Pemuda Tani Soroti Sulitnya Akses Modal dan Ancaman Banjir Bagi Petani Lampung Selatan

- Editorial Team

Senin, 22 September 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Selatan (GPS) – Sulitnya akses permodalan menjadi salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi petani di Lampung Selatan. Banyak petani mengaku kesulitan mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk modal tanam, sehingga terpaksa meminjam ke tengkulak atau rentenir dengan bunga tinggi.

Ketua OKK DPD Pemuda Tani Lampung, Akbar Gemilang, menyebut kondisi ini makin memperburuk nasib petani yang juga harus menghadapi ancaman bencana alam.

“Modal adalah urat nadi usaha tani. Tanpa modal yang cukup, petani tidak bisa membeli benih, pupuk, atau alat produksi. Sayangnya, akses ke KUR masih berbelit dan tidak merata,” kata Akbar, Senin, (22/09/25).

Ia mengingatkan, selain kesulitan modal, petani juga baru saja dihantam bencana banjir pada awal tahun lalu. Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lampung Selatan menyebabkan jebolnya tanggul di empat desa: Bandan Hurip, Palas Pasemah, Pematang Baru, dan Sukaraja. Ribuan hektare sawah terendam sehingga banyak petani mengalami kerugian besar.

“Petani kita ini seperti sudah jatuh tertimpa tangga. Modal sulit, pupuk langka, cuaca ekstrem, ditambah lagi banjir akibat tanggul jebol yang merendam sawah. Kerugian mereka berlipat,” ujar Akbar.

Menurutnya, Pemkab Lampung Selatan harus lebih aktif membantu petani mengakses program KUR dan permodalan lainnya, sekaligus mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Baca juga:  Polemik Nama Bandar Negara & Natar Agung: Masyarakat Lebih Mendukung Nama Natar Agung Untuk Di Jadikan Nama Kabupaten Baru ini

“Kami mendesak Pemkab mempermudah syarat dan prosedur KUR agar petani tidak lagi bergantung pada rentenir. Pemerintah juga perlu memastikan perbaikan tanggul-tanggul yang jebol agar kejadian banjir serupa tidak terulang,” tegasnya.

Akbar menambahkan, akses modal yang mudah akan mendorong petani berinovasi, termasuk menerapkan teknologi pertanian presisi dan pupuk alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Kalau modalnya tersedia dan infrastruktur pendukungnya aman, petani kita bisa lebih siap menghadapi kekeringan, banjir, dan menekan biaya produksi. Ini akan meningkatkan daya saing pertanian Lampung Selatan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan dari penyuluh agar petani memahami prosedur pengajuan KUR dan mengelola pinjaman secara bijak.

Baca juga:  Peletakan Batu Pertama Brigade Pangan Yayasan Bhakti Bela Negara Provinsi Lampung

“Jangan hanya disuruh pinjam, tapi juga diberi bimbingan. Dengan begitu petani tidak hanya punya modal, tapi juga kemampuan mengelola usahanya,” kata Akbar lagi.

Pemuda Tani berharap isu permodalan dan perbaikan infrastruktur mendapat perhatian utama Pemkab Lampung Selatan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah.

“Ini momentum bagi Pemkab untuk membuktikan keberpihakan pada petani. Jangan sampai bencana seperti banjir dan tanggul jebol ini terulang lagi. Tanpa modal dan infrastruktur yang kuat, apa pun yang kita bicarakan soal pertanian akan sulit terwujud,” tutupnya.(*)

Berita Terkait

Danbrigif 4 Marinir/BS Perkuat Sinergi Pertahanan Melalui Audiensi dengan Pangdam XXI/Radin Inten.
Curi Uang Rp75 Juta dan Motor Korban, Pelaku Curat Diringkus Tekab 308 Polres Lampung Utara
Dinas Kesehatan Pesawaran Gelar Bimtek Penyuluhan Keamanan Pangan bagi Pelaku Usaha UMKM
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Handphone di Sungkai Jaya, Dua Pelaku ( ABH ) Diamankan
Kunjungan Silaturahmi Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Sinergi dengan Pemkot Bandar Lampung
Yayasan Bhakti Bela Negara Bersama Dekopinda Lampung Selatan Sosialisasikan Bibit PS-08 di Kabupaten Tanggamus untuk Dukung Program Ketahanan Pangan
Polisi Amankan Diduga Pelaku Penipuan dan atau Penggelapan di Stasiun Kereta Api Way Tuba
Pemkab Lampung Barat Gandeng OJK dan BPD Lampung Perkuat Akses Permodalan UMKM

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:38 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Terima Audiensi UIN Raden Intan Lampung, Bahas Penguatan Kerja Sama KKN dan Program Pembangunan

Senin, 20 Juli 2026 - 12:36 WIB

Pawai Budaya Begawi Bandar Lampung dan Kendaraan Hias Tahun 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:39 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Kesiapan Pembukaan Bandar Lampung Expo 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WIB

Peninjauan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandar Lampung

Senin, 13 Juli 2026 - 12:23 WIB

Personil Sat Brimob Polda Lampung Raih Prestasi Membanggakan di Kejuaraan Kapolri Cup VII

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:30 WIB

Di Balik Umroh Gratis dengan Anggaran Besar, Lingkaran Kekuasaan dan Jejak yang Tak Terbuka.

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:21 WIB

Walikota Bandar Lampung Hadiri Rakernas APEKSI XVIII dan Konferensi Pers di Kota Medan

Senin, 15 Juni 2026 - 11:53 WIB

Buron 10 Bulan, Residivis Curanmor Dibekuk Usai Bobol Rumah Sales Rokok di Bandar Lampung

Berita Terbaru