sumatera, badak jawa, orangutan kalimantan, burung cenderawasih, komodo, elang jawa, babi rusa, jalak bali, owa jawa, serta bunga bangkai, dan pohon kempas yang kerap dijadikan rumah bagi lebah madu hutan, menjadi simbol pelestarian flora dan fauna di Indonesia. Seluruh desain menggambarkan pentingnya menjaga ekosistem hutan demi kelestarian alam dan kesejahteraan bangsa.

Baca juga:  Legislator Pertanyakan Mendagri Terkait Pemunduran Jadwal Pelantikan Kepala Daerah

“Hutan bukan sekadar benteng menghadapi perubahan iklim, tetapi juga sumber pangan, penjamin air bersih, dan penyedia energi terbarukan. Karena itu, pengelolaan hutan yang lestari adalah fondasi bagi ketahanan nasional,” ujar Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam keterangannya di sela perayaan karnaval.

Pesan utama kendaraan hias ini adalah “Optimalisasi Pengelolaan Keanekaragaman Sumber Daya Alam Hayati untuk Mendukung Ketahanan Pangan, Air, dan Energi, serta Pelestarian Hutan demi Kesejahteraan Negeri”. Dengan dominasi warna hijau dan biru yang segar, kendaraan ini merepresentasikan alam khusus hutan yang sehat, dan berkelanjutan—sejalan dengan program prioritas pemerintah untuk menjaga hutan, mengembangkan keanekaragaman sumber daya alam hayati, serta mengelola sumber daya genetik demi keberlanjutan.

Baca juga:  Kejaksaan Siap Lakukan Pengawalan Program Makan Bergizi Gratis untuk Mendukung Pembangunan SDM Indonesia

Partisipasi Kementerian Kehutanan dalam karnaval ini juga menegaskan kembali komitmen pemerintah terhadap prinsip Hutan Lestari, Pembangunan Tidak Boleh Berhenti, Kesejahteraan Rakyat Itu Pasti.

Hutan yang terjaga bukan hanya rumah bagi flora dan fauna Nusantara, tetapi juga penopang utama kehidupan manusia. Dari sumber pangan yang berlimpah, pasokan air bersih yang menghidupi jutaan jiwa, hingga energi terbarukan yang ramah lingkungan—semuanya berpulang pada satu hal: kelestarian hutan.

Kementerian Kehutanan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen karnaval ini sebagai pengingat bahwa menjaga hutan adalah tanggung jawab bersama, demi masa depan Indonesia yang hijau, sejahtera, dan berkelanjutan.(*)

 

 

Sumber : Kementerian Kehutanan

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung
Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC
Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah
Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan
Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa
Fasum Griya Sukarame Dipatok, Legalitas Revisi Site Plan Pengembang Dipertanyakan
Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen
Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemadaman Karhutla di Lampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Anggaran Rehabilitasi Jalan BMBK Rp8,53 Miliar Disorot, LSM Penjara Indonesia Minta APH Telusuri Dugaan Tumpang Tindih dengan Kegiatan URC

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Bupati Lampung Barat Dampingi Reses Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Kotaku di Pajar Bulan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Pasokan Pertalite Lampung Naik 11,7 Persen, Solar Bertambah 23 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Santri Lampung Harus Naik Kelas: Kuasai Teknologi, Taklukkan Sains, Ciptakan Inovasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WIB

SMPN 1 KATIBUNG BORONG TROPI DI LOMBA DRUMBAND TINGKAT KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Dukung Program Kapolri, Polda Lampung Razia Tempat Hiburan Malam, 6 Pengunjung Positif Narkoba

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Serang Polisi Pakai Sajam Residivis Curat Di Lumpuhkan Polres Lampung Tengah

Senin, 26 Okt 2026 - 12:05 WIB

Nasional

Kurniasih Ingatkan TKA Jangan Jadi Beban Psikologis Siswa

Senin, 26 Okt 2026 - 11:30 WIB