Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

- Editorial Team

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | PRINGSEWU (GPS) – Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun 2026 kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu tersebut dihadiri Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, jajaran Kementerian Sosial RI, Forkopimda, perangkat daerah, pilar-pilar sosial, serta para penerima manfaat.

 

Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, berbagai program bantuan sosial yang disalurkan selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2026, jumlah penduduk Kabupaten Pringsewu tercatat sebanyak 451.586 jiwa atau 144.262 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 73.879 kepala keluarga masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 5 yang menjadi sasaran utama program perlindungan sosial pemerintah.

 

Hingga Triwulan I Tahun 2026, bantuan sosial yang bersumber dari APBN yang telah diterima masyarakat Kabupaten Pringsewu mencapai lebih dari Rp50,5 miliar. Bantuan tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, Program ATENSI, serta bantuan iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Baca juga:  Banser Pringsewu Bagikan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-80. 

 

Khusus Program ATENSI, pada tahun 2026 telah menjangkau sekitar 1.000 penerima manfaat dengan total nilai bantuan mencapai sekitar Rp1 miliar. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga sarana pemberdayaan ekonomi seperti kendaraan roda tiga bagi penyandang disabilitas, bantuan modal usaha, serta berbagai sarana produktif lainnya guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono mengatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki visi besar agar seluruh rakyat Indonesia dapat hidup lebih sejahtera, bahagia, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

 

“Presiden menginginkan seluruh rakyat Indonesia bisa gemuyu, bisa tersenyum dan hidup bahagia. Karena itu, negara harus hadir memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

 

Menurut Agus Jabo Priyono, tugas pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sosial yang bersifat sementara, tetapi juga memastikan masyarakat mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi. Untuk itu, Kementerian Sosial terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga:  Jalan Berlubang dan Drainase Mandul: Pemerintah Pringsewu, Anda Tidur?

 

Ia menjelaskan bahwa Bantuan ATENSI yang disalurkan pada hari ini diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang sedang mengalami kondisi sakit atau membutuhkan dukungan sosial. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat sekaligus menjadi langkah awal menuju kehidupan yang lebih mandiri.

 

“Bantuan yang diberikan hari ini merupakan stimulus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Namun cita-cita besar pemerintah adalah menghadirkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera secara berkelanjutan,” katanya.

 

Wakil Menteri Sosial juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat saat ini terus mengakselerasi berbagai program strategis nasional, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pringsewu mengungkapkan bahwa berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pringsewu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Pringsewu turun dari 8,32 persen pada tahun 2024 menjadi 7,6 persen pada akhir tahun 2025, menjadikan Pringsewu sebagai salah satu daerah dengan penurunan angka kemiskinan terbaik di Provinsi Lampung.

Baca juga:  Usai Bongkar Gudang BBM Oplosan, Polisi Kini Buru Jejak Jaringan Lain di Pringsewu

 

Selain memperkuat perlindungan sosial, Pemerintah Kabupaten Pringsewu juga terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan produk hilirisasi singkong menjadi MOCAF (Modified Cassava Flour). Produk tepung singkong fermentasi bebas gluten tersebut kini telah dimanfaatkan oleh sejumlah keluarga penerima manfaat sebagai bahan baku usaha produktif, seperti pembuatan kue, mi, dan berbagai produk olahan lainnya.

 

Bupati juga berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Kementerian Sosial RI dapat terus diperkuat, termasuk dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pringsewu guna memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 

Melalui penyaluran Bantuan ATENSI dan berbagai program pemberdayaan sosial ekonomi, Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Kementerian Sosial RI optimistis dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan visi Pringsewu MAKMUR (Maju, Adil, Kreatif, Mandiri, Unggul, dan Religius) menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas.(*)

Berita Terkait

402 Warga Pringsewu Terima Bantuan Program Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan
Dr. Suriyanto Tantang Audit Nasional KDMP: Benarkah Anggaran Rp1,6 Miliar, Kontraktor Hanya Terima Rp800 Juta?
Sambut HUT ke-9, Urban Style Hotel Lampung Gelar Bakti Sosial: Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis, dan Pembagian Sembako.
Kabur Berpindah Pindah Hingga ke Pulau Jawa, Penipu Modus Gadai Sawah Rp23 Juta Dibekuk Saat Melintas di Bandar Lampung
Satlantas Polres Pringsewu Manfaatkan MPLS Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas kepada Pelajar
Pemkab dan Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026
Berawal dari Utang Rp6 Juta, Pasangan Warga Pringsewu Hadapi Gugatan Perdata, LBH Ansor Berikan Pendampingan Hukum.
Pemkab Pringsewu Gelar Ngopi Serasi di Nusa Wungu

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:41 WIB

Proyek SDN 2 Way Ratai Disorot, APD hingga Papan Proyek Dipertanyakan.

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:39 WIB

Ketua Tim Pembina Posyandu Pesawaran Buka Rakor 6 SPM Klaster II di Kecamatan Kedondong

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:45 WIB

Danbrigif 4 Mar/BS Pimpin Sertijab Empat Jabatan Strategis, Tekankan Regenerasi dan Pembinaan Prajurit.

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:37 WIB

Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Melalui Media Gathering. 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:57 WIB

HUT ke-19 Kabupaten Pesawaran Momentum Memperkuat Kolaborasi Menuju Pesawaran CAKEP

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:52 WIB

Manjau Jama Warga di Tegineneng, Pemkab Pesawaran Hadirkan Pasar Murah dan Beragam Layanan Terpadu

Senin, 13 Juli 2026 - 12:20 WIB

Semarak HUT Ke-19 Pesawaran, Pemkab Gelar Apel Pembukaan dan Beragam Lomba Tradisional

Senin, 13 Juli 2026 - 02:06 WIB

Mediasi Dugaan Penipuan di Polsek Gedong Tataan Belum Capai Kesepakatan, Pelapor Serahkan Proses kepada Penyidik.

Berita Terbaru