Konflik Iran-Israel Bikin Ekspor 50.000 Sarung dari Tegal Tertunda, Pengusaha Menjerit!

- Editorial Team

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyoroti dampak konflik bersenjata antara Iran dan koalisi Amerika Serikat – Israel terhadap pelaku usaha kecil menengah di daerah. Salah satunya dialami perajin sarung Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Kota Tegal, Jawa Tengah, yang mengalami pembatalan ekspor hingga 50.000 potong sarung ke pasar Afrika.

 

Fikri menilai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa dinamika geopolitik global dapat berdampak langsung terhadap sektor ekonomi lokal, termasuk industri tradisional yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Banyak yang mengira konflik Iran–Israel tidak berdampak ke daerah seperti Tegal. Padahal kenyataannya ada. Pengiriman sarung dari pengusaha Tegal ke Afrika tertunda hingga mencapai 50.000 potong,” ujar Fikri lewat keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Baca juga:  Purbaya, Anak Negeri yang Berusaha Memperbaiki Negeri

 

Ia menjelaskan, tertundanya pengiriman dua kontainer sarung tersebut tidak hanya berdampak pada pengusaha, tetapi juga memicu efek berantai bagi pekerja dan pelaku usaha lain yang terlibat dalam rantai produksi. Mulai dari buruh tenun hingga pemasok bahan baku lokal berpotensi terdampak akibat gangguan ekspor tersebut.

 

“Pengusaha sarung tentu memiliki karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar. Bahan bakunya juga disuplai oleh pelaku usaha lokal. Ketika ekspor terganggu, dampaknya bisa meluas,” jelas Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah IX itu.

Baca juga:  Presiden Prabowo akan Berpidato di SMU ke-80 PBB, Urutan Ketiga Setelah Presiden Lula dan Presiden Trump

 

Sebagai langkah antisipatif, Fikri mendorong pelaku UMKM untuk mulai melakukan diversifikasi pasar ekspor. Menurutnya, ketergantungan pada satu kawasan pasar yang rentan terhadap gejolak geopolitik perlu diantisipasi dengan membuka peluang ke negara lain yang lebih stabil.

 

Ia menyarankan agar pelaku usaha sarung dari Tegal memperluas pasar ke negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Thailand. Selain itu, peluang ekspor juga dinilai terbuka di kawasan lain seperti Turki maupun wilayah Asia Tengah. Menurutnya, memiliki alternatif pasar menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi daerah ketika terjadi gejolak di satu kawasan perdagangan.

Baca juga:  Presiden Prabowo Hadiri Konferensi Internasional di PBB terkait Palestina, Tegaskan Komitmen untuk Solusi Dua Negara

 

“Dengan memiliki beberapa tujuan pasar ekspor, pelaku usaha akan lebih siap menghadapi situasi global yang tidak menentu,” katanya.

 

Selain diversifikasi pasar, Politisi Fraksi PKS itu juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan media sosial untuk memperluas akses pasar internasional. Melalui platform digital, pelaku UMKM dinilai dapat menjangkau pasar baru tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar.

 

Ia berharap langkah adaptif tersebut dapat membantu pelaku industri sarung tradisional tetap bertahan sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.
Presiden Prabowo: Peran BRICS Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia
Hadir di Layar, Absen di Kursi: Polemik Zoom di Paripurna DPRD Lampung.
Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan
Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi dan Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif
Pemerintah Perpanjang Penutupan Tujuh Bandara Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Siapkan Bandara Alternatif

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 01:12 WIB

Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima di PN Kota Agung, Anipudin dan Sriati Sampaikan Terima Kasih kepada LBH Ansor Pringsewu dan Tim Kuasa Hukum.

Selasa, 15 September 2026 - 05:31 WIB

MAHASISWA UIN RADEN INTAN LAMPUNG RAIH JUARA DUTA GENRE PROVINSI LAMPUNG 2026.

Senin, 14 September 2026 - 12:15 WIB

Pria di Pringsewu Diduga Gelapkan Rp350 Juta Modus Join Modal Proyek Irigasi, Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Bogor

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur

Senin, 14 September 2026 - 11:26 WIB

Presiden Prabowo: Peran BRICS Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia

Rabu, 9 September 2026 - 11:59 WIB

Diduga Edarkan Sabu, Seorang Pria Asal Km 5 Blambangan Umpu Diamankan Polres Way Kanan

Rabu, 9 September 2026 - 11:48 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 September 2026 - 11:14 WIB

Antara Penyitaan atau Perampasan Aset, RUU Harus Jamin Perlindungan Hak Masyarakat

Berita Terbaru