Jangan Korbankan Keselamatan Pengguna Jalan Tol Kunciran–Serpong

- Editorial Team

Jumat, 14 November 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Fauzi menyoroti tingginya angka kecelakaan di ruas Tol Kunciran–Serpong serta lambannya penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur di Provinsi Banten. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor transportasi dan infrastruktur dasar.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kalau dalam jarak sebelas kilometer saja sudah ada lima orang meninggal, itu tinggi sekali. Perlu ada evaluasi menyeluruh—apa penyebabnya, dan bagaimana solusinya,” tegas Fauzi dalam agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Kantor Jalan Tol PT Marga Trans Nusa (MTN) di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Kamis (13/11/2025).

Baca juga:  Tanggapi Putusan Soal Pemilu, Komisi II: MK Tak Seharusnya Buat Norma Baru

 

 

 

Ia mengaku sering melintasi ruas tol tersebut dan merasakan langsung kondisi jalan yang menurutnya kurang nyaman dan berpotensi membahayakan pengguna. “Hentakannya keras, seperti ada bagian beton tanpa lapisan aspal. Kalau konstruksi seperti ini dibiarkan, risikonya sangat besar bagi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

 

 

 

Sebab itu, Fauzi meminta Kementerian PU dan pihak pengelola tol memastikan aspek keselamatan dan standar konstruksi benar-benar diperhatikan. Baginya, keberadaan jalan tol seharusnya mempermudah mobilitas warga, bukan menambah bahaya di perjalanan.

Baca juga:  Seleknas Sepak Takraw Piala Menpora 2025 Ditutup, Kemenpora Gencarkan Pembinaan Atlet Menuju SEA Games

 

 

 

Selain masalah keselamatan, dirinya juga mendesak percepatan penyelesaian proyek Tol Serang–Panimbang yang hingga kini belum tuntas sepenuhnya. Sebab, terangnya, banyak masyarakat yang berada di Lebak dan Pandeglang mengeluhkan jarak tempuh yang masih terlalu lama menuju pusat-pusat ekonomi di Serang dan Tangerang.

 

 

 

“Dari Labuan ke Pandeglang bisa tiga sampai empat jam. Kalau tol itu segera beroperasi, waktu tempuh bisa jauh lebih cepat dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” jelasnya.

 

 

 

Lebih lanjut, menurut Fauzi, keterlambatan pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Banten memperlebar ketimpangan pembangunan antarwilayah dan menghambat konektivitas antar-daerah. Ia mendesak percepatan proyek tol menjadi penting untuk mendukung pemerataan ekonomi, apalagi di tengah pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional seperti Tanjung Lesung.

Baca juga:  Polsek Kedondong Dukung Launching Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Ketahanan Pangan di Pesawaran

 

 

 

Menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa pelayanan publik di bidang infrastruktur harus disertai transparansi, akuntabilitas, serta keterlibatan masyarakat lokal agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung. “Kita ingin pembangunan itu bukan hanya cepat, tapi juga tepat sasaran dan aman bagi rakyat,” tutup Politisi Fraksi Partai PKB itu.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Aura Anggun dan Gagah Busana Nusantara di Opening Ceremony SEA Games 2025 Thailand
Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Novita Wijayanti Dukung Instruksi Presiden Kucurkan Anggaran 51,82 T
PM Pakistan: Kunjungan Presiden Prabowo Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Strategis Indonesia–Pakistan
Kejari Pringsewu Gelar Sosialisasi Antikorupsi di Universitas Aisyah dalam Rangka Hakordia 2025.
Arahan Menpora Erick Dijawab KONI dan KOI, Dualisme Kepengurusan Cabor Sepak Takraw Berakhir
Komisi XI DPR RI Setujui Pencairan PMN pada APBN 2025
Komisi IV Kasih Tenggat Waktu 30 Hari untuk Kemenhut Bongkar Pelaku Illegal Logging
Apresiasi ISS 2025, Menpar Bulatkan Tekad Sinergi dengan Kemenpora Jadikan Sport Tourism Kekuatan Global Indonesia
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:33 WIB

Percepat Pemulihan Bencana di Sumatra, Novita Wijayanti Dukung Instruksi Presiden Kucurkan Anggaran 51,82 T

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:26 WIB

PM Pakistan: Kunjungan Presiden Prabowo Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Strategis Indonesia–Pakistan

Rabu, 10 Desember 2025 - 03:00 WIB

Kejari Pringsewu Gelar Sosialisasi Antikorupsi di Universitas Aisyah dalam Rangka Hakordia 2025.

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:22 WIB

Arahan Menpora Erick Dijawab KONI dan KOI, Dualisme Kepengurusan Cabor Sepak Takraw Berakhir

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:15 WIB

Komisi XI DPR RI Setujui Pencairan PMN pada APBN 2025

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:07 WIB

Komisi IV Kasih Tenggat Waktu 30 Hari untuk Kemenhut Bongkar Pelaku Illegal Logging

Senin, 8 Desember 2025 - 09:40 WIB

Apresiasi ISS 2025, Menpar Bulatkan Tekad Sinergi dengan Kemenpora Jadikan Sport Tourism Kekuatan Global Indonesia

Senin, 8 Desember 2025 - 09:34 WIB

Presiden Prabowo: Solidaritas dan Sinergitas Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak

Berita Terbaru

Berita

Tujuh Korban Kebakaran Terra Drone Teridentifikasi

Rabu, 10 Des 2025 - 11:57 WIB