Mahasiswa Indonesia di India Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto

- Editorial Team

Jumat, 24 Januari 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di New Delhi, India, pada Kamis malam, 23 Januari 2025, disambut antusias oleh para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di berbagai universitas di kota tersebut. Mereka bahkan menyempatkan waktu untuk bertemu langsung di hotel tempat Presiden Prabowo bermalam selama kunjungan kerjanya.

 

Sonia, mahasiswa Indonesia di Delhi University, mengungkapkan rasa bahagianya saat bertemu langsung dengan Presiden. “Kita sangat excited menunggu Pak Prabowo untuk datang ke sini, dan kita tidak menyangka Pak Prabowo sangat ramah mendatangi kita satu per satu,” ujar Sonia sambil tersenyum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain itu, Sonia berharap Presiden Prabowo memberikan ruang dialog bagi mahasiswa Indonesia di India. Menurut Sonia, para mahasiswa memiliki berbagai aspirasi yang ingin disampaikan kepada Kepala Negara.

Baca juga:  Legislator Sebut Kelas Menengah Juga Perlu Diperhatikan dalam Stimulus Ekonomi

 

“Mungkin kita dikasih ruang untuk berbicara dan diskusi kepada Pak Prabowo. Mungkin mau menginformasikan ke Pak Prabowo bahwa banyak mahasiswa di India. Dan juga mungkin beberapa teman-teman akan memberikan ide-ide mereka kepada Pak Prabowo,” tambahnya.

 

Tiga mahasiswa asal Bali, Esti, Erna, dan Ayu, juga turut menyampaikan kesannya setelah bertemu Presiden. Esti, yang tengah menempuh program managerial training di New Delhi, mengaku sudah menunggu momen ini sejak lama.

 

“Kita bertiga sangat menunggu kedatangannya Pak Presiden. Sebenarnya itu sudah dari jauh hari kita mau ketemu beliau,” kata Esti.

Baca juga:  DPR Soroti APBN 2025, Kaji Arah Kebijakan Fiskal 2026 Menuju Ketahanan Nasional

 

Erna dan Ayu, yang tengah menempuh pendidikan bahasa Sansekerta di New Delhi, berharap kunjungan Presiden Prabowo dapat mempererat hubungan Indonesia dan India. Mereka juga berharap Indonesia dapat memiliki universitas yang memiliki jurusan bahasa Sansekerta.

 

“Mungkin nanti bisa disampaikan ke Bapak Presiden agar dibantu untuk membangun universitas Sansekerta. Karena bahasa Sansekerta itu justru Indonesia yang mempunyai bahasa tersebut,” ungkap Erna.

 

Sementara itu, Rajendra, Marvell, Sherry, serta Faisal turut merasa bangga dapat bertemu langsung dengan Presiden. Mereka juga berharap kunjungan Presiden Prabowo ke India memberikan dampak positif bagi hubungan kedua negara.

Baca juga:  Pastikan Pembangunan Sesuai Target, Menpora Dito dan Menko AHY Tinjau Cibubur Youth Elite Sport Center

 

“Sangat senang. Ketika kita ketemu langsung, auranya luar biasa, lebih berwibawa. Jadi sangat senang ketika melihat langsung, mendengar suaranya langsung, sangat luar biasa,” tutur Faishal.

 

“Kami pasti berharap agar semua rangkaian acara yang sudah bersiapkan dari jauh-jauh hari bisa berjalan dengan lancar. Kami juga berharap Bapak Presiden bisa merasa nyaman selama di New Delhi ini,” tambah Sherry.

 

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India tidak hanya mempererat hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga menjadi momen berharga bagi mahasiswa Indonesia untuk bertemu langsung dengan pemimpin yang mereka kagumi.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik
Amin AK: Anjloknya IHSG Jadi Ujian Kepercayaan Pasar Modal Nasional
Panggil Menteri ATR, Presiden Prabowo: Perkuat Kebijakan Tata Ruang untuk Lindungi Sawah Nasional
Hasil Rapat KSSK, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal, Moneter, Sektor Keuangan Terjaga Sepanjang 2025
Adang Soroti Kesejahteraan Aparatur Kepaniteraan Pengadilan dan Optimalisasi Komisi Yudisial
Kumpulkan Menteri di Hambalang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris
Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 
Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:34 WIB

Menkeu Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:29 WIB

Amin AK: Anjloknya IHSG Jadi Ujian Kepercayaan Pasar Modal Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:13 WIB

Hasil Rapat KSSK, Menkeu Purbaya: Kondisi Fiskal, Moneter, Sektor Keuangan Terjaga Sepanjang 2025

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:06 WIB

Adang Soroti Kesejahteraan Aparatur Kepaniteraan Pengadilan dan Optimalisasi Komisi Yudisial

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:58 WIB

Kumpulkan Menteri di Hambalang, Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:00 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Komitmen Penguatan Keadilan Usaha dan Penanganan Hambatan Importasi

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Berita Terbaru