Wamenkeu Suahasil Nazara Paparkan Lima Agenda Strategis untuk Keluar dari Middle Income Trap di Tengah Ketidakpastian Global

- Editorial Team

Rabu, 8 April 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) –  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menegaskan bahwa Indonesia perlu menjalankan strategi pembangunan yang konsisten dan terarah untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap), terutama di tengah kondisi global yang semakin tidak menentu. Hal tersebut disampaikan Wamenkeu Suahasil dalam closing remarks pada acara “TREND: Tutur Economic Dialogue 2026”, Selasa (7/4).

Dalam paparannya, Wamenkeu Suahasil menggarisbawahi bahwa tantangan global saat ini, termasuk tekanan harga komoditas dan dinamika ekonomi dunia, menuntut respons kebijakan yang adaptif namun tetap berpijak pada fondasi yang kuat. Wamenkeu menyampaikan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang relatif solid. Pertumbuhan ekonomi tercatat di atas 5 persen dengan inflasi yang terkendali di kisaran 3 persen, serta didukung oleh surplus neraca perdagangan yang berkelanjutan.

Baca juga:  Tinjau Lokasi Banjir di Bekasi, Wapres Pastikan Respons Cepat dan Bantuan Tepat Sasaran

“Itu banyak negara lain iri bisa punya pertumbuhan di atas 5 persen, bisa punya inflasi di kaliber 3 persen. Lalu kemudian surplus dagang kita sudah 70 bulan berturut-turut, 5 tahun lebih surplus dagang, cadangan devisa kita memadai, manufaktur kita masih ekspansif,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Wamenkeu Suahasil menekankan pentingnya menjaga momentum melalui lima agenda besar pembangunan sebagai kunci untuk keluar dari middle income trap. Pertama, peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Kedua, pembangunan infrastruktur untuk memperluas akses layanan dasar serta memperkuat ketahanan pangan dan energi. Ketiga, reformasi kelembagaan guna menciptakan birokrasi yang efektif, kredibel, dan mampu menghasilkan regulasi yang berdampak nyata bagi perekonomian. Keempat, penguatan kebijakan ekonomi makro yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global. Kelima, menjaga stabilitas politik dan keamanan sebagai prasyarat utama keberhasilan pembangunan.

Baca juga:  Menpora Dito Sambut Baik Kolaborasi dengan TMII untuk Kembangkan Kegiatan Kepemudaan dan Keolahragaan

“Konsisten aja pada lima ini, kalau buat saya. Nah, tentu konsistensi ini kita terjemahkan di setiap periode pemerintahan, dan oleh setiap periode pemerintahan diterjemahkan dalam APBN dari tahun ke tahun,” tegas Wamenkeu Suahasil.

Baca juga:  Di Balik Umroh Gratis dengan Anggaran Besar, Lingkaran Kekuasaan dan Jejak yang Tak Terbuka.

Di akhir sambutannya, Wamenkeu Suahasil menegaskan pentingnya kredibilitas sebagai kunci dalam menjalankan seluruh kebijakan tersebut.

“Kredibilitas menjadi sangat penting. APBN yang kredibel, Danantara yang kredibel, dan tentu kebijakan moneter yang kredibel, yang dipercaya oleh masyarakat, dipercaya oleh dunia usaha. Ini menjadi modal yang sangat penting, ini menjadi imperatif dari semua yang mengelola kebijakan fiskal, moneter, maupun kebijakan investasi Republik Indonesia,” pungkasnya.

Dengan strategi yang konsisten, koordinasi kebijakan yang kuat, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, pemerintah optimistis Indonesia mampu keluar dari middle income trap dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(*)

 

 

Sumber : Kemenkeu RI

Berita Terkait

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
Puteri Komarudin Dorong Percepatan Penyusunan Rencana Induk Pelindungan Pantura

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 08:24 WIB

SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail

Rabu, 9 September 2026 - 06:50 WIB

Peduli Dampak Debu Vulkanik, SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan Bagikan Masker dan Makanan kepada Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Peduli Warga Tertimpa Musibah, Bantuan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli Disalurkan kepada Korban Rumah Roboh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Ketua DPC PWRI Lampung Selatan Sampaikan Dirgahayu ke 81 : Pers Memiliki Tanggung Jawab Moral untuk Ikut Menjaga Persatuan Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan Bersama HIPMI dan SPPG Kunjungi UMKM Petani Sayuran di Way Kalam

Berita Terbaru