Komisi IX: Pemprov Harus Perkuat SDM Kesehatan dan Perlindungan Pekerja di Papua

- Editorial Team

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan serta optimalisasi kebijakan daerah dalam mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di Provinsi Papua. Hal ini ia sampaikan dalam kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Pemprov Papua yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari sektor kesehatan, ketenagakerjaan, hingga perlindungan pekerja lintas batas.

 

Menurut Putih Sari, Komisi IX menerima banyak masukan terkait percepatan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, yang masih menjadi tantangan besar di berbagai kabupaten/kota di Papua. Ia menyoroti perlunya langkah afirmatif yang melibatkan pemerintah daerah untuk memotivasi putra-putri asli Papua lulusan kedokteran agar ikut serta dalam program pendidikan dokter spesialis.

 

“Motivasi dan edukasi perlu diperkuat agar dokter-dokter asli Papua mau mengabdikan diri terutama di wilayah yang masih kosong tenaga kesehatannya. Program pembinaan, pendampingan, dan pendayagunaan harus dipastikan berjalan efektif,” ujar Putih Sari saat memimpin kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Jayapura, Provinsi Papua. Rabu (10/12/2025).

 

Selain persoalan SDM, ia juga menyoroti ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, baik di rumah sakit maupun puskesmas, yang dinilai masih memerlukan peningkatan agar pelayanan kesehatan dapat berkembang secara merata di seluruh Papua.

 

Dalam rapat bersama pemerintah daerah, berbagai isu strategis turut disampaikan, termasuk terkait Badan Gizi Nasional (BGN), jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan, serta alokasi anggaran dari pusat ke daerah. Ia pun menilai, sejumlah persoalan memerlukan dorongan kebijakan serta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga:  Penegakan Hukum Kawasan Hutan PT AKT di Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah

 

“Banyak masukan terkait pengelolaan alokasi keuangan pusat untuk Papua. Prinsipnya, daerah perlu diberikan keleluasaan agar dapat fokus pada sektor-sektor prioritas sesuai kebutuhan masyarakat,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

 

Komisi IX pun, tegasnya, akan menindaklanjuti berbagai temuan tersebut dalam rapat kerja dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, serta kementerian lain yang berhubungan dengan penguatan industri lokal dan kesejahteraan tenaga kerja.

Baca juga:  Wamenkeu Paparkan Empat Tantangan Demografi Masa Depan Indonesia

 

Ia juga menyoroti kondisi pekerja asal Papua yang bekerja di wilayah perbatasan serta di Papua Nugini. Menurutnya, meski tata kelola ketenagakerjaan di luar negeri memiliki aturan berbeda, pekerja asal Indonesia tetap harus mendapatkan perlindungan maksimal.

 

“Kita memiliki undang-undang perlindungan pekerja migran. Pekerja dari Papua yang bekerja di negara tetangga juga harus memperoleh perlindungan yang sama. Tinggal bagaimana koordinasi dilakukan dengan kementerian terkait untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi,” tegasnya.

 

Sebagai penutup, ia menambahkan, banyak pekerja Papua yang bergerak di sektor perkebunan di Papua Nugini, sehingga penting memastikan akses perlindungan, informasi, dan layanan hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya.(*)

 

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Wamenkeu Juda: Sinergi Fiskal dan Moneter Jadi ‘Angin dan Layar’ bagi Kapal Ekonomi Indonesia
Presiden Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu dan Ekonomi Sirkular Nasional
Meitri Citra Wardani Ingatkan PLN IP Jangan Abaikan Regulasi dan Tanggung Jawab Lingkungan
Pariwisata Butuh Dukungan Lintas Sektor, Rycko Menoza Dorong Sinergi Kementerian untuk Lampung
Tim Penyidik Tetapkan 3 Orang Tersangka Perkara Korupsi Penyimpangan Kelola Pertambangan PT AKT di Kalteng
Elpisina Tekankan Pentingnya BLK, Siapkan SDM Lokal Masuk Industri Tambang
Diterima Presiden Prabowo, Menpora Erick Laporkan Rencana Akademi Olahraga dan Pusat Pelatnas hingga Pelaksanaan Literasi Finansial untuk Atlet
UU PPRT Disahkan, Nihayatul Wafiroh: Buah Perjuangan Bersama Selama 22 Tahun

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 12:08 WIB

Truk Kredit Digelapkan, Dua Pria Dibekuk Polisi Pringsewu

Sabtu, 25 April 2026 - 13:11 WIB

Polsek Ngaras Polres Pesisir Barat Ungkap Kasus Penganiayaan

Kamis, 23 April 2026 - 12:15 WIB

Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual, Remaja 19 Tahun Di Pringsewu Ditangkap Di Pasar Malam

Rabu, 22 April 2026 - 04:32 WIB

POKDARKAMTIBMAS Lampung dan Polda Lampung Perkuat Sinergi, Dorong Ronda Kampung untuk Jaga Keamanan.

Sabtu, 18 April 2026 - 12:46 WIB

Pria Beristri di Bandar Lampung Ditangkap Usai Setubuhi Remaja 15 Tahun

Jumat, 17 April 2026 - 12:42 WIB

Polisi Limpahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Kamis, 16 April 2026 - 12:18 WIB

Gadai Mobil Kantor, Karyawan dan Istri Siri di Lampung Ditangkap Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 12:00 WIB

Kedapatan Memiliki Narkotika Jenis Sabu Dua Pria Diamankan Jajaran Sat Res Narkoba Polres Mesuji

Berita Terbaru

Kab Pringsewu

Truk Kredit Digelapkan, Dua Pria Dibekuk Polisi Pringsewu

Selasa, 28 Apr 2026 - 12:08 WIB