ASN dan Kepala Pekon SeKabupaten Pringsewu Gelar Aksi Dukung Kapolres, Janggal dan Picu Pertanyaan Publik?.

- Editorial Team

Senin, 17 Maret 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN dan Kepala Pekon SeKabupaten Pringsewu Gelar Aksi Dukung Kapolres, Janggal dan Picu Pertanyaan Publik?.

Globalpewartasakti.com |Pringsewu(GPS).
Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala Pekon se-Kabupaten Pringsewu menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu pada Senin (17/03/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan dukungan terhadap Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunus, agar tidak dicopot dari jabatannya.Namun, aksi ini justru menimbulkan kejanggalan dan tanda tanya dikalangan masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung di saat jam kerja produktif, yang kemudian menimbulkan berbagai reaksi dan pertanyaan dari masyarakat serta sejumlah pihak, termasuk pengamat politik, jurnalis, dan aktivis anti-korupsi.

Sekitar ratusan orang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menggelar aksi damai untuk mendukung Kapolres Pringsewu, AKBP M Yunus Saputra.

Baca juga:  Tak Konsisten Soal Dugaan Ilegal Logging, LBH Ansor Minta Kapolda Lampung Balik ke Mabes.

Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai spanduk bertuliskan dukungan untuk Kapolres Pringsewu, seperti:

“Pak Kapolri, Tolong Lindungi Kapolres Kami”,

“Warga Pringsewu Butuh Kapolres Seperti Pak Yunus Saputra”,

“Maju Terus, Kapolres Yunus Saputra”,

dan berbagai tulisan lainnya yang menunjukkan solidaritas terhadap sang Kapolres.

Namun, yang menjadi sorotan adalah mengapa hanya dua instansi pemerintah yang turut serta dalam aksi tersebut bersama DPC APDESI.

“Apakah aksi bela Kapolres ini lebih penting daripada aksi bela rakyat? Kok bukan aksi untuk perbaikan jalan atau hal lain yang berkaitan dengan kepentingan pelayanan masyarakat yang justru dijadikan prioritas? Seharusnya aksi damai yang lebih penting adalah untuk membela rakyat,” ujar seorang warga berinisial SRM dengan nada kecewa.

Baca juga:  Disebut Melakukan Pelanggaran, Advokat Lampung Dilaporkan Keluarga Mantan Klien ke Dewan Pengawas KAI.

Aksi ini diikuti oleh ASN dari berbagai dinas serta para kepala Pekon di Kabupaten Pringsewu. Mereka berkumpul di halaman kantor Pemda Pringsewu dengan membawa spanduk dukungan terhadap AKBP M. Yunus.

Unjuk rasa ini berlangsung di halaman Kantor Pemkab Pringsewu pada pagi hingga siang hari, saat aktivitas pemerintahan seharusnya berjalan normal.

Para peserta aksi mengklaim bahwa mereka turun ke jalan untuk menunjukkan dukungan kepada Kapolres Pringsewu yang dianggap telah bekerja dengan baik dan tidak layak dicopot dari jabatannya.

Aksi ini memicu pertanyaan besar dari berbagai pihak. Salah satunya dari Eddi Rembo, Pimpinan Redaksi Media Global Pewarta Sakti.
Ia mempertanyakan netralitas Kapolres Pringsewu sebagai aparat penegak hukum dan urgensi keterlibatan ASN serta kepala Pekon dalam aksi ini.

Baca juga:  Setelah 3 Tahun Hilang, Motor Milik Warga Panjang Akhirnya Kembali Berkat Kerja Polres Pringsewu

“Yang melakukan aksi ini adalah penyelenggara anggaran negara. Terkesan ada persekongkolan untuk saling menutupi penyalahgunaan uang rakyat.
Seharusnya di era sekarang ini dengan keterbukaan informasi publik (KIP)diatur dalam undang undang Nomer 14 Tahun 2008. Korupsi harus diperangi, bukan seakan dilindungi,” tegas Eddi Rembo.

Ia juga mendukung aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Negeri (Kejari), untuk lebih tegas dalam memberantas korupsi di Kabupaten Pringsewu.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Pringsewu terkait kehadiran ASN dan kepala Pekon dalam aksi tersebut. Sementara itu, publik menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai dugaan adanya kepentingan tertentu di balik aksi dukungan ini.(Aziz GPS)

Berita Terkait

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita
Pertamina dan Polres Lamtim Pantau Antrean Biosolar dan Pertalite di SPBU Metro Kibang
Danyonif 9 Marinir Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Desa Paya, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat.
SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail
Pertamina Operasikan 6 SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Cek Lokasinya
Proyek Tanggul Way Katibung-Way Sulan Dilaporkan LSM ISC-MAJAS ke Kejati Lampung Hingga Surati BBWS
Polres Metro Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Seorang Pria Diamankan
Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Ela Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 06:10 WIB

DPC PWRI Bandar Lampung Dorong Polresta Tuntaskan Penanganan Dugaan Kasus Minyak Kita

Jumat, 25 September 2026 - 09:03 WIB

Pertamina dan Polres Lamtim Pantau Antrean Biosolar dan Pertalite di SPBU Metro Kibang

Jumat, 25 September 2026 - 02:49 WIB

Danyonif 9 Marinir Resmikan Bantuan Bedah Rumah di Desa Paya, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat.

Selasa, 22 September 2026 - 08:24 WIB

SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail

Selasa, 22 September 2026 - 06:20 WIB

Pertamina Operasikan 6 SPBU BBM Satu Harga di Lampung Barat, Cek Lokasinya

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02 WIB

Polres Metro Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual, Seorang Pria Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:50 WIB

Raperda Perubahan APBD 2026 Disetujui, Bupati Ela Dorong Percepatan Program dan Pelayanan Publik

Rabu, 16 September 2026 - 01:12 WIB

Gugatan Dinyatakan Tidak Dapat Diterima di PN Kota Agung, Anipudin dan Sriati Sampaikan Terima Kasih kepada LBH Ansor Pringsewu dan Tim Kuasa Hukum.

Berita Terbaru