Komisi XII Dukung Strategi Impor Migas sebagai Bagian dari Politik Dagang AS-Indonesia

- Editorial Team

Rabu, 16 April 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis yang diambil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait kebijakan impor migas. Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya adaptif untuk menghadapi tantangan global dan menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui pendekatan politik dagang yang cermat.

 

Dalam pernyataannya, Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa rencana peningkatan impor minyak mentah (crude oil) dan gas petroleum cair (LPG) dari Amerika Serikat merupakan bagian dari strategi perdagangan luar negeri Indonesia. Hal itu, menurutnya, dalam rangka menyikapi tren proteksionisme global dan kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan oleh sejumlah negara.

 

Bambang Patijaya menilai langkah ini sebagai strategi yang tepat untuk membuka ruang negosiasi dalam forum bilateral dengan AS, terutama terkait tarif perdagangan yang mempengaruhi ekspor produk Indonesia. Ia menegaskan bahwa peningkatan impor dari AS tidak serta-merta menambah total volume impor migas nasional, tetapi lebih merupakan redistribusi sumber pengadaan migas dari negara lain, seperti negara-negara di Timur Tengah.

 

“Langkah ini tidak hanya membantu dalam diversifikasi sumber energi, tetapi juga menjadi instrumen untuk menyeimbangkan neraca perdagangan bilateral kita dengan Amerika Serikat,” ujar Bambang dalam rilis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Rabu (16/4/2025).

Baca juga:  Mendag Menerima Audiensi Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji

 

Data Kementerian ESDM menunjukkan bahwa dari total konsumsi LPG nasional yang mencapai sekitar 8,17 juta ton per tahun, Indonesia masih mengimpor sekitar 85 persen kebutuhan tersebut. Negara pemasok utama antara lain Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Arab Saudi, dan Aljazair.

 

Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga menekankan pentingnya langkah ini agar tetap memperhatikan prinsip win–win solution, yang tidak hanya bagi AS sebagai mitra dagang, tetapi juga terhadap negara-negara lain yang selama ini menjadi mitra strategis dalam pengadaan energi nasional.

Baca juga:  Mensesneg Imbau Anggota Kabinet Rayakan Idul Fitri Secara Sederhana

 

“Kami mendukung langkah-langkah yang diambil oleh Menteri Bahlil dalam menjalankan kebijakan Presiden Prabowo menghadapi tantangan perdagangan internasional, dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegas Bambang.

 

Lebih lanjut, Bambang memastikan Komisi XII DPR RI akan terus mengawal dan memberikan masukan konstruktif terhadap kebijakan ini agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi bangsa dan negara.(*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Esti Wijayati Dorong Anggaran Pendidikan Dikembalikan Fokus pada Peningkatan Mutu SDM
Kurang dari 24 Jam, Dua Residivis Curanmor Dibekuk usai Gasak Motor Petani di Pringsewu
Mercy Barends: Komite Independen Penting Jaga Akuntabilitas Perampasan Aset
Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai Ringkus Pengedar Sabu, 10 Paket Siap Edar Diamankan
Presiden Prabowo: Bangsa Maju Lahir dari Elite yang Bersatu, Bukan yang Terpecah
GRIB Jaya Pringsewu Soroti Anggaran Dinas Kesehatan 2025–2026, Surat Permohonan Informasi Tak Kunjung Dijawab: “Efisiensi Dimananya?”
Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Esti Wijayati Dorong Anggaran Pendidikan Dikembalikan Fokus pada Peningkatan Mutu SDM

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kurang dari 24 Jam, Dua Residivis Curanmor Dibekuk usai Gasak Motor Petani di Pringsewu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Tekab 308 Presisi Polsek Terusan Nunyai Ringkus Pengedar Sabu, 10 Paket Siap Edar Diamankan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Presiden Prabowo: Bangsa Maju Lahir dari Elite yang Bersatu, Bukan yang Terpecah

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:34 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Soroti Anggaran Dinas Kesehatan 2025–2026, Surat Permohonan Informasi Tak Kunjung Dijawab: “Efisiensi Dimananya?”

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:51 WIB

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:51 WIB

FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar, Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar di Tulang Bawang.

Berita Terbaru