Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026, Perkuat Strategi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

- Editorial Team

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Timur (GPS) – Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menerima silaturahmi siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tahun 2026 dalam rangka membahas penguatan kompetensi, strategi pencegahan, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lampung Timur. senin 31/08/2026

 

Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ela Siti Nuryamah didampingi Kepala BPBD Lampung Timur M. Ridwan, Kepala BPKAD, serta Kepala Bappeda. Sementara dari Tim Seskoad hadir Kolonel Inf Hasroel, Mayor Inf Winarno, Mayor Czi Irfan Gusema, Mayor Caj (K) Murni Hasibuan, Mayor Cpl Faisal Fadilla, Kapten Inf Adi Prayoga, dan Kapten Inf Ahmad Rizaldi.

 

Bupati Ela menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta kolaborasi yang dilakukan oleh para siswa Seskoad. Ia berharap diskusi tersebut dapat menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi yang dapat diterapkan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam memperkuat mitigasi dan penanganan Karhutla.

 

“Terima kasih atas kolaborasinya. Kami sangat terbuka untuk mendapatkan masukan, terutama terkait apa saja yang diperlukan dan dukungan seperti apa yang bisa diberikan pemerintah daerah,” ujar Bupati Ela.

Baca juga:  Motor Di Parkir Depan Rumah Lenyap, Pelaku Curanmor Di Labuhan Maringgai Di Bekuk Polisi

 

Menurutnya, salah satu langkah penting yang perlu diperkuat adalah pemberdayaan desa-desa penyangga kawasan hutan. Pemberdayaan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap kelestarian hutan.

 

“Yang kami pikirkan sementara ini adalah bagaimana desa-desa penyangga bisa diberdayakan agar hutan memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi tetap terjaga kelestariannya,” jelasnya.

 

Pemkab Lampung Timur, lanjut Bupati, juga terus mendorong kolaborasi dengan desa-desa penyangga melalui kehadiran pendamping yang dapat memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan sekaligus mencegah terjadinya kebakaran.

 

Selain pemerintah dan masyarakat desa, keterlibatan komunitas juga dinilai penting sebagai kekuatan bersama dalam membangun kesadaran masyarakat.

 

“Kita gandeng juga komunitas agar bisa bergandengan tangan bersama-sama memberikan edukasi. Potensi berbasis komunitas ini sangat penting untuk menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan,” kata Bupati.

 

Bupati menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam menyatukan data mengenai potensi dan titik-titik rawan Karhutla.

 

“Kita kumpulkan dulu komunitas, kemudian bersama Seskoad kita diskusikan. Harapannya nanti kita memiliki satu data dan satu pemahaman dalam melakukan langkah mitigasi,” ungkapnya.

 

Dalam pembahasan tersebut, Pemkab Lampung Timur juga menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam upaya mitigasi Karhutla. Salah satunya berkaitan dengan aktivitas tertentu yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran sehingga membutuhkan pengawasan dan keterlibatan bersama dari berbagai unsur.

Baca juga:  Wamenkeu Suahasil Nazara Paparkan Lima Agenda Strategis untuk Keluar dari Middle Income Trap di Tengah Ketidakpastian Global

 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus didorong untuk bersama-sama melakukan pemantauan serta mengambil langkah penanganan apabila terjadi kebakaran.

 

Dari sisi sarana dan prasarana, pemerintah daerah juga menyadari masih terdapat keterbatasan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya adalah keterbatasan selang dengan ukuran dan panjang yang sesuai untuk menjangkau lokasi kebakaran di kawasan hutan.

 

Sebagian peralatan yang tersedia selama ini juga masih menggunakan peralatan pertanian sehingga belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan penanganan Karhutla.

 

Karena itu, Pemkab Lampung Timur telah mengambil langkah dengan mengalokasikan anggaran untuk pengadaan peralatan serta selang khusus yang dapat digunakan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan.

 

Selain sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas personel juga menjadi perhatian. Tim BPBD Lampung Timur akan terus mendapatkan pelatihan agar memiliki kemampuan dalam menghadapi berbagai karakteristik kebakaran, termasuk kebakaran yang terjadi di kawasan hutan dan lahan.

 

“Tim juga dilatih oleh BPBD agar tidak hanya menangani kebakaran rumah, tetapi juga memiliki kemampuan dalam menangani kebakaran hutan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kolonel Inf Hasroel menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur atas sambutan dan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai upaya pencegahan serta penanganan Karhutla.

Baca juga:  Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Pemerintah Imbau Masyarakat Atur Arus Balik Lebih Awal

 

Ia menyampaikan bahwa hasil pembahasan akan menjadi bahan untuk dikoordinasikan lebih lanjut bersama pihak-pihak terkait. Selain itu, Tim Seskoad juga akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk melihat kondisi dan situasi secara faktual.

 

“Terima kasih atas sambutannya. Kami akan berkoordinasi dan selanjutnya akan melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Kolonel Inf Hasroel.

 

Peninjauan lapangan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi kawasan rawan Karhutla, kesiapan sarana dan prasarana, serta berbagai potensi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian.

 

Bupati Ela berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, komunitas, desa penyangga, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja bersama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

 

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen membangun sistem pencegahan dan penanganan Karhutla yang lebih terencana, mulai dari edukasi masyarakat, pemberdayaan desa penyangga, penguatan peran komunitas, peningkatan kapasitas personel, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

 

Langkah tersebut diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran, menjaga kelestarian kawasan hutan, serta memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Lampung Timur.(*)

Berita Terkait

Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Ela Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik
Wabup Azwar Hadi Buka Seleksi MTQ ke-53, Siapkan Generasi Qur’ani Terbaik Lampung Timur
Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai
Komisi IV DPR RI Kunjungi TN Way Kambas, Dorong Penguatan Konservasi dan Pencegahan Karhutla
Lima Kepala Desa PAW Resmi Dilantik, Bupati Ela Tekankan Kepemimpinan sebagai Pelayan Masyarakat
Motor Di Parkir Depan Rumah Lenyap, Pelaku Curanmor Di Labuhan Maringgai Di Bekuk Polisi
Sekda Lamtim Rustam Effendi Lantik 43 Pejabat Administrator dan Pengawas, Dorong Birokrasi Adaptif dan Inovatif
Pemkab dan DPRD Lampung Timur Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi untuk Pembangunan yang Berkelanjutan

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:52 WIB

Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:11 WIB

‎SEJIWO IWO Lampung Selatan di SMAN 1 Palas Bekali Pelajar Cerdas Sikapi Informasi,Tak Gampang Terjebak Hoaks

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Berita Terbaru