Pers : UKW Bukan Jaminan Moralitas, Bukan Tolak Ukur Mutlak Kualitas

- Editorial Team

Sabtu, 10 Mei 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pers : UKW Bukan Jaminan Moralitas, Bukan Tolak Ukur Mutlak Kualitas

Globalpewartasakti.com | OPINI(GPS)
Dunia Pers Indonesia kembali dilanda kegelisahan, bukan oleh tekanan eksternal, melainkan oleh egoisme internal. Fenomena terbaru menunjukkan bahwa sebagian wartawan yang telah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) justru terjebak dalam sikap arogansi. Mereka membusungkan dada, mengangkat telor, cari muka ke berbagai pihak, dan meremehkan kolega yang belum mengantongi sertifikat UKW.

Baca juga:  RICEBOWL GLAMOR METRO, Solusi Lapar Tanpa Ribet!

Ironisnya, sebagian dari mereka lupa bahwa esensi dari UKW adalah peningkatan kualitas dan profesionalisme, bukan alat pembeda status atau ajang pamer kehebatan. Dunia pers bukan soal gelar, tapi soal karya dan dedikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak jarang, mereka yang belum UKW justru lebih aktif di lapangan, lebih tajam dalam menulis, dan lebih dekat dengan denyut nadi masyarakat. Mereka bekerja dalam senyap, tanpa sertifikat, tetapi dengan nurani dan idealisme yang tetap menyala. Sementara sebagian yang sudah UKW malah sibuk berswafoto dengan rompi “kompeten”, namun minim kontribusi nyata.

Baca juga:  Pengelolaan Dana BOS 2025 di SMPN 18 Pesawaran Jadi Sorotan, Publik Minta Transparansi.

Penting untuk diingat, bahwa UKW bukan jaminan moralitas, bukan tolak ukur mutlak kualitas. Ia hanyalah salah satu instrumen, bukan alat pemecah solidaritas. Dunia jurnalistik seharusnya dibangun atas dasar kolaborasi, bukan kasta-kastaan.

Kepada para insan pers yang sudah UKW: mari rendah hati. Jadikan kompetensi sebagai tanggung jawab, bukan kesombongan. Dan kepada yang belum UKW: teruslah berkarya, jangan gentar, karena kualitas sesungguhnya lahir dari konsistensi, bukan hanya sertifikasi.

Baca juga:  Opini: Kalau Bersih Mengapa Risih, Kasus Intimidasi Terhadap Jurnalis Merupakan Ancaman Bagi Demokrasi

Pers adalah rumah bersama, bukan panggung untuk saling merendahkan. Ingat itu dan perlu di garis bawahi untuk yang sudah UKW dan jangan merasa paling hebat sendiri.

(Pinnur Selalau)

Editor : Eddie Rambo GPS

Berita Terkait

GRIB JAYA Pringsewu Sampaikan Sembilan Aspirasi Masyarakat dalam Aksi “Pringsewu Memanggil”.
SAATNYA INDONESIA BERDIKARI; RAKYAT HARUS DUKUNG KEBIJAKAN PRESIDEN PRABOWO DEMI MASA DEPAN Bangsa.
Koalisi Sipil Lampung Soroti Hibah Rp35 Miliar ke Kejaksaan, Siapkan Aksi di Kantor Gubernur.
Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.
Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.
Pengelola Lahan, Bantah Aktivitas di Kedamaian sebagai Tambang Ilegal.
Borok Anggaran DPRD Lampung Timur Jadi Sorotan, Pengamat Hukum Dorong Penegakan Aturan.
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Gobang VII Yonif 9 Marinir TNI Angkatan Laut Jemput Pengungsi Di Distrik Aifat Timur Jauh Disertai pemeriksaan Kesehatan.

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 11:46 WIB

Irma Suryani: Aturan Pesangon dan Kepailitan Harus Dipertegas dalam RUU Ketenagakerjaan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:45 WIB

Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Bank Sentral China

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:12 WIB

Leasing Berwajah Koperasi di Pringsewu Menjamur, GRIB JAYA Tuntut Dibentuknya Satgas Anti Rentenir

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57 WIB

GRIB JAYA Pringsewu Sampaikan Sembilan Aspirasi Masyarakat dalam Aksi “Pringsewu Memanggil”.

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pansus DPR Perkuat Perlindungan UMKM dalam RUU Desain Industri

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:54 WIB

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:28 WIB

Menkeu Purbaya Usulkan Pagu Indikatif Kemenkeu untuk Tahun Anggaran 2027

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:34 WIB

SAATNYA INDONESIA BERDIKARI; RAKYAT HARUS DUKUNG KEBIJAKAN PRESIDEN PRABOWO DEMI MASA DEPAN Bangsa.

Berita Terbaru