Pemerintah Batalkan Wacana PJJ untuk Siswa Sekolah, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Paling Optimal

- Editorial Team

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Anggota Komisi X DPR RI Reni Astuti menegaskan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus diambil secara hati-hati dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Pernyataan tersebut disampaikan Politisi Fraksi PKS itu sebagai respons terhadap pemberitaan yang berkembang terkait kebijakan sekolah daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sempat digulirkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu.

 

Ia menekankan bahwa setiap keputusan harus melalui proses kajian yang komprehensif, berbasis data, serta mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dalam membuat kebijakan, dalam hal ini sektor pendidikan, kita tidak boleh mengambil keputusan secara terburu-buru. Semua kebijakan harus melalui kajian yang mendalam agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi siswa,” ujar Reni dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Kamis (26/3/2026).

Baca juga:  Polisi Panjat Tower, Warga dan Polisi Berhasil Amankan Pelaku Pencurian di Rajabasa

 

Oleh karena itu, Reni mendukung pembatalan wacana Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti pada Rabu (25/3/2026) lalu.

 

Menurutnya, hingga saat ini, model pembelajaran tatap muka masih menjadi metode yang paling optimal dalam mendukung proses belajar mengajar.

 

Interaksi langsung antara guru dan siswa dinilai memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, pemahaman materi, serta perkembangan sosial peserta didik.

Baca juga:  Rikwanto: Akar Masalah Narkotika Ada pada Permintaan, Bukan Sekadar Suplai

 

“Sekolah tatap muka tetap menjadi pilihan terbaik saat ini, karena memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter,” jelasnya.

 

Reni juga mengingatkan bahwa inovasi dalam pendidikan tetap diperlukan, namun harus diimplementasikan secara terukur dan tidak mengorbankan kualitas pembelajaran.

 

Ia mendorong pemerintah untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tenaga pendidik, orang tua, dan pakar pendidikan dalam setiap perumusan kebijakan.

 

Baca juga:  Walikota Eva Dwiana Belanja Produk Lokal Dukung UMKM

Lebih lanjut, Reni berharap setiap kebijakan pendidikan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan terbaik peserta didik serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara berkelanjutan.

 

“Tujuan utama pendidikan adalah mencetak generasi yang unggul. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus benar-benar matang dan berorientasi pada masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

 

Dalam konteks penghematan energi yang menjadi isu nasional, Reni mendorong pemerintah harus secara cermat menentukan sektor-sektor yang lebih relevan untuk diterapkan kebijakan WFH, agar tidak ada proses kegiatan penting yang terganggu.(*)

 

 

Sumber : PARLEMENTARIA

Berita Terkait

Rabu Dini Hari, Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sambut Pemudik dan Pantau Arus Balik di Pulo Gebang
Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Pemerintah Imbau Masyarakat Atur Arus Balik Lebih Awal
Menpar Pastikan Kualitas Layanan Taman Safari Bali & Marine Safari Bali Tetap Prima Pascalebaran
Wacana Kebijakan Pembelajaran Daring Harus Diterapkan Selektif, Jangan Bersifat Nasional
Serambi MyPertamina Jadi Solusi Nyaman Pemudik di Pelabuhan Bakauheni
Jelang Puncak Arus Balik, Menhub Dudy Serukan Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Operasional
Aher Apresiasi Penundaan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza
Wacana WFH bagi ASN untuk Efisiensi BBM Jangan Kurangi Efektivitas Pelayanan Publik
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:07 WIB

Rabu Dini Hari, Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sambut Pemudik dan Pantau Arus Balik di Pulo Gebang

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Pemerintah Imbau Masyarakat Atur Arus Balik Lebih Awal

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:25 WIB

Menpar Pastikan Kualitas Layanan Taman Safari Bali & Marine Safari Bali Tetap Prima Pascalebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:04 WIB

Wacana Kebijakan Pembelajaran Daring Harus Diterapkan Selektif, Jangan Bersifat Nasional

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:52 WIB

Serambi MyPertamina Jadi Solusi Nyaman Pemudik di Pelabuhan Bakauheni

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:05 WIB

Jelang Puncak Arus Balik, Menhub Dudy Serukan Pengusaha Angkutan Logistik Patuhi Aturan Pembatasan Operasional

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:03 WIB

Aher Apresiasi Penundaan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:16 WIB

Wacana WFH bagi ASN untuk Efisiensi BBM Jangan Kurangi Efektivitas Pelayanan Publik

Berita Terbaru