Diduga Terpeleset, Bocah 8 Tahun di Pringsewu Tewas Tenggelam di Kolam Ikan

- Editorial Team

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com |Pringsewu (GPS) –Peristiwa tragis menimpa seorang bocah berusia 8 tahun di Kabupaten Pringsewu, Lampung. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah diduga tenggelam di sebuah kolam ikan di Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Minggu (3/5/2026) pagi.

 

Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, korban bernama Yongki Agil Prabowo, warga setempat yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar AKP Juniko mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, Senin (4/5/2026).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sebelum ditemukan tenggelam, sekir apukul 08.00 WIB korban diketahui sedang bermain bersama seorang temannya di sekitar kolam yang berada di sekitar area persawahan.

Baca juga:  Menpora Erick Dukung Atlet Muda Snowboarding Indonesia Zazi Betari Berprestasi di Kancah Internasional

 

Sekitar satu jam kemudian, seorang warga mendengar teriakan minta tolong dari salah satu anak di lokasi. Saat dihampiri, anak tersebut menunjuk ke arah kolam tempat temannya diduga tenggelam.

 

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menceburkan diri ke dalam kolam untuk menolong korban. Namun nahas, saat berhasil diangkat, korban sudah dalam kondisi tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia.

 

“Warga kemudian meminta bantuan warga lainnya serta memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak keluarga dan kepolisian,” lanjutnya.

 

Mendapat laporan, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan tim Inafis Satreskrim Polres Pringsewu serta tenaga medis dari Puskesmas Adiluwih untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  Pemeriksaan LK BA015 dan LK BUN 2025 Resmi Bergulir, Menkeu Tegaskan Komitmen Pertahankan Opini WTP

 

Diketahui, jarak antara rumah korban dengan lokasi kejadian sekitar 1,5 kilometer. Menurut keterangan orang tua, sebelum kejadian korban sedang bermain sepeda bersama temannya. Korban juga diketahui memiliki kebutuhan khusus dengan riwayat autisme.

 

Sementara itu, kedalaman kolam tempat korban tenggelam diperkirakan mencapai 1,5 meter dengan ukuran 13×25 meter yang lokasinya berada di area persawahan dan perkebunan, berjarak puluhan meter dari permukiman warga.

 

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga:  Mahasiswa Ancam Turun Aksi, Kecewa Narasumber Diskusi Publik Hanya Beri Jawaban Normatif

 

“Dugaan sementara korban terpeleset saat bermain di sekitar kolam. Namun penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut masih terus kami dalami,” jelas Kapolsek.

 

Menurut Juniko, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban pun telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

 

Lebih lanjut, Kapolsek juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah.

 

“Kami mengingatkan agar orang tua tidak lengah dalam mengawasi anak, guna mencegah kejadian serupa terulang,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber : Humas Polres Pringsewu

Berita Terkait

Mengaku Terdesak Kebutuhan Ekonomi, ART di Pringsewu Gasak Emas Antam, Perhiasan dan ATM Majikan
Dipicu Pertengkaran Dua Anak, Pria di Pringsewu Diduga Aniaya Adik Ipar Menggunakan Batu Bata
Takut Ditangkap dan Ditembak, Pelaku Penusukan di Pringsewu Pilih Menyerahkan Diri Ke Polisi
Leasing Berwajah Koperasi di Pringsewu Menjamur, GRIB JAYA Tuntut Dibentuknya Satgas Anti Rentenir
GRIB JAYA Pringsewu Sampaikan Sembilan Aspirasi Masyarakat dalam Aksi “Pringsewu Memanggil”.
RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik yang Bersih dan Profesional
LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.
Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:26 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:38 WIB

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto

Senin, 8 Juni 2026 - 10:14 WIB

PEMKAB TUBABA DAN KEJAKSAAN PERKUAT SINERGI, PEMULIHAN KEUANGAN DAERAH CAPAI Rp8,62 MILIAR

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:31 WIB

Satu Komplotan Curanmor di Bandar Lampung Dibekuk, Polisi Buru 3 Rekan Pelaku

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:17 WIB

YKI dan Baznas Tubaba Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Tiyuh Gedung Ratu

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:00 WIB

Personel Polres Tulang Bawang Barat Raih Perunggu dan Juara III kategori beregu mix Polri di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Berita Terbaru