Danrem 043/Gatam Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pekon Yogyakarta.
Globalpewartasakti.com | Pringsewu(GPS). Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigadir Jenderal TNI Haryantana, S.H., meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Jumat (16/1/2026).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Pekon Yogyakarta dengan Pekon Sukoharjo. Jembatan ini dinilai menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat antarpekon.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim 0424/Tanggamus Letnan Kolonel Infanteri Dwi Djunaidi Mulyono, S.E., M.I.P., Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Suherman, S.E., Danramil Gadingrejo Kapten Redi Kurniawan, Kepala Pekon Yogyakarta Dariyanto, serta Ketua DPK APDESI Kecamatan Gadingrejo Prayitno.

Brigjen TNI Haryantana menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah dimulai sejak 10 Januari 2026 dan dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur.
“Hari ini kami meninjau langsung pembangunan jembatan perintis yang sangat dibutuhkan masyarakat. Jembatan ini menghubungkan Pekon Yogyakarta dan Pekon Sukoharjo serta menjadi akses penting bagi aktivitas warga,” ujar Danrem.
Menurutnya, pembangunan jembatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya antisipasi terhadap bencana alam. Ia menyebutkan, di lokasi tersebut sebelumnya pernah berdiri jembatan yang hanyut akibat banjir.
“Pekerjaan dilakukan secara bersama-sama oleh warga, anggota TNI, LPRI, serta mahasiswa. Pembangunan ini juga mempertimbangkan kondisi alam agar ke depan lebih tahan terhadap potensi banjir,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, Suherman, S.E., menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga.
“Akses jembatan ini sangat membantu masyarakat, terutama untuk mengangkut hasil kebun dan memperlancar aktivitas sehari-hari. Dengan adanya jembatan penghubung antarpekon, mobilitas warga menjadi lebih mudah,” kata Suherman.
Danrem 043/Gatam juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam pembangunan tersebut. Ia berharap jembatan yang dibangun secara gotong royong itu dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi kebersamaan semua pihak. Semangat gotong royong ini diharapkan dapat terus terjaga sehingga jembatan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan peninjauan berlangsung tertib dan lancar serta mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah pekon, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur perintis di wilayah pedesaan.(Red GPS)







