Diduga pengadaan sapi fiktif senilai Rp.200 Juta,Warga Jatimulyo gerah dan mempertanyakan?

- Editorial Team

Jumat, 16 Mei 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com |Lampung Selatan(GPS).
Dilansir dari Media REKANMEDIA210,
Desa Jati Mulyo Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan merupakan desa maju dengan anggaran Dana Desa Rp. 2.449.958.000 pertahunnya, desa yang berdampingan dengan kota Bandar Lampung dan juga penduduk desa itu sendiri sudah sulit untuk mengenal satu sama lain karena jumlah pendatang di desa tersebut sudah semakin banyak.

Terkait pengadaan Sapi tahun 2024 didesa Jati Mulyo yang menelan anggaran dana desa sebesar Rp. 200.000.000 banyak warga desa yang tidak mengetahuinya.

Salah satunya seorang buruh bangunan yang juga sebagai Rukun Tetangga (RT) yang namanya tidak mau dipublikasikan mengatakan “kalau terkait sapi saya tidak tau mas, jumlahnya berapa, apalagi anggarannya, coba aja tanya di umbul niti kesana, karena disana banyak peternak sapi mas” ujar buruh bangunan.

Di umbul niti awak media bertemu dengan pedagang warung kelontongan beliau juga tidak mengetahuinya terkait pengadaan sapi dari desa, beliau juga tidak dengar adanya pemberitaan terkait dugaan Fiktif serta mark up pembelian sapi tersebut, bahkan pemilik warung kelontongan menawarkan sapi miliknya untuk dijual dengan harga murah.

Dari umbul niti awak media lanjut kesebuah pasar yang ada di desa jati mulyo disana awak media bertemu dengan seorang Intan seorang pembeli saat ditanya apakah dia baca pemberitaan pengadaan sapi didesa Jati Mulyo yang syarat Korupsi “saya taunya dari media sosial tiktok mas yang sliweran diberanda saya,menurut saya dan tetangga saya itu sapi siluman mas karena di SPJ 10 ekor yang dilaporkan tapi yang dibeli cuma 9 berati 1 nya sapi siluman donk, apalagi masalah harganya itu ngawur mas, coba mas laporin dengan bukti-bukti dan pihak terkait harus transparan dalam pemeriksaannya” Tutur Intan. Jumat (16/5/2025).

Baca juga:  Pemkab Pringsewu Jalin Kerjasama dengan Kemenag dan Pengadilan Agama

Dari keterangan warga desa Jati Mulyo baik penduduk asli didesa tersebut maupun pendatang, desa Jati Mulyo tidak transparan dalam penggunaan anggaran dana desa kepada warganya, Khususnya terkait pembelian Sapi ternak sebanyak 10 ekor dengan anggaran Rp. 200.000.000, perekor sapi itu dibeli dengan harga Rp.20.000.000 menurut laporan pertanggung jawaban yang dibuat oleh pihak desa.

Baca juga:  Gerak Cepat Puskesmas Gading Rejo dan Aparatur Desa Wonodadi Utara hadapi situasi pancaroba dengan Fogging membasmi jentik nyamuk.

Tapi pada kenyataannya tidak demikian karena dari hasil investigasi oleh tim dari Rekanmedia210 sapi yang dibeli hanya 9 ekor, perekornya dibeli dikisaran harga 13.000.000 – 15.000.000, yang melakukan transaksi pembelian yaitu kepala desa Sumardi.SE, pelaksana kegiatan anggaran Siisko Yulianto, Kepala Dusun 3 Sinun dan juga Sartono warga desa Jati Mulyo, tujuan pembelian sapi ini untuk mensejahterakan warga desa jati mulyo dengan mengembangbiakannya, tapi pada kenyataannya sapi-sapi ini hanya dipelihara oleh kadus dusun 3,kadus dusun 8 dan juga 1 orang warga jati sari perorang memelihara 3 ekor sapi.

Selayaknya pihak terkait dalam hal ini APIP dan APH untuk segera melakukan audit terkait dugaan laporan fiktif yang dibuat oleh pihak desa Jati Mulyo.(Red GPS)

Berita Terkait

Polsek Way Serdang Patroli di Jalan Minim Penerangan Antisipasi Kriminalitas
Walikota Eva Dwiana Cepat Tanggap Atasi Banjir, Turun Langung Ke Lokasi
Rumah Dijadikan Gudang di Tanjung Karang Timur Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta
Kegiatan Pendampingan Penyusunan Produk Hukum Daerah tahun 2026
Viral Curas di Jalinsum Terbanggi Besar Ternyata Hoaks, Pelapor Gelapkan Uang Perusahaan Rp 300 Juta
Tinjau Korban Kebakaran, Bupati Parosil Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana
WUJUD KEPEDULIAN PIMPINAN, DAN YONIF 7 MARINIR ANJANGSANA KE RUMAH PRAJURIT.
Danrem 043/Gatam Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pekon Yogyakarta.

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:35 WIB

WUJUD KEPEDULIAN PIMPINAN, DAN YONIF 7 MARINIR ANJANGSANA KE RUMAH PRAJURIT.

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:09 WIB

PANEN MELON BATALYON INFANTERI 7 MARINIR DI MARINES 7 RANCH

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:05 WIB

Prajurit Yonif 7 Marinir Peringati Hari Dharma Samudera

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:31 WIB

Wakil Bupati Pesawaran Terima Kunjungan Grand Finalis Duta Siswa Indonesia 2026

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:37 WIB

Pembinaan Fisik Yonif 7 Marinir Tingkatkan Kebugaran dan Imunitas Prajurit.

Senin, 12 Januari 2026 - 12:18 WIB

Komandan Yonif 7 Marinir Berikan Entry Briefing, Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme Prajurit. 

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:38 WIB

Menapaki Jejak Transmigrasi, Gubernur Jawa Tengah Silaturahmi Bersama Keluarga Transmigran di Desa Bagelen

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:57 WIB

Bapak Muhidin Warga Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Terima Manfaat Program BERKAT

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Walikota Eva Dwiana Cepat Tanggap Atasi Banjir, Turun Langung Ke Lokasi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 13:29 WIB

Nasional

KKP Fasilitasi UPI Peroleh Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang

Sabtu, 17 Jan 2026 - 11:55 WIB