Pemerintah Pulangkan 554 WNI Korban TPPO di Myanmar

- Editorial Team

Rabu, 19 Maret 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Pemerintah berhasil memulangkan 554 warga negara Indonesia (WNI) korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) penipuan daring (online scamming) dari Myawaddy, Myanmar. Kepulangan ratusan WNI ini berlangsung dalam dua tahap, yaitu sebanyak 400 orang pada tahap pertama, Selasa (18/03/2025)  dan 154 orang pada tahap kedua, Rabu (19/03/2025). Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Budi Gunawan mengatakan, pemulangan ini adalah wujud dari kehadiran negara dalam melindungi warganya.

“Sebagaimana perintah dan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Presiden menaruh perhatian yang sangat serius terhadap pelindungan dan keselamatan warga negara Indonesia yang bekerja khususnya di luar negeri,” kata Budi Gunawan dalam keterangan pers di Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (18/03/2025).

Menko Polkam mengatakan, selama menjadi korban TPPO, para WNI ini dipekerjakan di markas sindikat online scamming dan mengalami tekanan, kekerasan fisik, serta ancaman untuk diambil organ tubuhnya ketika tidak mencapai target yang ditetapkan oleh bandar. Selain itu, paspor mereka juga ditahan serta tidak diperkenankan untuk berkomunikasi dengan pihak luar termasuk keluarga.

“Petunjuk-petunjuk yang ada ini sangat kuat (menunjukkan) bahwa adanya penyanderaan dalam jaringan mafia online scamming dalam skala yang besar atau masif,” ujarnya.

Sebelum dipulangkan, lanjut Budi, pemerintah akan memastikan pemulihan para WNI korban TPPO ini. Mereka terlebih dahulu akan ditempatkan di penampungan sementara di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

“Para korban ini juga nanti akan mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah, layanan kesehatan dari pemerintah, serta pendampingan psikososial juga dari pemerintah guna memastikan mereka dapat pulih secara fisik dan mental sebelum dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa proses pemulangan para WNI ini tidak mudah karena dilakukan dari daerah konflik serta melintasi perbatasan negara antara Myanmar dan Thailand. Karena banyaknya jumlah WNI yang akan dipulangkan, rencana kepulangan yang semula dijadwalkan dari Mae Sot, Thailand harus dipindahkan ke Bandara Don Mueang, Bangkok.

Baca juga:  Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, Meminta Polri Menguatkan Pengawasan Internal di Tubuh Korps Bhayangkara

“Koordinasi yang juga dilakukan tidak mudah, butuh waktu yang cukup lama untuk bisa sampai dan melakukan upaya evakuasi dari warga negara Indonesia yang ada di Myanmar tersebut,” ujar Menlu.

Menlu pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam operasi terpadu pemulangan WNI yang terdiri dari 449 laki-laki dan 105 perempuan ini, mulai dari kementerian dan lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga pemerintah Thailand dan Myanmar.

“Terima kasih kepada pemerintah Thailand dan beberapa unsur dari pemerintah Myanmar yang membantu pelaksanaan proses pemulangan saudara-saudara kita ini,” kata Menlu.

Lebih lanjut, Sugiono mengimbau para WNI yang memiliki keinginan bekerja di luar negeri untuk menggunakan jalur resmi serta lebih hati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming yang tidak jelas.

“Ada saluran-saluran di mana jika saudara-saudara atau keluarga kita ingin bekerja di luar negeri yang bisa dilewati, sehingga ada jaminan terhadap keselamatan dan pelindungan mereka,” tandasnya.

Baca juga:  Terima Audiensi PP Muslimat NU, Presiden Prabowo Apresiasi Program Muslimat NU

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kepulangan para WNI korban TPPO ini hingga ke keluarganya.

“Kami ingin memastikan bahwa semua yang pulang hari ini itu akan kita tangani, kita kawal hingga sampai ke rumah,” ujar Menteri P2MI.

Menteri Karding mengatakan, ratusan WNI ini akan didata dan dilakukan berbagai pemeriksaan, mulai psikis hingga mental. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan reintegrasi sosial dari Kementerian P2MI agar siap kembali ke masyarakat.

“Termasuk untuk pendampingan hukum akan kita siapkan,” tandas Menteri P2MI.

Turut hadir menyambut kepulangan para WNI di Bandara Soekarno-Hatta antara lain Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imapas) Agus Andrianto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, serta Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto.(*)

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

 

Berita Terkait

Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa
Wamenkeu Juda: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi ‘Angin dan Layar’ bagi Kapal Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu dan Ekonomi Sirkular Nasional
Meitri Citra Wardani Ingatkan PLN IP Jangan Abaikan Regulasi dan Tanggung Jawab Lingkungan
Pariwisata Butuh Dukungan Lintas Sektor, Rycko Menoza Dorong Sinergi Kementerian untuk Lampung
Tim Penyidik Tetapkan 3 Orang Tersangka Perkara Korupsi Penyimpangan Kelola Pertambangan PT AKT di Kalteng
Elpisina Tekankan Pentingnya BLK, Siapkan SDM Lokal Masuk Industri Tambang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:49 WIB

Sasar Rumah dan Ruko Kosong, Pencuri Spesialis Kabel Tembaga di Bandar Lampung Ditangkap

Jumat, 24 April 2026 - 12:33 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Lepas 1.159 Jemaah Calon Haji Tahun 2026

Rabu, 22 April 2026 - 04:32 WIB

POKDARKAMTIBMAS Lampung dan Polda Lampung Perkuat Sinergi, Dorong Ronda Kampung untuk Jaga Keamanan.

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WIB

Seminar Bersama Wakil Menteri Kesehatan RI dalam Rangka Penanggulangan TBC di Bandar Lampung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Usai Setubuhi Remaja 15 Tahun

Jumat, 17 April 2026 - 12:34 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan TBC, Perkuat Program TOS TB di Pemerintahan Kota Bandar Lampung

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Gadai Mobil Kantor, Karyawan dan Istri Siri di Lampung Ditangkap Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 12:02 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kunjungan Wamenkes Dan Wamendagri RI Di Puskesmas Wayhalim, Tinjau Program Penanggulangan TBC

Berita Terbaru

Kab Pringsewu

Truk Kredit Digelapkan, Dua Pria Dibekuk Polisi Pringsewu

Selasa, 28 Apr 2026 - 12:08 WIB