Menag Minta Dai Tidak Terlena Pujian dan Jangan Anti Kritik

- Editorial Team

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Menteri Agama Nasaruddin umar memberi pesan khusus kepada 1.000 Dai dan Daiyah yang dikirim ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan wilayah khusus, serta imam diaspora Indonesia di Jerman, Australia, dan Selandia Baru, untuk berdakwah selama Ramadan 1446 H. Menag minta para dai dan daiyah tidak terlena pujian dan jangan anti kritik.

Pesan ini ia sampaikan Menag saat memberi sambutan pada secara Ceremony Pembekalan dan Pelepasan Dai ke Wilayah 3T, Wilayah Khusus dan Imam Diaspora Indonesia di Luar Negeri Tahun 2025, Rabu (26/2/2025).

Pengiriman dai dan daiyah rutin digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, setiap Ramadan sejak 2022.

“Orang yang puas dengan pujian sudah selesai, tetapi mereka yang terus dikritik akan berkembang. Orang yang senang menerima kritik dan berterima kasih kepada yang mengkritiknya adalah orang besar. Tidurnya nyenyak, makannya enak, tidak ada dendam yang bermalam,” ujar Menag.

Ia juga menekankan agar para dai tidak menjadikan popularitas sebagai tujuan dalam berdakwah. “Jangan mencari popularitas di tempat tugas,” tambahnya.

Tiga pesan lainnya yang disampaikan Menag adalah menjaga wudu, mendoakan orang tua, dan memperbanyak ibadah sunnah. Menurutnya, setiap tetes air wudu mengalirkan dosa-dosa masa lampau. “Setiap tetes air wudu itu, bertengger sejumlah malaikat yang menghapus dosa-dosa,” katanya.

Baca juga:  Indonesia Ekspor Urea ke Australia, Presiden Prabowo Terima Apresiasi PM Albanese

Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan batin, tetesan air wudu lebih hitam daripada tinta. “Di mata orang awam, air itu bening. Namun, bagi mereka yang dekat dengan Allah, bekas air wudu tampak hitam seperti tinta. Semakin sering berwudu, semakin banyak dosa yang terkikis,” ungkapnya.

Menag juga mengingatkan para dai agar tidak melupakan orang tua dalam doa mereka. “Ananda semua, tolong doakan orang tua. Anda tidak akan menjadi seperti ini tanpa mereka. (Jangan sampai) Sibuk memimpin doa untuk orang lain, tetapi lupa mendoakan orang tua sendiri. Ziarahi makam ibu dan bapak. Cium, jangan hanya tangannya, tapi juga kakinya,” pesannya.

Baca juga:  Tarif Impor AS Naik 32 Persen, Bisa Jadi Peluang Diversifikasi Ekspor

Terakhir, ia menganjurkan para dai untuk membaca surah Al-Kahfi, Yasin, Ar-Rahman, dan Al-Mulk, serta menjalankan salat sunnah, termasuk salat tasbih di tengah malam.

“Kurangi tidur. Ramadan adalah bulannya Allah. Mudah-mudahan kita tidak hanya membersihkan orang lain, tetapi juga dibersihkan dari karat-karat dosa masa lampau yang pernah kita lakukan,” tandasnya.(*)

 

 

 

 

Sumber : Kemenag RI

Berita Terkait

Cucun Ahmad Syamsurijal: Kemenkeu dan BI Segera Konsolidasi Hadapi Pelemahan Rupiah
Komisi X Buka Ruang Libatkan BPS dalam Pembahasan RUU Statistik
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Berjalan dari Hulu ke Hilir
Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan
Rosan: Dewan Bisnis Indonesia – Prancis Mesin Penggerak Investasi dan Perdagangan Dua Arah
Di Istana Élysée, Presiden Prabowo Dorong Penguatan Kemitraan Indonesia–Prancis di Tengah Ketidakpastian Global dan Konflik Dunia
Eva Monalisa Sebut Pendampingan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
MAHKOTA KRIPIK Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Pererat Silaturahmi Keluarga dan Mitra.

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:48 WIB

Manager Heaven Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pelapor Benturkan Kepala Sendiri di Polsek

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:57 WIB

Polisi Bekuk Anggota Komplotan Curanmor Spesialis Hotel dan Kos di Bandar Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:58 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:58 WIB

Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:50 WIB

Aksi Bajing Loncat di Teluk Ambon Panjang, 1 Pelaku Ditangkap-3 Lainnya Diburu

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:54 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Kepada Masyarakat Bandar Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:03 WIB

Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Sambut Kunjungan Mahasiswa Dan Civitas Akademika Unhan RI

Berita Terbaru