Perkuat Pondasi Literasi, Guru PAUD Tubaba Dibekali Strategi “Deep Learning”

- Editorial Team

Senin, 11 Mei 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Tulang Bawang Barat (GPS) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Literasi dan Numerasi Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai III Sekretariat Pemkab setempat pada Senin (11/05/2026) ini, bertujuan untuk membedah miskonsepsi pendidikan usia dini serta memperkuat karakter generasi masa depan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Untung Budiono, S.Sos., M.H., serta jajaran organisasi wanita dan pendidikan se-Kabupaten Tubaba.

Bunda PAUD Tubaba, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Ketua I TP PKK Tubaba, Ny. Ana Nadirsyah, menyoroti tantangan berat dunia pendidikan di era digital. Ia mengungkapkan kekhawatiran terhadap fenomena schooling without learning, di mana proses sekolah berjalan namun tidak menghasilkan pemahaman yang bermakna bagi anak.

“Anak-anak generasi sekarang tumbuh dalam arus informasi yang sangat cepat. Mereka terbiasa scrolling dan multitasking, namun seringkali kehilangan fokus dan mengalami penurunan kemampuan bersosialisasi,” ujar Ny. Ana Nadirsyah.

Menyikapi hal tersebut, ia menekankan pentingnya pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam yang mencakup tiga elemen utama: Mindful (berkesadaran), Meaningful (bermakna), dan Joyful (menggembirakan).

Selain aspek kognitif, workshop ini menekankan pada penguatan 5 Pilar Karakter Tubaba sebagai identitas daerah yang harus ditanamkan sejak dini:
1. ​Cinta Tuhan dan Ciptaan-Nya: Membangun rasa syukur dan kasih sayang.
2. ​Disiplin: Membiasakan antre dan mengikuti aturan secara sadar dan menyenangkan.
3. ​Sopan Santun: Mengedepankan keteladanan dalam berkata baik dan menghormati sesama.
4. ​Kerja Sama: Menumbuhkan jiwa gotong royong dan kepedulian sosial.
5. ​Cinta Tanah Air & Lingkungan: Mengenalkan budaya lokal dan kepedulian terhadap kebersihan.

Baca juga:  Polsek Tumijajar Gelar Patroli Dialogis, Amankan Pelajar yang Bolos Sekolah

Lebih lanjut, narasumber dari BGTK, Nasib Wasito, S.E., M.Pd., membedah kekeliruan yang sering terjadi di lapangan, khususnya mengenai cara mengajarkan baca-tulis. Menurutnya, banyak guru dan orang tua yang terjebak pada metode hafalan abjad A-Z sejak awal.

“Membaca itu proses sistematis. Tahapannya dimulai dari membedakan bunyi, baru kemudian membunyikan lambang gambar, hingga akhirnya mengenal huruf. Jangan paksa anak menghafal tanpa mereka paham bunyinya,” jelas Nasib. Ia juga mengingatkan pentingnya melatih kemampuan sensori motorik anak melalui bermain sebelum masuk ke ranah akademik yang lebih berat.

Baca juga:  Wamenkes Ajak IDI Perkuat Kemitraan dan Pemerataan Dokter di Seluruh Indonesia

Kegiatan ini juga menggarisbawahi pentingnya parenting skill. Pendidikan anak usia dini tidak dapat sukses jika sekolah dan keluarga berjalan sendiri-sendiri. “Orang tua adalah sekolah pertama bagi anak, sedangkan guru adalah mitra utama. Keselarasan keduanya adalah kunci generasi emas Tubaba,” pungkas Ny. Ana Nadirsyah menutup sambutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Desliana Iwan Mursalin, Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak Ibu Bekti Prastyani, serta para pengurus IGTK-PGRI, Himpaudi, IGRA, IGABA, dan Korwasda se-Kabupaten Tubaba.(*)

Berita Terkait

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto
PEMKAB TUBABA DAN KEJAKSAAN PERKUAT SINERGI, PEMULIHAN KEUANGAN DAERAH CAPAI Rp8,62 MILIAR
Satu Komplotan Curanmor di Bandar Lampung Dibekuk, Polisi Buru 3 Rekan Pelaku
YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu
Personel Polres Tulang Bawang Barat Raih Perunggu dan Juara III kategori beregu mix Polri di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026
Gotong Royong Penambalan Jalan, Wujud Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Swasta di Tubaba
Pemkab Tubaba lepas 147 Calon Jamaah Haji
Sat Reskrim Polres Tubaba Amankan Seorang Ayah Lakukan Kekerasan Terhadap Anak Kandung

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:48 WIB

Pringsewu Gelar Seminar Nasional Keayahan, Dorong Peran Ayah dalam Penguatan Ketahanan Keluarga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Pringsewu Launching Gerakan Pilah Sampah dari Rumah dan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:39 WIB

Bupati Pringsewu Dampingi Staf Khusus Menteri Koperasi RI Tinjau Sentra MOCAF, Perkuat Pangan Lokal dan Kesejahteraan Petani

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:41 WIB

Polisi Intai Jalur Narkoba di Pringsewu, Dua Pria Pembawa Sabu 51 Gram Tertangkap

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:34 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Sosialisasi Pembangunan SPAM IKK Way Sepagasan yang Digelar Balai Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Curi Motor dan Uang Tunai Milik Tetangga, Pelaku Berhasil Ditangkap Polsek Gunung Sugih

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:32 WIB

Rayakan Idul Adha 1447 H, FIFGROUP Cabang Pringsewu Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat.

Berita Terbaru

Kab Way Kanan

Polsek Umpu Semenguk Bekuk Pelaku Curi Sepeda Motor di Halaman Masjid

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:41 WIB

Kab Tulang Bawang Barat

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:38 WIB