Menpora Dito: Asian Fencing Championships 2025 di Bali Jadi Titik Bangkit Anggar Indonesia Menuju Olimpiade

- Editorial Team

Rabu, 28 Mei 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menghadiri konferensi pers Asian Fencing Championships 2025 di Media Center Kemenpora, Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Rabu (28/5) siang.

Konferensi pers ini menerangkan kejuaraan anggar Asia akan digelar di The Westin Resort Nusa Dua, Bali pada 17-23 Juni 2025 mendatang. Mengambil tema “Sport Tourism – Pleasure and Championships”, kejuaraan ini menjadi momen strategis untuk mengangkat kembali kejayaan olahraga anggar nasional, sekaligus menampilkan potensi pariwisata Indonesia kepada dunia.

“Asian Fencing Championships 2025 bukan hanya soal kompetisi, ini adalah langkah besar dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang kompetitif dan memperkuat posisi olahraga sebagai simbol kekuatan bangsa,” ujar Menpora Dito didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.

Penyelenggaraan tahun ini merupakan kali pertama bagi Indonesia setelah terakhir kali menjadi tuan rumah 20 tahun silam. Karena itu setelah sekian lamanya, Menpora menyebut terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Fencing Championships ini merupakan simbol keinginan Indonesia berprestasi di jagat anggar dunia, salah satunya di Olimpiade.

Diketahui, atlet anggar Indonesia terakhir kali berkompetisi di ajang Olimpiade melalui Diah Permatasari pada edisi 2012 London. “Ini merupakan sebuah simbol bahwa kita ke depan ingin anggar ini bisa kembali berkiprah di Olimpiade,” harap Menpora Dito.

Karena itu Menpora meminta jajaran Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) selaku induk olahraga anggar bisa menyusun roadmap ambisius bagaimana Indonesia bisa mengirimkan atlet-atletnya lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028. Pasalnya anggar ini merupakan cabang olahraga dirasa mirip dengan gimnastik yang banyak diikuti rata-rata negara-negara maju dan berkembang.

Baca juga:  Apresiasi ISS 2025, Menpar Bulatkan Tekad Sinergi dengan Kemenpora Jadikan Sport Tourism Kekuatan Global Indonesia

“Saya rasa partisipasi Indonesia dengan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia ini adalah wujud dari komitmen kita, bagaimana anggar kembali hidup di Indonesia untuk pembinaan, dan tentunya mempunyai target ambisius,” sebut Menpora Dito.

Sementara itu Ketua Umum (Ketum) PB Ikasi Amir Yanto yang hadir dalam konferensi pers ini menegaskan, penyelenggaraan kejuaraan anggar ini merupakan bentuk keseriusan Indonesia dalam memajukan olahraga anggar. Untuk menghadapi kejuaraan ini, PB Ikasi sudah melakukan serangkaian persiapan, di antaranya pemusatan latihan nasional (pelatnas) secara mandiri.

“PB Ikasi telah melakukan seleksi dan menjaring 25 atlet yang akan memperkuat Timnas Anggar Indonesia. Saat ini para atlet fokus pada latihan teknik. Mereka juga dijadwalkan menjalani latihan bersama dengan Tim Anggar Rusia di Bali pada awal Juni,” beber Ketum Amir.

Baca juga:  Jamin Perlindungan Konsumen dan Kepastian Hukum, Produk Halal Bukan Hambatan

Disampaikan, kejuaraan ini merupakan bagian dari zona championship yang digelar serentak di berbagai wilayah dunia sejak 13 Juni hingga 13 Juli 2025. Kemenangan dalam kejuaraan ini nantinya membuahkan poin yang berkontribusi dalam kelolosan atlet menuju Olimpiade 2028.

Ketum PB Ikasi juga menyatakan ajang ini diharapkan menjadi momentum penting mendukung perkembangan anggar nasional. Selain itu juga memperkuat potensi pariwisata daerah, serta mengangkat nama Indonesia di mata dunia melalui diplomasi budaya dan sport tourism.

“Kami mengajak dunia untuk melihat bahwa Indonesia bukan hanya kompeten dalam penyelenggaraan event internasional, tetapi juga kaya akan budaya dan keramahtamahan,” tutur Amir yang menargetkan kejuaraan ini diikuti para atlet dari 24 negara Asia, Australia, dan Oseania.(*)

 

 

 

Sumber : Kemenpora RI

Berita Terkait

Soroti Koordinasi Kendali Kereta, Waka Komisi V Minta Evaluasi Sistem Keselamatan
Presiden Prabowo: Hilirisasi Kunci Kebangkitan dan Kemakmuran Bangsa
Wamenkeu Juda: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi ‘Angin dan Layar’ bagi Kapal Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu dan Ekonomi Sirkular Nasional
Meitri Citra Wardani Ingatkan PLN IP Jangan Abaikan Regulasi dan Tanggung Jawab Lingkungan
Pariwisata Butuh Dukungan Lintas Sektor, Rycko Menoza Dorong Sinergi Kementerian untuk Lampung
Tim Penyidik Tetapkan 3 Orang Tersangka Perkara Korupsi Penyimpangan Kelola Pertambangan PT AKT di Kalteng
Elpisina Tekankan Pentingnya BLK, Siapkan SDM Lokal Masuk Industri Tambang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:49 WIB

Sasar Rumah dan Ruko Kosong, Pencuri Spesialis Kabel Tembaga di Bandar Lampung Ditangkap

Jumat, 24 April 2026 - 12:33 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Lepas 1.159 Jemaah Calon Haji Tahun 2026

Rabu, 22 April 2026 - 04:32 WIB

POKDARKAMTIBMAS Lampung dan Polda Lampung Perkuat Sinergi, Dorong Ronda Kampung untuk Jaga Keamanan.

Selasa, 21 April 2026 - 11:57 WIB

Seminar Bersama Wakil Menteri Kesehatan RI dalam Rangka Penanggulangan TBC di Bandar Lampung

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Usai Setubuhi Remaja 15 Tahun

Jumat, 17 April 2026 - 12:34 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan TBC, Perkuat Program TOS TB di Pemerintahan Kota Bandar Lampung

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Gadai Mobil Kantor, Karyawan dan Istri Siri di Lampung Ditangkap Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 12:02 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Sambut Kunjungan Wamenkes Dan Wamendagri RI Di Puskesmas Wayhalim, Tinjau Program Penanggulangan TBC

Berita Terbaru

Kab Pringsewu

Truk Kredit Digelapkan, Dua Pria Dibekuk Polisi Pringsewu

Selasa, 28 Apr 2026 - 12:08 WIB