Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

- Editorial Team

Kamis, 2 April 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) –  Kehadiran negara melalui BUMN dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang menjadi fokus Komisi XI DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah direksi BUMN pada Kamis (2/4/2026) di Senayan, Jakarta. Rapat ini digelar untuk memastikan kebijakan subsidi non-energi benar-benar dirasakan masyarakat

Rapat dengan agenda pembahasan realisasi Public Service Obligation (PSO) bidang non-energi tersebut dihadiri sejumlah BUMN yang mengemban tugas pelayanan publik, antara lain PT Pupuk Indonesia (Persero), PT KAI (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Perum DAMRI, dan Perum BULOG.

Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun menggambarkan bahwa BUMN-BUMN ini memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat hingga wilayah terluar. Ia mencontohkan layanan transportasi DAMRI, ASDP, dan Pelni yang menjangkau daerah perbatasan, serta peran PT Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kami ingin memastikan kepada masyarakat Indonesia melalui rapat dengar pendapat ini bahwa BUMN-BUMN ini dalam menjalankan programnya negara seperti subsidi ini sudah berjalan seperti apa? Sehingga masyarakat bisa diyakinkan kebijakan-kebijakan negara ini yang terkait mempertahankan harga dan sebagainya itu bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya dari meja pimpinan.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini juga mengingatkan agar kebijakan stabilisasi harga tidak berhenti pada angka semata, melainkan harus dipastikan barang tersedia di masyarakat. Ia menegaskan bahwa jangan sampai ada situasi di mana harga terkendali tetapi barang sulit didapat. Oleh karena itu, pengawasan terhadap distribusi dan stok menjadi hal krusial dalam pelaksanaan PSO non-energi.

“Jangan sampai kemudian tersiar, oh memang harga enggak naik tapi barangnya enggak ada. Nah inilah yang perlu sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Prioritaskan Program Nasional Saat Kunker di Kalimantan Timur

Sebagai contoh, Misbakhun menyoroti kinerja Perum BULOG dalam menjaga ketersediaan pangan. Ia menyebut, capaian stok pangan saat ini menjadi indikator penting menuju kedaulatan pangan nasional. DPR ingin memastikan data stok, penguasaan pasar, serta distribusi benar-benar terkelola dengan baik.

“Contoh Bulog ini mencapai persediaan pangan tertinggi dalam sejarah tanpa impor. Artinya Pak, kita sudah mulai membicarakan kedaulatan pangan. Dan berapa persen stok itu dimiliki oleh bulog? berapa market share-nya dan sebagainya,” tuturnya

Dalam rapat tersebut, Direktur Utama Perum BULOG menjelaskan bahwa stok beras di gudang BULOG saat ini mencapai 4.387.469 ton, tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, berdasarkan Surat Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026, BULOG mendapat penugasan penyaluran beras SPHP tahun 2026 sebesar 828.000 ton dengan harga eceran tertinggi Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram sesuai zona.

Baca juga:  Presiden Prabowo Terima Wakil Ketua DPR, Bahas Kesejahteraan Publik hingga Layanan Haji

BULOG juga menjalankan program bantuan pangan, dengan realisasi penyaluran pada Februari–Maret mencapai 644.888 ton beras dan 137.977.632 liter untuk lebih dari 33 juta penerima manfaat.

Dari sisi pupuk, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan bahwa kondisi pasokan nasional berada dalam posisi kuat di tengah dinamika global. Kapasitas produksi pupuk mencapai 14,6 juta ton dan mampu memenuhi kebutuhan domestik, baik subsidi maupun non-subsidi. Ia menegaskan bahwa Indonesia bahkan berperan sebagai penyangga stabilitas ekosistem pangan dunia, dengan pasokan urea yang diproduksi di dalam negeri.

“Tadi sudah disampaikan gejolak dunia tidak memberikan dampak yang begitu signifikan terhadap ketersediaan pupuk di Indonesia dan dipastikan mengenai HET penurunan 20% itu tetap berjalan,” ujar Misbakhun menanggapi paparan Rahmad.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.
Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Perkuat Budi Daya Modern dan Ketahanan Pangan Nasional
Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.
Subardi: BUMN Harus Ambil Peran Besar Demi Buka Akses Wisata Jogja
Rakernas KONI 2026 Resmi Dibuka, Wamenpora Taufik Tegaskan Sinergitas Demi Prestasi Olahraga Indonesia
Presiden Prabowo Terbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA, Tegaskan Kekayaan Alam Harus untuk Kemakmuran Rakyat
Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.
Darmadi Durianto Minta UMKM dan Industri Nasional Dilindungi dalam ICA-CEPA

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:58 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:10 WIB

Diduga Masuk Daftar Blacklist, Pria di Tempat Hiburan Malam Bandar Lampung Kembali Bikin Ricuh dan Pukul Security

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:19 WIB

Curat di Kalipapan, Polisi Bekuk Diduga Dua Pelaku dan Satu ABH Curi Motor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:17 WIB

YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:50 WIB

Aksi Bajing Loncat di Teluk Ambon Panjang, 1 Pelaku Ditangkap-3 Lainnya Diburu

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:37 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan bagi Warga Sumber Agung dan Bandung Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

Personel Polres Tulang Bawang Barat Raih Perunggu dan Juara III kategori beregu mix Polri di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:54 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Kepada Masyarakat Bandar Lampung

Berita Terbaru

Kab Tulang Bawang Barat

YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:17 WIB