Tingkatkan Kapasitas Kepalo Tiyuh, Pemkab Tubaba Dukung Pola “Latih Dulu, Baru Dilantik”

- Editorial Team

Senin, 27 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Tulang Bawang Barat (GPS) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) tengah menyiapkan langkah revolusioner dalam meningkatkan integritas dan disiplin aparatur desa. Bekerja sama dengan Balai Pemerintahan Desa (Pemdes) Lampung, Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya, S.P., berencana mengubah fundamental pola kepemimpinan di tingkat Tiyuh (desa).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam audiensi strategis yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati pada Senin (27/04/2026), muncul gagasan segar untuk menerapkan skema pelatihan pra-jabatan yang ketat bagi para calon kepala Tiyuh terpilih pasca Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati).

 

 

 

Kepala Balai Pemdes Lampung, Satria Gunawan, S.E., M.M., menekankan bahwa efektivitas kepemimpinan sangat bergantung pada kedisiplinan sejak dini. Ia mengusulkan agar pola lama diubah secara total.

Baca juga:  Presiden Prabowo Bertolak ke Washington DC Bertemu Presiden Trump

 

 

 

“Saran saya tegas: latih dulu, baru dilantik. Pengalaman menunjukkan, jika pelatihan dilakukan setelah mereka menjabat, tingkat kedisiplinannya cenderung menurun karena merasa sudah di posisi aman. Namun, jika pelatihan menjadi syarat sebelum pelantikan, mereka akan jauh lebih serius,” ujar Satria.

 

 

 

Rencana pelatihan ini tidak hanya sekadar materi di dalam kelas, melainkan akan mengadopsi:

 

• Meningkatkan Kedisiplinan: Menggandeng instruktur dari Yonif 9 Marinir Piabung untuk menanamkan jiwa kedisiplinan, bela negara dan wawasan kebangsaan.

 

• Literasi Hukum & Keuangan: Melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Direktorat Jenderal Pajak untuk membekali calon pemimpin desa terkait tata kelola administrasi yang bersih guna meminimalisir risiko korupsi.

 

 

 

Bupati Novriwan Jaya menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, aparatur desa adalah ujung tombak pelayanan publik, sehingga kematangan mental dan pemahaman regulasi menjadi harga mati.

Baca juga:  Waka DPR Cucun Ahmad Syamsurijal Pastikan Penyaluran Bantuan Bencana Sumatera, Desak Akses Jalan Dibuka

 

 

 

Peningkatan kapasitas ini juga disiapkan agar pemerintah desa mampu mengelola program strategis nasional, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih. Bupati Novriwan menegaskan bahwa kepala Tiyuh harus mampu memetakan potensi wilayahnya agar program tersebut menjadi motor penggerak ekonomi warga.

 

 

 

“Di Tubaba, kita tidak ingin bergantung pada daging sapi impor. Kita siapkan 30 persen menu MBG berbasis daging kambing dari peternak lokal. Di sinilah peran aparatur Tiyuh sangat penting untuk memastikan rantai pasok dari desa ke program MBG berjalan lancar,” jelas Bupati.

 

 

 

Dengan SDM aparatur yang mumpuni, program MBG diharapkan tidak hanya menyehatkan siswa, tetapi juga memastikan perputaran uang tetap berada di tingkat Tiyuh.

Baca juga:  Firsada Pamit dengan 17 Prestasi Gemilang Menuju Masa Depan Kabupaten Tubaba

 

 

 

Selain fokus pada SDM, pertemuan tersebut juga mempertegas posisi hukum tujuh Tiyuh di Tubaba yang sempat menjadi sengketa batas dengan Lampung Utara. Satria Gunawan memastikan kode desa tersebut sah secara administrasi negara.

 

 

 

Menanggapi kepastian hukum tersebut, Bupati Novriwan langsung menginstruksikan percepatan proses definitif kepala Tiyuh di wilayah terkait. “Kepastian administrasi sangat krusial agar Dana Desa bisa segera tersalurkan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat,” pungkasnya.

 

 

 

Hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat eselon II, termasuk Asisten I, Kepala Dinas PMT, serta Kepala Dinas Kominfo Tubaba.(*)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Sambut kunker Pangdam XXI/Radin Inten ke KDMP Pulung Kencana
Bupati Tubaba Terima Audiensi Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM
Verifikasi Faktual PKPD 2026, Sekda Tubaba Dampingi Tim Penilai Tinjau BUMTI dan Pengrajin Tikew
Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Tubaba Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan
Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:41 WIB

Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:39 WIB

Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Buka Rakor 6 SPM Klaster II di Kecamatan Kedondong

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:45 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Pimpin Sertijab Empat Jabatan Strategis, Tekankan Regenerasi dan Pembinaan Prajurit.

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:37 WIB

Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering. 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

HUT ke-19 Kabupaten Pesawaran Momentum Memperkuat Kolaborasi Menuju Pesawaran CAKEP

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:52 WIB

Manjau Jama Warga di Tegineneng, Pemkab Pesawaran Hadirkan Pasar Murah dan Beragam Layanan Terpadu

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

Semarak HUT Ke-19 Pesawaran, Pemkab Gelar Apel Pembukaan dan Beragam Lomba Tradisional

Senin, 13 Juli 2026 - 02:06 WIB

Mediasi Dugaan Penipuan di Polsek Gedong Tataan Belum Capai Kesepakatan, Pelapor Serahkan Proses kepada Penyidik.

Berita Terbaru