Pelepasan Ekspor Produk Gula Kelapa ke Hungaria

- Editorial Team

Kamis, 1 Mei 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS)  – Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto melepas ekspor produk gula kelapa ke Hungaria senilai USD 35 ribu atau setara Rp586,4 juta di Desa Langgongsari, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (1 Mei).

Produk gula kelapa tersebut merupakan produksi milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kabul Ciptaku Desa Langgongsari yang dibina oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

Baca juga:  Forum Perpajakan Asia-Pasifik, Wamenkeu Anggito Paparkan Strategi Indonesia Perkuat Sistem Perpajakan Nasional

Mendag Busan mengatakan, pelepasan ekspor yang dilakukan BUMDes Kabul Ciptaku ini merupakan perwujudan salah satu program Kementerian Perdagangan, yaitu UMKM BISA Ekspor. Hal ini mengingat BUMDes Kabul Ciptaku telah berinovasi dan beradaptasi menyesuaikan permintaan pasar global untuk produk gula kelapa.

Mendag berharap, pelepasan ekspor ini dapat menjadi momentum untuk mendorong perluasan pasar ekspor bagi produk-produk Indonesia sekaligus menjadi penggerak roda ekonomi nasional dan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Mendag menyaksikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemendag dengan Pimpinan Pusat GP Ansor dalam rangka sinergi pengembangan dan pemberdayaan ekonomi umat yang sejalan dengan program UMKM BISA Ekspor.

Baca juga:  Dari Dana Pensiun Atlet Hingga Youth Camp, Menpora Erick Sosialisasi Program Jagoan Kemenpora Tahun 2026

Turut hadir pada acara tersebut Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono; Wakil Menteri Desa dan PDT, Ahmad Riza Patria; Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; serta Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.(*)

 

 

 

 

Sumber : Kementerian Perdagangan

Berita Terkait

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global
Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga
Diplomasi “Anabul” Presiden Prabowo di Republik Korea, Kejutan Hangat yang Curi Perhatian Presiden Lee
Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko dan Adaptivitas di Tengah Ketidakpastian Global
Komisi III Bakal Panggil Kejari Karo dan Komisi Kejaksaan, Terkait Perkara Amsal Sitepu
Presiden Lee Jae Myung Tegaskan Era Baru Kemitraan Indonesia– Republik Korea
FIFA Puji Penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Jakarta, Soroti Profesionalisme Indonesia
Komisi III Buka Bahasan RUU Jabatan Hakim, Kedepankan Partisipasi Publik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:08 WIB

Wamenkeu Juda Sampaikan Empat Prinsip Kepemimpinan dalam Respon Ketidakpastian Global

Kamis, 2 April 2026 - 12:01 WIB

Komisi XI Soroti Realisasi PSO Non-Energi, Pastikan Harga dan Stok Terjaga

Rabu, 1 April 2026 - 11:52 WIB

Wamenkeu Juda Agung Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko dan Adaptivitas di Tengah Ketidakpastian Global

Rabu, 1 April 2026 - 11:48 WIB

Komisi III Bakal Panggil Kejari Karo dan Komisi Kejaksaan, Terkait Perkara Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:42 WIB

Presiden Lee Jae Myung Tegaskan Era Baru Kemitraan Indonesia– Republik Korea

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:52 WIB

FIFA Puji Penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Jakarta, Soroti Profesionalisme Indonesia

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:36 WIB

Komisi III Buka Bahasan RUU Jabatan Hakim, Kedepankan Partisipasi Publik

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:15 WIB

PM Takaichi Tegaskan: Jepang-Indonesia Siap Perkuat Kemitraan Strategis untuk Masa Depan Indo-Pasifik

Berita Terbaru