Danang Wicaksana Usul Penempatan Personel Keamanan di Bandara Perintis Daerah 3T

- Editorial Team

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya meminta pemerintah meningkatkan keamanan bandara perintis, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Permintaan ini disampaikan menyusul insiden penembakan terhadap dua pilot maskapai PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Air) oleh kelompok bersenjata di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan beberapa hari lalu.

 

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini, menegaskan bahwa konektivitas udara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat di wilayah terluar. Menurutnya, keselamatan pilot dan kru penerbangan adalah harga mati yang harus dijamin negara.

 

“Kami meminta pemerintah menjamin keamanan bandara perintis agar distribusi logistik dan pergerakan manusia di daerah 3T tidak terhenti akibat teror,” ujar Danang Wicaksana dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

 

Ia juga mendorong adanya respon cepat untuk pemulihan situasi keamanan pasca-insiden. Anggota DPR RI Dapil Jateng III ini, mengingatkan ancaman keamanan yang berlarut-larut berpotensi membuat maskapai takut beroperasi. Dampaknya, masyarakat di daerah pedalaman bisa semakin terisolasi, sementara harga kebutuhan pokok melonjak akibat terganggunya pasokan.

Baca juga:  Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Bahas Evaluasi Semester Pertama Pemerintahan

 

“Karena itu, kami meminta penempatan personel keamanan yang memadai di objek vital transportasi udara perintis. Kami berkomitmen memperjuangkan perlindungan bagi para pahlawan transportasi yang bertaruh nyawa demi merajut konektivitas Nusantara,” tutup Danang.

 

Kabar terbaru, PT Smart Cakrawala Aviation telah menghentikan sementara penerbangan ke wilayah rawan di Papua usai insiden penembakan pesawat PK-SNR tersebut yang menewaskan dua pilotnya.

Baca juga:  Polisi Tangkap DPO Kasus Penadahan Kambing Curian di Lampung Selatan

 

Direktur Utama PT Smart Cakrawala Aviation, Pongky Majaya, menilai kejadian tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Ia kemudian mengatakan, demi keamanan, perusahaan menghentikan sementara penerbangan ke bandara yang pengamanannya dinilai belum memadai.

 

“Demi keamanan dan juga sesuai dengan imbauan dari aparat, kami sementara ini menghentikan seluruh penerbangan ke daerah yang saat ini penjagaan bandara-bandaranya belum memadai. Kami hentikan dulu sementara,” ujar Pongky.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi dan Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Gelar Pertemuan di Hambalang, Presiden Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Tawuran Berdarah di Bandar Lampung, Polisi Tetapkan 2 Remaja Jadi Tersangka
Soroti Anggaran Kemenhub, Komisi V Tekankan Tepat Guna dan Sesuai Kebutuhan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:57 WIB

Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WIB

Ops Sikat Krakatau, Polresta Bandar Lampung Ungkap 33 Kasus dan Tangkap 34 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras Tahap II di Bumiarum

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Polda Lampung Bongkar Home Industry Pil Ekstasi di Natar, Lima Orang Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Bobol Warung Warga Lewat Atap, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lamteng dan Polsek Seputih Banyak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:48 WIB