Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Kekhawatiran Isu Keamanan, Sejumlah Ormas Serukan Kondusivitas.
Globalpewartasakti.com | Bandar Lampung(GPS).
Pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang berlangsung pada 10–11 Juni 2026 di Bandar Lampung mendapat perhatian dari sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Lampung.
Mereka mengimbau seluruh peserta dan pihak terkait untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati kearifan lokal selama kegiatan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perhelatan nasional yang menjadi ajang konsolidasi dan pertukaran gagasan para pengusaha muda tersebut diharapkan berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi daerah. Namun, menjelang dan selama pelaksanaan kegiatan, beredar informasi mengenai dugaan mobilisasi massa dari luar daerah yang memunculkan kekhawatiran sebagian pihak terhadap potensi gangguan ketertiban.
Ketua Pandawa Provinsi Lampung, Muhamad Hatta, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Munas HIPMI di Lampung. Meski demikian, ia mengingatkan seluruh pihak agar menjaga suasana tetap kondusif.
“Kami mendukung pelaksanaan Munas HIPMI di Lampung. Namun, seluruh peserta dan pihak yang terlibat diharapkan dapat menjaga ketertiban serta menghormati adat dan budaya masyarakat Lampung,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).
Menurut Hatta, kegiatan organisasi berskala nasional seharusnya menjadi ruang pertukaran ide dan gagasan, bukan menimbulkan situasi yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.
Senada dengan itu, Panglima Gema Masyarakat Lokal (GML) Indonesia Provinsi Lampung, Arif Gunawan, mengatakan pihaknya mendukung terselenggaranya Munas HIPMI, namun tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Semua pihak harus bersama-sama menjaga kondusivitas daerah,” katanya.
Arif menegaskan bahwa ormas di Lampung berkomitmen mendukung stabilitas daerah dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari panitia pelaksana maupun pengurus pusat HIPMI terkait informasi yang beredar mengenai dugaan mobilisasi massa tersebut. Oleh karena itu, informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Publik berharap pelaksanaan Munas HIPMI dapat berlangsung sukses, aman, dan memberikan kontribusi positif bagi dunia usaha serta pembangunan daerah. Berbagai pihak juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga nama baik organisasi dan menghormati nilai-nilai yang berlaku di Provinsi Lampung.(TIM)







